Reaksi Jokowi Saat Ditanya Apakah Akan Tandatangani Pengesahan UU MD3 - Kompas.com

Reaksi Jokowi Saat Ditanya Apakah Akan Tandatangani Pengesahan UU MD3

Kompas.com - 14/03/2018, 12:51 WIB
Presiden Joko Widodo mengunjungi pondok pesantren An Nawawi di Balaraja, Serang, Banten, Rabu (14/3/2018).KOMPAS.com/Ihsanuddin Presiden Joko Widodo mengunjungi pondok pesantren An Nawawi di Balaraja, Serang, Banten, Rabu (14/3/2018).

SERANG, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo enggan menjawab pertanyaan wartawan apakah ia akan menandatangani lembar pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DRPD ( UU MD3).

Jokowi justru langsung menyudahi sesi wawancara saat ditanya mengenai hal tersebut.

Hal itu terjadi saat Jokowi mengunjungi pondok pesantren An Nawawi, Serang, Banten, Rabu (14/3/2018).

Awalnya, saat wartawan bertanya mengenai Bank Wakaf yang baru saja diluncurkan di pesantren tersebut, Jokowi menjawab dengan antusias.

(Baca juga: Batas Waktu hingga Besok, Jokowi Akan Tandatangani UU MD3?)

 

Ia meladeni satu per satu pertanyaan yang diajukan wartawan mengenai Bank Wakaf Mikro selama lebih dari empat menit. Namun, saat wartawan mengajukan pertanyaan mengenai UU MD3, Jokowi tidak memberikan jawaban.

Ia beralasan sudah dibisiki oleh Deputi Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin untuk menyudahi sesi wawancara.

"Ini tadi dibisiki, 'sudah dulu Pak'," kata Jokowi lalu berjalan meninggalkan wartawan.

Padahal, hari ini ini adalah hari terakhir bagi Presiden untuk memutuskan menandatangani atau tidak menandatangani lembar pengesahan UU MD3 setelah UU itu disahkan oleh DPR dan pemerintah 30 hari lalu.

Sebelumnya, Jokowi mengaku masih mengkaji apakah akan menandatangani UU MD3 atau tidak akibat polemik yang muncul di publik.

Jokowi mengakui bahwa menandatangani atau tidak itu akan menuai konsekuensi yang sama, yaitu tetap sahnya UU MD3 tersebut. Namun, ia tidak ingin jika menandatangani UU tersebut, dianggap sebagai mendukung penuh.

(Baca juga: Daripada Keluarkan Perppu UU MD3, Ketua DPR Sarankan Uji Materi ke MK)

"Saya tandatangani, nanti masyarakat menyampaikan, wah ini mendukung penuh. Enggak saya tandatangani juga itu (UU MD3) tetap berjalan. Jadi masih dalam kajian ya," kata Jokowi, beberapa waktu lalu.

Pasal-pasal dalam UU MD3 yang menuai polemik lantaran dinilai mengancam kebebasan berpendapat dan demokrasi, yakni Pasal 73 yang mengatur tentang menghadirkan seseorang dalam rapat di DPR atas bantuan aparat kepolisian.

Ada juga Pasal 245 yang mengatur angota DPR tidak bisa dipanggil aparat hukum jika belum mendapat izin dari MKD dan izin tertulis dari Presiden.

Terakhir, yakni Pasal 122 huruf k yang mengatur kewenangan MKD menyeret siapa saja ke ranah hukum jika melakukan perbuatan yang patut diduga merendahkan martabat DPR dan anggota DPR.

Kompas TV Presiden Joko Widodo belum memberikan sikap terkait dengan Undang - Undang MD-3 yang telah disahkan oleh DPR di sidang paripurna.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X