Panggil Dubes RI untuk Myanmar, Wiranto Beri Arahan Bantuan Rohingya

Kompas.com - 06/03/2018, 11:32 WIB
Pengungsi Rohingya menanti pembagian bantuan makanan di kamp pengungsian di distrik Ukhia, Bangladesh. Munir Uz Zaman / AFPPengungsi Rohingya menanti pembagian bantuan makanan di kamp pengungsian di distrik Ukhia, Bangladesh.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto memanggil duta besar Indonesia untuk Myanmar Iza Fadri.

Wiranto memberikan arahan kepada Iza sebagai dubes yang baru saja dilantik oleh Presiden Joko Widodo.

"Hanya pemberian arahan kepada saya sebagai duta besar baru bagaimana? Meningkatkan kerja sama," kata Iza kepada wartawan usai bertemu Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (6/3/2018).

(Baca juga : Pemerintah Myanmar Diduga Membiarkan Warga Rohingya Kelaparan)

Iza mengatakan, salah satu yang ditekankan oleh Wiranto adalah masalah pemberian bantuan kemanusiaan kepada warga Rohingya.

Selama ini, bantuan dari Indonesia diperbolehkan masuk oleh pemerintah Myanmar.

Oleh karena itu, Wiranto meminta hubungan baik terus dijaga agar Indonesia bisa terus mengirimkan bantuan kemanusiaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tetap kepada bagaimana bantuan kemanusiaan kita bisa diterima oleh masyarakat yang membutuhkan di sana," kata Iza.

(Baca juga : Bangladesh Apresiasi Bantuan Indonesia untuk Rohingya)

Selain soal peningkatan kerja sama dan bantuan kemanusiaan, Iza mengaku, tak ada isu spesifik lain yang dibahas.

"Enggak ada soalnya saya juga kan baru. Saya belum mempelajari secara spesifik masalah di sana," kata Iza.

"Tapi yang jelas tadi mengenai bantuan kemanusiaan kita sebagai negara sahabat dan bagian dari Asean bagaimana ini bisa kita dukung," tambahnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muhaimin Nilai Sistem Demokrasi Mesti Dievaluasi

Muhaimin Nilai Sistem Demokrasi Mesti Dievaluasi

Nasional
Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Jokowi: Terus Saya Cari Ke Mana?

Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Jokowi: Terus Saya Cari Ke Mana?

Nasional
Said Aqil: PKB Harus Jadi Partai yang Dewasa dan Matang

Said Aqil: PKB Harus Jadi Partai yang Dewasa dan Matang

Nasional
Kasus Kematian Saat Isolasi Mandiri Meningkat, Ini Respons Kemenkes

Kasus Kematian Saat Isolasi Mandiri Meningkat, Ini Respons Kemenkes

Nasional
Peringati Hari Anak Nasional, Kementerian KP Bagikan 1,2 Ton Ikan di Kampung Pemulung dan Lapas Anak

Peringati Hari Anak Nasional, Kementerian KP Bagikan 1,2 Ton Ikan di Kampung Pemulung dan Lapas Anak

Nasional
Kritik Penanganan Pandemi, Muhaimin: Semua Serba Pemerintah

Kritik Penanganan Pandemi, Muhaimin: Semua Serba Pemerintah

Nasional
Klaim PKB Masuk Tiga Besar, Muhaimin: Kita Sudah Meninggalkan Level Tengah

Klaim PKB Masuk Tiga Besar, Muhaimin: Kita Sudah Meninggalkan Level Tengah

Nasional
Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi dan Kota Depok Masih Rendah

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi dan Kota Depok Masih Rendah

Nasional
Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Perpanjang Penahanan Yoory Corneles

Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Perpanjang Penahanan Yoory Corneles

Nasional
Said Aqil: Tolong Saya Dibantu Sadarkan Beberapa Kiai yang Tak Percaya Covid-19, Tak Percaya Vaksin

Said Aqil: Tolong Saya Dibantu Sadarkan Beberapa Kiai yang Tak Percaya Covid-19, Tak Percaya Vaksin

Nasional
Jokowi Cek Obat Covid-19 di Apotek di Bogor, tapi Tak Tersedia

Jokowi Cek Obat Covid-19 di Apotek di Bogor, tapi Tak Tersedia

Nasional
Ketua DPR Harap Segera Ada Vaksin Covid-19 untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Ketua DPR Harap Segera Ada Vaksin Covid-19 untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Nasional
Said Aqil: Tidak Boleh Ada Ketegangan antara NU dan PKB

Said Aqil: Tidak Boleh Ada Ketegangan antara NU dan PKB

Nasional
Angka Kematian Covid-19 Tembus 1.000 dalam Sehari, Epidemiolog: Penemuan Kasus Sedini Mungkin Gagal Dilakukan

Angka Kematian Covid-19 Tembus 1.000 dalam Sehari, Epidemiolog: Penemuan Kasus Sedini Mungkin Gagal Dilakukan

Nasional
Pemerintah Diminta Beri Beasiswa untuk Cegah Anak Putus Sekolah karena Masalah Ekonomi

Pemerintah Diminta Beri Beasiswa untuk Cegah Anak Putus Sekolah karena Masalah Ekonomi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X