Jelang Pemilu, Demokrat Fokus Dongkrak Elektabilitas Partai dan AHY

Kompas.com - 10/03/2018, 21:48 WIB
Presiden RI Joko Widodo berjabat tangan dengan Agus Yudhoyono usai meresmikan pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat tahun 2018 di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/03/2018) .Partai Demokrat menggelar Rapimnas selama dua hari 10-11 Maret 2018 untuk membahas strategi Pemilu 2018 serta Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIPresiden RI Joko Widodo berjabat tangan dengan Agus Yudhoyono usai meresmikan pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat tahun 2018 di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/03/2018) .Partai Demokrat menggelar Rapimnas selama dua hari 10-11 Maret 2018 untuk membahas strategi Pemilu 2018 serta Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019.

BOGOR, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan mengatakan, saat ini seluruh kader fokus mendongkrak elektabilitas partai dan juga Agus Harimurti Yudhoyono.

AHY yang notabene adalah Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) pemenangan pemilu 2019 Partai Demokrat itu digadang-gadang sebagai calon Presiden masa depan.

"Empat-lima bulan ini tugas seluruh kader adalah bagaiamana supaya elektabilitas partai bisa lebih naik. Begitupun AHY juga naik," kata Syarif pada Rapimnas Partai Demokrat 2018 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/3/2018).

Syarif optimistis, partainya akan bisa mendapatkan hasil yang lebih baik pada Pemilu 2019, dibandingkan hasil Pemilu 2014 lalu.

"Kita lihat semua kader memiliki optimisme yang sama. Pemilu 2019 kita akan lebih bagus," ucap dia.

Syarif tak membantah, salah satu alasan partainya optimis adalah karena adanya sosok AHY sang penerus Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

"Kami sudah tahu kenapa Pemilu 2014 kemarin kami mengalami kekalahan. Faktor itu sekarang kami atasi sehingga Pemilu 2019 akan lebih bagus," kata dia.

Apalagi menurut Syarif, sosok AHY saat ini menjadi magnet dan ikon Partai Demokrat, ketimbang seperti sosok Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi atau Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

"(AHY) selama ini kan ikonnya Demokrat. Kalau AHY naik, Demokrat kan juga naik," kata anggota Komisi I DPR RI tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X