Kata Novel Baswedan Setelah 7 Jam Beri Keterangan di Komnas HAM - Kompas.com

Kata Novel Baswedan Setelah 7 Jam Beri Keterangan di Komnas HAM

Kompas.com - 13/03/2018, 22:54 WIB
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan memenuhi panggilan Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM), Salasa (13/3/2018).Kompas.com/YOGA SUKMANA Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan memenuhi panggilan Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM), Salasa (13/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan memenuhi panggilan Komisi Nasional Hak Azasi Manusia ( Komnas HAM), Selasa (13/3/2018).

Pemanggilan oleh Komnas HAM ini bertujuan untuk meminta keterangan Novel terkait penanganan kasus penyerangan air keras terhadapnya pada April 2017.

Belum lama ini, Komnas HAM membentuk tim pemantauan kasus tersebut.

Baca juga : Romo Magnis Berharap Kasus Novel Terungkap dan Pelakunya Diadili

Novel mendatangi Gedung Komnas HAM di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, bersama tim advokasinya sekitar pukul 13.50 WIB.

Setelah 7 jam, sekitar pukul 21.00 WIB, Novel bersama timnya baru keluar dari Kantor Komnas HAM.

"Tentunya kami mengharapkan apa yang disampaikan akan menjadi sesuatu hal yang baik untuk mendukung tugas-tugas kepolisian dalam rangka mengungkap fakta-fakta yang ada," ujar Novel.

Baca juga : Jika Penyerangan Novel Tak Diusut Tuntas, Pemerintah Akan Dipermalukan

Ia tidak banyak bicara kepada wartawan karena kondisinya yang kelelahan pasca memberikan keterangan sejak pukul 14.00 WIB

"Selebihnya nanti saya berharap apabila penjelasan atau pertanyaan rekan-rekan penasihat hukum yang ada di sini yang akan menyampaikan kepada rekan-rekan semuanya," ujar Novel.

"Karena ini sudah malam dan saya perlu istirahat, bagi saya, saya cukupkan terima kasih sekali lagi," sambung Novel.

Kompas TV Tim bentukan Komnas HAM ini mencoba meminta keterangan Novel terkait peristiwa penyiraman air keras kepada dirinya.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Ahok Tak Mau Komentari Kondisi DKI di Bawah Kepemimpinan Anies

Ahok Tak Mau Komentari Kondisi DKI di Bawah Kepemimpinan Anies

Nasional
Banjir Bandang Landa Dua Desa di NTT, 5 Rumah Warga Hanyut

Banjir Bandang Landa Dua Desa di NTT, 5 Rumah Warga Hanyut

Regional
Polisi Tangkap Pemulung Diduga Provokator Bentrok Tanah Abang

Polisi Tangkap Pemulung Diduga Provokator Bentrok Tanah Abang

Megapolitan
ICW soal Data Caleg Eks Koruptor: Jokowi Tak Tepat, Prabowo Tidak Siap

ICW soal Data Caleg Eks Koruptor: Jokowi Tak Tepat, Prabowo Tidak Siap

Nasional
6 Fakta Kasus Mayat Perempuan Terbakar di Ogan Ilir, Polisi Tunggu Hasil Tes DNA hingga Anting Korban Dikenali

6 Fakta Kasus Mayat Perempuan Terbakar di Ogan Ilir, Polisi Tunggu Hasil Tes DNA hingga Anting Korban Dikenali

Regional
Kabur dari Polisi, Komplotan Pemalak di Bawah Umur Malah Dihakimi Massa

Kabur dari Polisi, Komplotan Pemalak di Bawah Umur Malah Dihakimi Massa

Megapolitan
Cerita Djarot Soal Hari-hari Terakhir Ahok di Penjara...

Cerita Djarot Soal Hari-hari Terakhir Ahok di Penjara...

Nasional
Staf Ignasius Jonan Dua Kali Disebut dalam 2 Perkara Korupsi

Staf Ignasius Jonan Dua Kali Disebut dalam 2 Perkara Korupsi

Nasional
Terungkapnya Kasus Pengoplos yang Ambil Untung dari Elpiji Bersubsidi

Terungkapnya Kasus Pengoplos yang Ambil Untung dari Elpiji Bersubsidi

Megapolitan
Harga BBM Jadi yang Termahal di Dunia, Rakyat Zimbabwe Kian Terjepit

Harga BBM Jadi yang Termahal di Dunia, Rakyat Zimbabwe Kian Terjepit

Internasional
Begini Cara Megawati Merayakan Ultah ke-72...

Begini Cara Megawati Merayakan Ultah ke-72...

Nasional
Tuduh AS Serukan Kudeta, Presiden Venezuela Tinjau Hubungan Diplomatik

Tuduh AS Serukan Kudeta, Presiden Venezuela Tinjau Hubungan Diplomatik

Internasional
TKN Jokowi Sindir Hashim: Enggak Ungkit Sekalian Waktu Mega-Prabowo

TKN Jokowi Sindir Hashim: Enggak Ungkit Sekalian Waktu Mega-Prabowo

Nasional
KFC Kampanyekan Beres-beres Meja Habis Makan, Begini Kenyataannya di Lapangan

KFC Kampanyekan Beres-beres Meja Habis Makan, Begini Kenyataannya di Lapangan

Megapolitan
9 Pramugari yang Punya Peran Penting dalam Sejarah Penerbangan Dunia

9 Pramugari yang Punya Peran Penting dalam Sejarah Penerbangan Dunia

Internasional

Close Ads X