Kepala BNN Bantah Tidak Punya Pengalaman soal Pemberantasan Narkoba

Kompas.com - 01/03/2018, 12:53 WIB
Kepala Polda Lampung Brigjen Pol Heru Winarko memperlihatkan kendaraan yang digunakan pelaku untuk merampok nasabah bank, Rabu (12/12/2012). Kaca mobil itu berlubang terkena peluru polisi.

Kompas/Yulvianus HarjonoKepala Polda Lampung Brigjen Pol Heru Winarko memperlihatkan kendaraan yang digunakan pelaku untuk merampok nasabah bank, Rabu (12/12/2012). Kaca mobil itu berlubang terkena peluru polisi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Narkotika Nasional ( BNN) yang baru, Irjen (Pol) Heru Winarko membantah tidak memiliki pengalaman di bidang pemberantasan tindak pidana narkoba.

"Selama 33 tahun saya banyak di bidang reserse, tapi di situ juga ada (pemberantasan) narkoba," ujar Heru di Istana Presiden, Kamis (1/3/2018).

Menurut mantan Deputi Penindakan pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, penanganan seluruh tindak pidana sebenarnya tidak jauh berbeda. Ia tinggal menaati prosedur itu saja.

"Tahapan-tahapannya jelas. Ada pengaduan masyarakat, penyidikan dan lain-lain. Itu standard penegakkan hukum. Jadi BNN dan KPK tidak jauh berbeda," ujar Heru.

Saat ditanya apa yang menjadi prioritasnya di BNN, Heru tidak menjelaskannya. Heru mengatakan, ia hanya akan melanjutkan kebijakan Kepala BNN sebelumnya sembari meningkatkan dan memperbaiki hal-hal yang dinilai belum maksimal.

Ia juga akan terus melanjutkan komunikasi dengan Budi Waseso dalam rangka tugasnya di BNN.

"Saya kenal dengan Pak Buwas bukan baru, sudah dari tahun 81 saya kenal beliau. Jadi ya saya akan dapat banyak bimbingan dari Pak Buwas," ujar Heru.

(Baca juga: Ini Alasan Jokowi Pilih Heru Winarko sebagai Kepala BNN)

 

Heru menekankan pemberantasan narkoba bukan hanya tugas BNN. Ia berharap semua stakeholder turut berkontribusi di dalamnya.

"Saya juga mengharapkan bantuan semua dari pemangku kepentingan bahwa pemeberantasan narkoba bukan hanya tanggung jawab BNN. Semua instansi dan semua warga negara Indonesia harus ikut. Narkoba adalah musuh kita bersama," ujar Heru.

Diberitakan, Presiden Joko Widodo, Kamis pagi, melantik Heru menjadi Kepala BNN. Pelantikan Heru yang dilaksanakan di Istana Negara Jakarta, diawali dengan pembacaan surat Keputusan Presiden mengenai pengangkatan Heru.

"Keputusan Presiden RI Nomor 14 Tahun 2018 tentang pemberhentian dan pengangkatan kepala BNN," ujar Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Cecep Setiawan.

"Mengangkat Irjen (Pol) Heru Winarko SH sebagai kepala BNN terhitung sejak saat pelantikan dan kepadanya diberikan tunjangan jabatan setara eselon 1A sesuai peraturan perundangan," lanjut dia.

Kompas TV Heru Wijanarko merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1985.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Loyalis Tommy Tak Terima Kemenkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr

Loyalis Tommy Tak Terima Kemenkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr

Nasional
Menkes: Pencegahan Stunting Tetap Prioritas Saat Pandemi Covid-19

Menkes: Pencegahan Stunting Tetap Prioritas Saat Pandemi Covid-19

Nasional
Pertengahan Agustus, Vaksin Covid-19 Diujicoba pada 1.620 Subjek

Pertengahan Agustus, Vaksin Covid-19 Diujicoba pada 1.620 Subjek

Nasional
KPK Masih Dalami Aliran Uang ke Mantan Sekretaris MA Nurhadi

KPK Masih Dalami Aliran Uang ke Mantan Sekretaris MA Nurhadi

Nasional
Periksa Mantan Anggota DPRD, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang oleh Pejabat Kota Banjar

Periksa Mantan Anggota DPRD, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang oleh Pejabat Kota Banjar

Nasional
KSAU dan KSAL Terima Bintang Angkatan Kelas Utama dari Panglima TNI

KSAU dan KSAL Terima Bintang Angkatan Kelas Utama dari Panglima TNI

Nasional
Pakar Hukum Pidana: KPK Dapat Ambil Alih Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Pakar Hukum Pidana: KPK Dapat Ambil Alih Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Nasional
BKN Sebut 17.000 Formasi CPNS Berpotensi Kosong

BKN Sebut 17.000 Formasi CPNS Berpotensi Kosong

Nasional
Masyarakat Diingatkan untuk Bahu-membahu Atasi Pandemi Covid-19

Masyarakat Diingatkan untuk Bahu-membahu Atasi Pandemi Covid-19

Nasional
Ombudsman Temukan Napi Asimilasi yang Hilang Kontak dan Alamat Tak Sesuai

Ombudsman Temukan Napi Asimilasi yang Hilang Kontak dan Alamat Tak Sesuai

Nasional
KPK Periksa Mantan Pejabat Kemensetneg Terkait Kasus PT Dirgantara Indonesia

KPK Periksa Mantan Pejabat Kemensetneg Terkait Kasus PT Dirgantara Indonesia

Nasional
Wujudkan Birokrasi Profesional, Mensos Minta ASN Kemensos Terus Berinovasi

Wujudkan Birokrasi Profesional, Mensos Minta ASN Kemensos Terus Berinovasi

Nasional
Ombudsman Temukan Potensi Malaadministrasi Terkait Penyimpanan Benda Sitaan Negara

Ombudsman Temukan Potensi Malaadministrasi Terkait Penyimpanan Benda Sitaan Negara

Nasional
Jaksa Agung Sebut Rotasi 4 Pejabat Kejagung Tak Terkait Kasus Tertentu

Jaksa Agung Sebut Rotasi 4 Pejabat Kejagung Tak Terkait Kasus Tertentu

Nasional
KPK Eksekusi Eks Direktur Pemasaran PTPN III ke Lapas Surabaya

KPK Eksekusi Eks Direktur Pemasaran PTPN III ke Lapas Surabaya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X