Kamis Pagi, Jokowi Lantik Kepala BNN Pengganti Buwas

Kompas.com - 28/02/2018, 22:54 WIB
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso memberikan keterangan pers saat pengungkapan narkotika jaringan internasional dari Taiwan di gedung BNN, Jakarta Timur, Selasa (20/2/2018). BNN melakukan operasi gabungan bersama Polri, Bea Cukai, dan TNI AL berhasil mengamankan empat tersangka dan mengamankan shabu seberat 1 ton dan 37 kilogram dan ditaksir bernilai melebihi 2 triliyun rupiah. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGKepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso memberikan keterangan pers saat pengungkapan narkotika jaringan internasional dari Taiwan di gedung BNN, Jakarta Timur, Selasa (20/2/2018). BNN melakukan operasi gabungan bersama Polri, Bea Cukai, dan TNI AL berhasil mengamankan empat tersangka dan mengamankan shabu seberat 1 ton dan 37 kilogram dan ditaksir bernilai melebihi 2 triliyun rupiah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo akan melantik Kepala Badan Narkotika Nasional ( BNN) yang baru pada Kamis (1/3/2018). Diketahui, Kepala BNN saat ini, yaitu Komjen (Pol) Budi Waseso memasuki masa pensiun.

"Betul, besok Presiden melantik Kepala BNN," ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin kepada Kompas.com, Rabu (28/2/2018).

Berdasarkan undangan yang disebarkan Kementerian Sekretariat Negara, Rabu malam, upacara pelantikan itu bakal dilaksanakan di Istana Negara Jakarta pukul 09.00 WIB.

Mengenai sosok pengganti Buwas, sapaan populer Budi Waseso, Bey mengaku tak bersedia berkomentar.


"Untuk siapa yang dilantik, lihat besok saja," ujar dia.

(Baca juga: Hari Ini, Jokowi Putuskan Kepala BNN Pengganti Buwas)

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kompas.com, Jokowi menunjuk Irjen (Pol) Heru Winarko sebagai Kepala BNN. Saat ini, Heru masih menjabat Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Nama Heru otomatis menyingkirkan dua nama perwira tinggi Polri lainnya yang digadang-gadang menjadi pengganti Buwas, yakni Kepala Bareskrim Komjen (Pol) Ari Dono dan Deputi Pemberantasan BNN Irjen (Pol) Arman Depari.

Namun, saat dikonfirmasi Kompas.com, Heru Winarko tidak bersedia memberikan komentar. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X