Soal Presiden Gunakan Pesawat Kepresidenan Saat Kampanye, Ini Kata KPU

Kompas.com - 04/04/2018, 09:31 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Ny Iriana Joko Widodo memasuki pesawat kepresidenan untuk bertolak ke Amerika Serikat dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Minggu (14/2/2016). KOMPAS/ALIF ICHWANPresiden Joko Widodo didampingi Ny Iriana Joko Widodo memasuki pesawat kepresidenan untuk bertolak ke Amerika Serikat dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Minggu (14/2/2016).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mewajibkan calon presiden petahana cuti saat berkampanye. Hal itu bertujuan agar fasilitas negara tak dipakai saat Presiden yang kembali maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2019 tengah berkampanye.

Diketahui, Presiden Joko Widodo akan kembali mendaftarkan diri sebagai calon presiden pada Pilpres 2019. Karena itu, Jokowi dipastikan akan berkampanye.

Namun, Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan, meski dilarang menggunakan fasilitas negara saat berkampanye, Presiden tetap mendapat fasilitas pengamanan seperti biasa dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Sebab, kata Wahyu, fasilitas pengamanan merupakan hal yang melekat dan tak bisa lepas dari Presiden selaku kepala negara meski tengah berkampanye.

"Pengamanan itu fasilitas dasar yang itu melekat pada presiden dan wapres," kata Wahyu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/4/2018).

(Baca juga: Cuti Bagi Presiden saat Kampanye Tak Lucuti Kewenangan)

Saat ditanya apakah Presiden boleh menggunakan pesawat kepresidenan yang merupakan fasilitas negara saat berkampanye, Wahyu menjawab hal itu belum diatur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan, pesawat kepresidenan terdiri dari dua kendaraan yakni pesawat dan helikopter. Menurut Wahyu, penggunaan pesawat kepresidenan saat kampanye masih akan dikaji sebab bisa saja hal itu berkaitan dengan keamanan Presiden.

Jika itu berkaitan dengan keamanan Presiden, maka pesawat kepresidenan masuk dalam fasilitas pengamanan yang melekat sehingga bisa digunakan saat Presiden kampanye.

Namun, kata Wahyu, penentuannya dalam Peraturan KPU akan bergantung pada peraturan pemerintah yang tengah dibuat untuk mengatur penggunaan pesawat kepresidenan untuk kampanye.

"KPU dalam PKPU peraturan lebih lanjut dalam mekanisme cuti akan mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor sekian-sekian," ujar Wahyu.

(Baca juga: KPU Ingatkan Capres Petahana Wajib Cuti Saat Kampanye)

Isu penggunaan fasilitas pesawat yang dibiayai negara bagi Presiden saat kampanye sempat mencuat. Kala itu Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kampanye pada Pemilu 2014.

SBY sempat dikritik berbagai pihak setelah Menko Polhukam Djoko Suyanto menyebut bahwa biaya penerbangan SBY untuk kampanye ditanggung negara. Belakangan, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi meralat ucapan Djoko dan menyatakan biaya pesawat untuk mengangkut SBY ketika bertolak ke daerah untuk kampanye ditanggung oleh partai.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.