Sidang First Travel, Jaksa Kembali Panggil Syahrini untuk Bersaksi

Kompas.com - 19/03/2018, 18:00 WIB
Syahrini usai menjadi pengisi acara HUT SCTV di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (24/8/2017) malam. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGSyahrini usai menjadi pengisi acara HUT SCTV di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (24/8/2017) malam.

DEPOK, KOMPAS.com - Jaksa penuntut umum kembali menjadwalkan pemanggilan terhadap artis Syahrini untuk dihadirkan sebagai saksi dalam sidang dugaan penipuan dan penggelapan perusahaan perjalanan umrah First Travel.

Syahrini diketahui sudah satu kali tak hadir memenuhi panggilan jaksa.

Jaksa L Tambunan mengatakan, Syahrini rencananya akan dihadirkan dalam sidang lanjutan pada Rabu (21/3/2018).

"Hari Rabu saya schedule untuk menghadirkan saksi Syahrini," ujar L Tambunan di Pengadilan Negeri Depok, Senin (19/3/2018).

Namun, jaksa belum mendapatkan konfirmasi apakah Syahrini akan hadir atau kembali absen. Jika tak hadir lagi, maka Syahrini akan dipanggil kembali.

"Kami akan melangsungkan panggilan berikutnya," kata L Tambunan.

(Baca juga: Kasus First Travel, Syahrini dan Vicky Shu Hanya Dikonfirmasi soal Aliran Dana)

Selain Syahrini, JPU juga akan menghadirkan 11 saksi lainnya. Mereka terdiri dari calon jemaah dan mantan pegawai.

Jaksa penuntut umum mendakwa Direktur Utama First Travel Andika Surachman, Direktur First Travel Anniesa Hasibuan, Komisaris Utama Kepala Divisi Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki melakukan penipuan atau penggelapan dana perjalanan umrah 63.310 calon jemaah yang hendak menggunakan jasa biro perjalanan mereka.

Ketiga orang itu dianggap menggunakan dana calon jemaah sebesar Rp 905 miliar.

First Travel menawarkan paket promo umrah murah seharga Rp 14,3 juta. Mereka menjanjikan calon jemaah akan diberangkatkan satu tahun setelah pembayaran dilunasi.

Pada kenyataannya, hingga dua tahun berlalu, para korban tak kunjung diberangkatkan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X