Kompas.com - 29/03/2018, 12:47 WIB
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/3/2018) Kompas.com/Rakhmat Nur HakimMenteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/3/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mengungkapkan kekagumannya atas kreativitas dari warga binaan di lembaga pemasyarakatan yang mampu menghasilkan produk-produk kreatif yang berkualitas.

Ia pun berharap agar warga binaan terus mengembangkan kreativitasnya dan terlibat dalam program bela negara yang digagas Kementerian Pertahanan dan Kemenkumham.

"Ikuti acara demi acara, bela negara, supaya saat keluar bisa menjadi anak bangsa yang membanggakan, ikuti program pembinaan dengan baik tambah keterampilan. Karena produk-produk lapas juga cukup baik, bahkan ada yang berkualitas ekspor," ujar Yasonna dalam sambutannya di hadapan ratusan warga binaan di Lapas Klas I Cipinang, Jakarta, Kamis (29/3/2018).

Baca juga : Buwas Sebut Petugas Lapas Penghianat Negara, Ini Respons Menkumham

Yasonna menilai kreativitas yang dimiliki warga binaan mampu melawan stigma negatif tentang orang-orang yang berada di penjara. Ia ingin warga binaan konsisten melakukan pembuktian bahwa mereka tetap mampu bekarya dan berkontribusi lebih bagi masyarakat di tengah sekat-sekat dinding tahanan.

"Buktikan bahwa anggapan orang yang ada di dalam enggak baik, semua itu tidak benar, tunjukkan kalian juga anak bangsa, bahwa tak hanya yang di luar saja yang bisa membela negara, kalian juga," ujarnya.

Baca juga : Temuan Ombudsman: Ada Warga Binaan Lapas yang Bayar untuk Makan dan Mandi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan demikian, diharapkan pembangunan karakter dan keterampilan melalui program bela negara bisa menghasilkan warga binaan yang berkepribadian dan mampu berkontribusi setelah keluar dari lapas. Ia pun berjanji akan mendorong kementerian dan lembaga terkait untuk memaksimalkan potensi produk kreatif dari warga binaan hingga ke tahap industri kreatif.

Yasonna menganggap pemidanaan di Indonesia, tidak ditujukan sebagai bentuk pembalasan terhadap aksi kejahatan yang telah dilakukan, melainkan melakukan reintegrasi sosial melalui proses pembinaan terhadap para tahanan.

"Tak ada manusia sempurna, ada yang pernah buat kesalahan, manusia punya kemampuan mengubah diri menjadi orang baik, mampu menjadi anak bangsa yang dapat berkontribusi untuk bangsa dan negara. Saya yakin kalian dapat buktikan," ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres: Indonesia Berpotensi Jadi Produsen Produk Halal Terbesar Dunia, tapi Belum Dioptimalkan

Wapres: Indonesia Berpotensi Jadi Produsen Produk Halal Terbesar Dunia, tapi Belum Dioptimalkan

Nasional
Komnas HAM Bernegosiasi dengan KKB Untuk Evakuasi Nakes Gerald Sokoy

Komnas HAM Bernegosiasi dengan KKB Untuk Evakuasi Nakes Gerald Sokoy

Nasional
Terjadi Pembakaran Mimbar Masjid di Makassar, JK Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Terjadi Pembakaran Mimbar Masjid di Makassar, JK Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Nasional
Wapres: Tak Boleh Lagi Bertumpu pada SDA, tapi SDM yang Kuasai Riset dan Inovasi

Wapres: Tak Boleh Lagi Bertumpu pada SDA, tapi SDM yang Kuasai Riset dan Inovasi

Nasional
Pemerintah Diharapkan Jamin Keamanan Nakes di Daerah Konflik

Pemerintah Diharapkan Jamin Keamanan Nakes di Daerah Konflik

Nasional
Menlu Harap Negara-negara Lain Pertimbangkan Indonesia Keluar dari Red List Dunia

Menlu Harap Negara-negara Lain Pertimbangkan Indonesia Keluar dari Red List Dunia

Nasional
Komnas HAM Minta Polda Tingkatkan Jaminan Keamanan untuk Nakes di Papua

Komnas HAM Minta Polda Tingkatkan Jaminan Keamanan untuk Nakes di Papua

Nasional
Nama Azis Syamsuddin di Pusaran Kasus Korupsi...

Nama Azis Syamsuddin di Pusaran Kasus Korupsi...

Nasional
Wapres: Program Pemerintah Saat ini Membangun SDM Unggul dan Kreatif

Wapres: Program Pemerintah Saat ini Membangun SDM Unggul dan Kreatif

Nasional
Wapres: Riset dan Inovasi Penting untuk Kemajuan Ekonomi Negara

Wapres: Riset dan Inovasi Penting untuk Kemajuan Ekonomi Negara

Nasional
Soal Azis Syamsuddin Ditahan KPK, Airlangga Hartarto: Golkar Sedang Kaji secara Mendalam

Soal Azis Syamsuddin Ditahan KPK, Airlangga Hartarto: Golkar Sedang Kaji secara Mendalam

Nasional
Syukur Tak Berhasrat Rasuah Dibuah

Syukur Tak Berhasrat Rasuah Dibuah

Nasional
Menko PMK: Perkawinan Anak Meningkat Selama Pandemi, Sungguh Memprihatinkan

Menko PMK: Perkawinan Anak Meningkat Selama Pandemi, Sungguh Memprihatinkan

Nasional
Airlangga Hartarto dan Muhaimin Iskandar Jalan Pagi Bareng, Sinyal Koalisi Golkar-PKB di Pemilu 2024?

Airlangga Hartarto dan Muhaimin Iskandar Jalan Pagi Bareng, Sinyal Koalisi Golkar-PKB di Pemilu 2024?

Nasional
Ogah Banyak Komentar soal Azis Syamsuddin Ditahan KPK, Airlangga Tugaskan F-Golkar DPR Beri Penjelasan

Ogah Banyak Komentar soal Azis Syamsuddin Ditahan KPK, Airlangga Tugaskan F-Golkar DPR Beri Penjelasan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.