Senin Depan, KPU Gelar Uji Publik PKPU Kampanye Pemilu 2019

Kompas.com - 15/03/2018, 18:14 WIB
Komisioner KPU RI Hasyim Asyari ketika ditemui di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Jumat (2/3/2018). KOMPAS.com/ MOH NADLIRKomisioner KPU RI Hasyim Asyari ketika ditemui di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Jumat (2/3/2018).
Penulis Moh Nadlir
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) RI akan melakukan uji publik Peraturan KPU ( PKPU) tentang Kampanye Pemilu serentak 2019 pada Senin, (19/3/2018).

"Minggu depan kita uji publik soal PKPU. Draft PKPU untuk kampanye, pelaporan dana kampanye. Insya Allah pekan depan," ujar Komisioner KPU Hasyim Asyari di Kantor KPU RI, Jakarta, Kamis (15/3/2018).

Uji publik itu dilakukan untuk mendapatkan masukan dari masyarakat terkait penyelenggaraan kampanye sebelum aturan tersebut dikonsultasikan dengan DPR RI. Oleh karena itu, sejumlah pihak akan diundang.

Baca juga : Politik Ketokohan Diperkirakan Masih Kuat pada Pemilu 2019


"Banyak pihak, non-governmental organizations (NGO), partai politik, lembaga yang berkaitan dengan pemilu. Kita harapkan masukan dari teman-teman," kata Hasyim.

Salah satu hal yang akan dibahas dalam uji publik tersebut adalah mengenai mekanisme cuti bagi calon presiden dan wakil presiden yang akan berlaga pada Pilpres 2019 mendatang.

"Jadwal kampanye akan diatur. Sehingga kemudian kalau sudah ada jadwal (kampanye). Calon presiden dan wakil presiden harus mengatur diri, menata diri kira-kira, hari apa, tanggal berapa, akan melakukan kampanye," kata Hasyim.

Kompas TV Komisi pemilihan umum menggelar rapat pleno putusan penetapan PBB sebagai partai peserta pemilu 2019.


Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X