Menurut Ahli, dari 150 Juta E-KTP, Hanya 7,4 Juta yang Sudah Diverifikasi - Kompas.com

Menurut Ahli, dari 150 Juta E-KTP, Hanya 7,4 Juta yang Sudah Diverifikasi

Kompas.com - 12/03/2018, 17:17 WIB
Terdakwa kasus korupsi pengadaan KTP elektronik Setya Novanto menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (8/2/2018). Sidang lanjutan itu beragenda mendengarkan keterangan saksi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Terdakwa kasus korupsi pengadaan KTP elektronik Setya Novanto menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (8/2/2018). Sidang lanjutan itu beragenda mendengarkan keterangan saksi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia Bob Hardian mengatakan, dari 150 juta keping Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), baru 7,4 juta keping yang sudah diverifikasi.

Padahal, proses verifikasi penting untuk memastikan kebenaran data pada setiap keping e-KTP.

Hal itu dikatakan Bob saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (12/3/2018).

Baca juga: Menurut Novanto, Keponakannya Disuruh Jadi Kurir Bagi-bagi Uang E-KTP

Bob bersaksi untuk terdakwa Setya Novanto.

"Proses ini tidak dilakukan. Dari 150 juta lebih, yang diaktivasi dan verifikasi, yang saya lihat cuma 7,4 juta," ujar Bob.

Menurut Bob, dalam prosesnya, data tunggal yang telah direkam dimasukkan ke dalam chip melalui tahap personalisasi.

Baca juga: Setelah Empat Jam Diperiksa Kasus E-KTP, Made Oka Tak Ladeni Wartawan

Kemudian, setelah e-KTP diterbitkan,  harus dilakukan proses aktivasi dan verifikasi.

Bob mengatakan, tujuan verifikasi dan aktivasi adalah untuk memastikan apakah data yang dimasukkan ke e-KTP sudah benar atau tidak.

Selanjutnya, memastikan bahwa identitas sesuai dengan orang yang menerima e-KTP.

"Waktu aktivasi dan verifikasi, yang bersangkutan harus datang untuk cek sidik jari di e-KTP-nya," kata Bob.

Kompas TV Keterangan para saksi tersebut untuk mengungkap aliran uang yang diduga diterima Novanto dari sejumlah pengusaha yang memenangkan tender proyek e-KTP.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Close Ads X