Kompas.com - 22/03/2018, 10:23 WIB
Iman Partoredjo saat ditemui di rumahnya di Brisbane, Australia, Kamis (8/3/2017) Kompas.com/KrisiandiIman Partoredjo saat ditemui di rumahnya di Brisbane, Australia, Kamis (8/3/2017)

Tetapi, tak membutuhkan waktu lama, para siswa tersebut bisa menerima Bahasa Indonesia sebagai salah satu mata pelajaran. Bahkan, sebagai guru dan pengonsep pilot project, Iman merasa sangat dihormati, baik oleh sekolah maupun siswa.

Diplomat

Selain sebagai guru dan penasihat pengajaran Bahasa Indonesia, Iman juga berlaku sebagai seorang "diplomat".

Saat terjadi peristiwa Balibo di Timor Timur (kini Timor Leste) pada 1975, Iman diminta pihak sekolah untuk bicara di depan ratusan masyarakat Australia yang mempertanyakan pecahnya insiden itu.

Pada pertemuan yang digelar di lapangan tersebut ada warga yang bertanya mengapa pemerintah dan tentara Indonesia begitu kejam kepada orang Timor Timur.

"Saya sakit hati ditanya itu, saya jawab, kekejaman yang tampak seperti ini bukan monopoli Indonesia. Yang lebih kejam ada lagi, masih ingat pembantaian Aborigin di Tasmania," kata dia.

"Pokoknya saya memberi jawaban yang keras sekali, sehingga mereka bungkam," ujar Iman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Iman yang saat ini berusia 86 tahun sudah pensiun dan menikmati hari tua bersama istrinya Sri Pandanrum di rumahnya yang asri di Brisbane.

Iman yang sudah menetap di Brisbane selama 37 tahun memutuskan untuk menjadi warga negara Australia dengan berbagai pertimbangan. Meski begitu dia tetap cinta negara dan bahasa Indonesia.

"Darah saya masih merah putih," kata dia.

Total Iman mengajar di Anglican Church Grammar School selama 25 tahun. Dia juga jadi dosen Bahasa Indonesia di Griffith University selama 10 tahun dan mendidik calon-calon guru Bahasa Indonesia di University of Queensland sekitar 2 tahun. Iman lah yang pertama kali menyusun kurikulum pelajaran Bahasa Indonesia di Queensland.

Iman berharap Bahasa Indonesia bisa kembali diajarkan di banyak sekolah di Australia. Menurut Iman, Bahasa Indonesia di Australia pernah mengalami masa jaya di era 80'an hingga awall 90'an.

Saat itu, kata dia, Bahasa Indonesia diajarkan di lebih banyak sekolah ketimbang saat ini. Tak hanya sekolah, namun juga kampus-kampus.

"Banyak orang Australia yang bisa berbahasa Indonesia menjadi guru bahasa Inggris di Indonesia atau menjadi konsultan perusahaan Australia di Indonesia," kata Iman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Survei IPO: Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Kinerja Jokowi Terus Merosot

Survei IPO: Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Kinerja Jokowi Terus Merosot

Nasional
Jokowi Kritik Kapolda-Kapolres Baru Bertemu Ormas yang Buat Keributan, Ini Respons Polri

Jokowi Kritik Kapolda-Kapolres Baru Bertemu Ormas yang Buat Keributan, Ini Respons Polri

Nasional
Menanti Permintaan Maaf Mensos Risma untuk Penyandang Disabilitas Tuli

Menanti Permintaan Maaf Mensos Risma untuk Penyandang Disabilitas Tuli

Nasional
Ini Isi Lengkap Peraturan Polri tentang Pengangkatan 57 Eks Pegawai KPK Jadi ASN

Ini Isi Lengkap Peraturan Polri tentang Pengangkatan 57 Eks Pegawai KPK Jadi ASN

Nasional
Peraturan Polri: 57 Eks Pegawai KPK Diangkat Jadi ASN Sesuai Jabatan, Pangkat, dan Masa Kerja

Peraturan Polri: 57 Eks Pegawai KPK Diangkat Jadi ASN Sesuai Jabatan, Pangkat, dan Masa Kerja

Nasional
Duduk Perkara Prabowo Digugat Eks Kader Gerindra Rp 501 Miliar

Duduk Perkara Prabowo Digugat Eks Kader Gerindra Rp 501 Miliar

Nasional
[POPULER NASIONAL] KSAD Tak Izinkan Prajuritnya Kawal Anggota DPR | Prabowo Subianto Digugat Rp 501 Miliar

[POPULER NASIONAL] KSAD Tak Izinkan Prajuritnya Kawal Anggota DPR | Prabowo Subianto Digugat Rp 501 Miliar

Nasional
Tahapan Eks Pegawai KPK Jadi ASN Polri, Seleksi Kompetensi hingga Pelantikan

Tahapan Eks Pegawai KPK Jadi ASN Polri, Seleksi Kompetensi hingga Pelantikan

Nasional
Kiai Ali: Mendung Situbondo di Muktamar Lampung

Kiai Ali: Mendung Situbondo di Muktamar Lampung

Nasional
57 Mantan Pegawai KPK yang Tak Lulus TWK Segera Diangkat Jadi ASN Polri

57 Mantan Pegawai KPK yang Tak Lulus TWK Segera Diangkat Jadi ASN Polri

Nasional
Penambahan 245 Kasus Baru Covid-19 dan Kenaikan di 17 Kabupaten/Kota

Penambahan 245 Kasus Baru Covid-19 dan Kenaikan di 17 Kabupaten/Kota

Nasional
Nama-nama Petahana yang Lolos Seleksi Tertulis Calon Anggota KPU-Bawaslu

Nama-nama Petahana yang Lolos Seleksi Tertulis Calon Anggota KPU-Bawaslu

Nasional
Risma Minta Tunarungu Bicara, Teman Tuli Sebut Lebih Suka Berbahasa Isyarat

Risma Minta Tunarungu Bicara, Teman Tuli Sebut Lebih Suka Berbahasa Isyarat

Nasional
Kritik Mahfud, Pakar: Tak Ada yang Membingungkan dalam Putusan MK soal UU Cipta Kerja

Kritik Mahfud, Pakar: Tak Ada yang Membingungkan dalam Putusan MK soal UU Cipta Kerja

Nasional
Prabowo Digugat Eks Ketua DPC Rp 501 Miliar, Gerindra: Santai Sajalah

Prabowo Digugat Eks Ketua DPC Rp 501 Miliar, Gerindra: Santai Sajalah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.