Cerita Calon Jemaah First Travel Daftar Umrah Pakai Uang Pensiunan Polisi

Kompas.com - 14/03/2018, 17:12 WIB
Vicky Shu (kiri) hadir sebagai saksi persidangan kasus dugaan penipuan dan penggelapan oleh agen perjalanan umrah First Travel di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (14/3/2018). Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum ini dengan terdakwa yaitu Direktur Utama First Travel Andika Surachman, Direktur First Travel Anniesa Hasibuan, dan Direktur Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan. KRISTIANTO PURNOMOVicky Shu (kiri) hadir sebagai saksi persidangan kasus dugaan penipuan dan penggelapan oleh agen perjalanan umrah First Travel di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (14/3/2018). Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum ini dengan terdakwa yaitu Direktur Utama First Travel Andika Surachman, Direktur First Travel Anniesa Hasibuan, dan Direktur Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa penuntut umum menghadirkan Zuherial, salah seorang calon jemaah First Travel yang gagal umrah, dalam sidang di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Rabu (14/3/2018).

Saat bersaksi, dengan emosi, ia mengungkapkan bagaimana dirinya berjuang untuk umrah dengan menggunakan uang tabungan dari gaji pensiunannya sebagai polisi.

"Saya daftar tanggal 9 Februari 2015, itu daftarnya sudah dikejar-kejar, 'Ini Pak terbatas promo ini tiga jam tutup'. Dari rumah saya kocar kacir ke bank buat bayar," ujar Zuherial kepada majelis hakim.

(Baca juga : Korban First Travel: Uang Itu Hasil Jerih Payah 22 Tahun untuk Umrah...)

Zuherial mengaku, membayar uang muka kepada koordinator First Travel sebesar Rp 25 juta untuk dirinya, sang istri dan anak-anaknya.

Ia diminta mengirimkan bukti transfer via aplikasi WhatsApp dan disusul pengiriman bukti asli.

"Katanya 'kita tunggu, pelunasannya Januari 2016'. Eh, ada tambahan uang administrasi lagi Rp 300 ribu. Saya dijanjikan berangkat bulan Maret 2017," ujar warga Palembang, Sumatera Selatan tersebut.

Tak kunjung mendapat kepastian berangkat, Zuherial kembali menghubungi koordinator via telepon.

Namun, ia tidak mendapatkan informasi yang jelas terkait waktu keberangkatannya.

(Baca juga : Upaya Penebusan Dosa Bos First Travel kepada Calon Jemaah Umrah...)

"Akhirnya saya ke Jakarta, ke kantornya. Saya lihat di sana kok ramai orang, saya tanya 'ada apa?' Lagi ada demo, Pak'," kata dia.

Zuherial kemudian mencari staf legal dari First Travel untuk meminta kejelasan. Ia mengaku sempat emosi, sehingga sampai memegang leher salah satu staf legal First Travel.

"Saya pegang lehernya, saya bilang 'ini saya pakai uang gaji pensiun'. Saya sebenarnya sudah ikhlas, Pak, namun anak dan istri nuntut," ungkap Zuherial kepada hakim.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Periksa Mantan Wabup Lampung Utara, KPK Telusuri Dana Kampanye Mustafa

Periksa Mantan Wabup Lampung Utara, KPK Telusuri Dana Kampanye Mustafa

Nasional
Kata Mahfud MD, Jokowi Pernah Sampaikan Laporan ke KPK tapi Tak Disentuh

Kata Mahfud MD, Jokowi Pernah Sampaikan Laporan ke KPK tapi Tak Disentuh

Nasional
Bicara soal Insiden Mega-Paloh, Jokowi Tegaskan Koalisinya Rukun

Bicara soal Insiden Mega-Paloh, Jokowi Tegaskan Koalisinya Rukun

Nasional
Di hadapan Jokowi, Surya Paloh Sebut Nasdem Akan Gelar Konvensi Capres 2024

Di hadapan Jokowi, Surya Paloh Sebut Nasdem Akan Gelar Konvensi Capres 2024

Nasional
Undang Tokoh Masyarakat, Mahfud MD Bahas Perppu KPK dan Penegakan Hukum

Undang Tokoh Masyarakat, Mahfud MD Bahas Perppu KPK dan Penegakan Hukum

Nasional
Surya Paloh ke Jokowi: Ingin Saya Peluk Erat, tapi Enggak Bisa...

Surya Paloh ke Jokowi: Ingin Saya Peluk Erat, tapi Enggak Bisa...

Nasional
Tak Hanya di Gerindra, Dahnil Juga Ditunjuk Prabowo Jadi Jubirnya di Kemenhan

Tak Hanya di Gerindra, Dahnil Juga Ditunjuk Prabowo Jadi Jubirnya di Kemenhan

Nasional
Surya Paloh: Jangan Ragukan Lagi Sayang Saya ke Mbak Mega

Surya Paloh: Jangan Ragukan Lagi Sayang Saya ke Mbak Mega

Nasional
Fadli Zon: Pertahanan Kita Harus Bertumpu pada Rakyat yang Terlatih Bela Negara

Fadli Zon: Pertahanan Kita Harus Bertumpu pada Rakyat yang Terlatih Bela Negara

Nasional
Akui Cemburu dengan Presiden PKS, Jokowi Peluk Erat Surya Paloh di Kongres Nasdem

Akui Cemburu dengan Presiden PKS, Jokowi Peluk Erat Surya Paloh di Kongres Nasdem

Nasional
Kuasa Hukum Kemenag Sebut Penertiban Lahan UIII Sesuai Aturan

Kuasa Hukum Kemenag Sebut Penertiban Lahan UIII Sesuai Aturan

Nasional
Kasus Suap Jabatan, Istri Wali Kota Medan Jalani Pemeriksaan Hampir 10 Jam

Kasus Suap Jabatan, Istri Wali Kota Medan Jalani Pemeriksaan Hampir 10 Jam

Nasional
Belum Terima Surat Panggilan, Anak Yasonna Urung Diperiksa KPK

Belum Terima Surat Panggilan, Anak Yasonna Urung Diperiksa KPK

Nasional
Jokowi, Megawati, AHY, hingga Presiden PKS Hadiri HUT Partai Nasdem

Jokowi, Megawati, AHY, hingga Presiden PKS Hadiri HUT Partai Nasdem

Nasional
Fadli Zon Sebut Debat antara Prabowo dan Politisi PDI-P karena Salah Paham

Fadli Zon Sebut Debat antara Prabowo dan Politisi PDI-P karena Salah Paham

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X