Perawat Pakai Jarum Infus Anak karena Setya Novanto Marah-marah

Kompas.com - 02/04/2018, 14:39 WIB
Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunandi menunjukkan foto Setya Novanto yang sedang dirawat di RS Medika Permata Hijau, Jakarta, Kamis (16/11/2017). Ketua DPR RI yang tengah dicari oleh KPK, Setya Novanto, diberitakan mengalami kecelakaan mobil di kawasan Permata Hijau, Kamis malam, dan kini masih menjalani perawatan di rumah sakit. GALIH PRADIPTAPengacara Setya Novanto, Fredrich Yunandi menunjukkan foto Setya Novanto yang sedang dirawat di RS Medika Permata Hijau, Jakarta, Kamis (16/11/2017). Ketua DPR RI yang tengah dicari oleh KPK, Setya Novanto, diberitakan mengalami kecelakaan mobil di kawasan Permata Hijau, Kamis malam, dan kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Perawat Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Indri Astuti, akhirnya menggunakan jarum infus berukuran kecil yang biasanya digunakan untuk anak-anak saat memasang infus untuk Setya Novanto.

Hal itu dikatakan Indri Astuti saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (2/4/2018). Dia bersaksi untuk terdakwa Bimanesh Sutarjo.

Menurut Indri, awalnya dia mencoba memasang jarum infus di tangan kanan Setya Novanto. Namun, Indri kesulitan karena tidak dapat dengan mudah menemukan vena atau pembuluh darah.

"Karena vena tidak kelihatan, saya pasang alat. Karena tidak keliatan juga, tangannya saya pukul pakai jari saya," ujar Indri kepada majelis hakim.

Baca juga: Perawat RS Gemetaran Saat Lihat Berita di TV Kamar VIP Setya Novanto

Menurut Indri, tiba-tiba Novanto menarik tangannya dengan cepat. Di sela-sela upayanya mencari vena, Novanto malah mengelakkan tangannya.

"Saya anggap pasien itu marah sama saya. Saya kaget sekali, Bapak. Dari situ saya pikir, waduh apa ini," kata Indri.

Selanjutnya, Indri mengganti jarum infus dengan jarum berukuran kecil yang biasa digunakan anak kecil. Indri berharap dia dapat menusukkan jarum tepat di pembuluh darah hanya dalam satu kali suntik.

"Saya mau, sekali tusuk saya dapat. Alhamdulilah dapat. Setelah itu terpasang, kemudian saya keluar dari kamar," kata Indri.

 Baca juga: Perawat Diperintah Pura-pura Memasang Infus Setya Novanto

Dalam kasus ini, Bimanesh Sutarjo didakwa bersama-sama dengan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, melakukan rekayasa agar Setya Novanto dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau. Hal itu dalam rangka menghindari pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Saat itu, Novanto merupakan tersangka dalam kasus korupsi pengadaan e-KTP.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X