KPK Tetapkan Wali Kota Malang sebagai Tersangka - Kompas.com

KPK Tetapkan Wali Kota Malang sebagai Tersangka

Kompas.com - 21/03/2018, 18:10 WIB
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan jubir KPK Febri Diansyah dalam konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Rabu (21/3/2018).KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan jubir KPK Febri Diansyah dalam konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Rabu (21/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Wali Kota Malang, Jawa Timur, Mochammad Anton sebagai tersangka. Penetapan tersebut berdasarkan pengembangan perkara dugaan suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang tahun anggaran 2015.

"Setelah mengumpulkan bukti dan dari hasil sidang, dilakukan penyelidikan mendalam lagi dan mencermati fakta sidang. Lalu menemukan bukti permulaan cukup untuk penyidikan baru," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan dalam konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Dalam kasus ini, Anton diduga memberi hadiah atau janji kepada belasan anggota DPRD untuk pembahasan dan pengesahan APBD-P Pemkot Malang tahun anggaran 2015.

Belasan anggota DPRD tersebut juga ditetapkan sebagai tersangka.

"Penyidik mendapatkan fakta yang didukung alat bukti berupa keterangan saksi, surat, dan bukti elektronik bahwa para tersangka anggota DPRD Malang menerima fee dari MA selaku wali kota," kata Basaria.

(Baca juga: KPK Indikasikan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Ketua DPRD Malang)

KPK sebelumnya telah menetapkan dua tersangka, yakni mantan Ketua DPRD Kota Malang Moch Arief Wicaksono dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (DPUPPB) Kota Malang Jarot Edy Sulistyono.

Arief diduga menerima suap Rp 700 juta dari Edy untuk pembahasan APBD Perubahan Kota Malang tersebut.

Arief juga berstatus tersangka dalam kasus dugaan suap penganggaran kembali proyek pembangunan Jembatan Kendung Kandang, dalam APBD Kota Malang Tahun Anggaran 2016 pada 2015, bersama Komisaris PT ENK Hendarwan Maruszaman.


Terkini Lainnya

Ahok Tak Mau Komentari Kondisi DKI di Bawah Kepemimpinan Anies

Ahok Tak Mau Komentari Kondisi DKI di Bawah Kepemimpinan Anies

Nasional
Banjir Bandang Landa Dua Desa di NTT, 5 Rumah Warga Hanyut

Banjir Bandang Landa Dua Desa di NTT, 5 Rumah Warga Hanyut

Regional
Polisi Tangkap Pemulung Diduga Provokator Bentrok Tanah Abang

Polisi Tangkap Pemulung Diduga Provokator Bentrok Tanah Abang

Megapolitan
ICW soal Data Caleg Eks Koruptor: Jokowi Tak Tepat, Prabowo Tidak Siap

ICW soal Data Caleg Eks Koruptor: Jokowi Tak Tepat, Prabowo Tidak Siap

Nasional
6 Fakta Kasus Mayat Perempuan Terbakar di Ogan Ilir, Polisi Tunggu Hasil Tes DNA hingga Anting Korban Dikenali

6 Fakta Kasus Mayat Perempuan Terbakar di Ogan Ilir, Polisi Tunggu Hasil Tes DNA hingga Anting Korban Dikenali

Regional
Kabur dari Polisi, Komplotan Pemalak di Bawah Umur Malah Dihakimi Massa

Kabur dari Polisi, Komplotan Pemalak di Bawah Umur Malah Dihakimi Massa

Megapolitan
Cerita Djarot Soal Hari-hari Terakhir Ahok di Penjara...

Cerita Djarot Soal Hari-hari Terakhir Ahok di Penjara...

Nasional
Staf Ignasius Jonan Dua Kali Disebut dalam 2 Perkara Korupsi

Staf Ignasius Jonan Dua Kali Disebut dalam 2 Perkara Korupsi

Nasional
Terungkapnya Kasus Pengoplos yang Ambil Untung dari Elpiji Bersubsidi

Terungkapnya Kasus Pengoplos yang Ambil Untung dari Elpiji Bersubsidi

Megapolitan
Harga BBM Jadi yang Termahal di Dunia, Rakyat Zimbabwe Kian Terjepit

Harga BBM Jadi yang Termahal di Dunia, Rakyat Zimbabwe Kian Terjepit

Internasional
Begini Cara Megawati Merayakan Ultah ke-72...

Begini Cara Megawati Merayakan Ultah ke-72...

Nasional
Tuduh AS Serukan Kudeta, Presiden Venezuela Tinjau Hubungan Diplomatik

Tuduh AS Serukan Kudeta, Presiden Venezuela Tinjau Hubungan Diplomatik

Internasional
TKN Jokowi Sindir Hashim: Enggak Ungkit Sekalian Waktu Mega-Prabowo

TKN Jokowi Sindir Hashim: Enggak Ungkit Sekalian Waktu Mega-Prabowo

Nasional
KFC Kampanyekan Beres-beres Meja Habis Makan, Begini Kenyataannya di Lapangan

KFC Kampanyekan Beres-beres Meja Habis Makan, Begini Kenyataannya di Lapangan

Megapolitan
9 Pramugari yang Punya Peran Penting dalam Sejarah Penerbangan Dunia

9 Pramugari yang Punya Peran Penting dalam Sejarah Penerbangan Dunia

Internasional

Close Ads X