Kompas.com - 27/02/2018, 10:45 WIB
Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik bahan baku obat dan produk biologi   di Cikarang, Selasa (27/2/2018).  Pabrik ini didirkan PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usaha PT Kalbio Global Medika (KGM). KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo meresmikan pabrik bahan baku obat dan produk biologi di Cikarang, Selasa (27/2/2018). Pabrik ini didirkan PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usaha PT Kalbio Global Medika (KGM).
Penulis Ihsanuddin
|

CIKARANG, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik bahan baku obat dan produk biologi di Cikarang, Selasa (27/2/2018). Pabrik ini didirkan PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usaha PT Kalbio Global Medika (KGM).

Pantauan Kompas.com, Jokowi tiba di lokasi pukul 08.40 WIB.

Dalam sambutannya, Jokowi mengaku senang karena ada 3 aspek sekaligus dalam peresmian pabrik ini, yakni investasi, inovasi teknologi, dan kesehatan.

Pertama, di bidang investasi, Jokowi mengaku selalu mengejar Menteri Kesehatan dan Menteri Perindustrian apakah sudah ada pabrik baru yang didirikan.

"Hari ini saya senang sekali, pabrik yang sudah dibangun 3 tahun ini bisa diresmikan dan sudah siap beroperasi," kata Jokowi.

Baca juga : Bangun Tiga Pabrik, Kalbe Farma Anggarkan Capex 2017 Rp 1,2 Triliun

Kedua, dalam Jokowi juga melihat adanya inovasi teknologi dalam pabrik ini. Sebab, pabrik obat ini tak lagi menggunakan bahan baku kimia, tetapi bahan baku bio teknologi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini satu lompatan keatas sehingga kira tidak ditinggal negara lain," kata Jokowi.

Aspek ketiga, yakni di bidang kesehatan. Jokowi mengaku senang pabrik ini menjadi salah satu fasilitas yang bisa membantu pemerintah melakukan investasi di bidang sumber daya manusia (SDM).

"Kesehatan merupakan prioritas utama dalam pembangunan SDM," kata Jokowi.

Setelah menyampaikan sambutan, Jokowi melakukan penekanan tombol dan penandatanganan prasasti. Presiden didampingi oleh Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Penny K Lukito, serta Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk Vidjongtius.

Baca juga : Saat Presiden Jokowi Pamer Lapor SPT Pajak Secara Online

Vidjongtius mengatakan, peresmian pabrik bahan baku obat dan produk biologi ini merupakan bentuk komitmen Kalbe untuk mengambil inisiatif dan mendorong terciptanya industri farmasi yang terintegrasi, khususnya dalam hal kemandirian bahan baku, penguasaan tekno|ogi serta peningkatan ekspor.

“Kami berharap KaIbe dapat memberikan kontribusi lebih banyak bagi ketersediaan obat dan produk kesehatan bermutu demi meningkatkan kesehatan masyarakat lndonesia,” kata dia.

Total investasi PT Kalbio Global Medika pada tahap awal mencapai Rp 500 Miliar. Sebanyak Rp 300 Miliar digunakan untuk membangun fasilitas produksi, sementara Rp 200 Miliar sisanya digunakan untuk riset dan pengembangan serta transfer teknologi dari pihak China dan Korea Selatan. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Sumbangan Rp 2 Triliun dari Akidi Tio dan Kecerobohan Para Pejabat...

Kisah Sumbangan Rp 2 Triliun dari Akidi Tio dan Kecerobohan Para Pejabat...

Nasional
Capai Target Vaksinasi, Anggota Komisi IX Dorong Percepatan Vaksin Merah Putih

Capai Target Vaksinasi, Anggota Komisi IX Dorong Percepatan Vaksin Merah Putih

Nasional
Tanggal Merah Tahun Baru Islam Digeser dari 10 Jadi 11 Agustus, Maulid Nabi dari 19 Jadi 20 Oktober

Tanggal Merah Tahun Baru Islam Digeser dari 10 Jadi 11 Agustus, Maulid Nabi dari 19 Jadi 20 Oktober

Nasional
Perjalanan 100.000 Angka Kematian Covid-19 RI, 16 Hari Terakhir Bertambah 25.000

Perjalanan 100.000 Angka Kematian Covid-19 RI, 16 Hari Terakhir Bertambah 25.000

Nasional
WNA Vaksin Pakai NIK Warga Bekasi, Politisi PKS: Perlu Koordinasi Kemendagri dan Kemenkes

WNA Vaksin Pakai NIK Warga Bekasi, Politisi PKS: Perlu Koordinasi Kemendagri dan Kemenkes

Nasional
Pernah Tangani Kasus Bom Bali, Calon Hakim Agung Nilai Perlu Dialog Atasi Radikalisme

Pernah Tangani Kasus Bom Bali, Calon Hakim Agung Nilai Perlu Dialog Atasi Radikalisme

Nasional
Sidang MK, Saksi Ahli Nilai Pembentukan UU Cipta Kerja Tak Partisipatif dan Tak Transparan

Sidang MK, Saksi Ahli Nilai Pembentukan UU Cipta Kerja Tak Partisipatif dan Tak Transparan

Nasional
Seleksi Hakim Agung, Masalah Jaminan Keamanan Hakim Jadi Sorotan

Seleksi Hakim Agung, Masalah Jaminan Keamanan Hakim Jadi Sorotan

Nasional
Pemerintah Diminta Cairkan Bantuan Subsidi Upah Pekan Ini

Pemerintah Diminta Cairkan Bantuan Subsidi Upah Pekan Ini

Nasional
Tanggapi BKN, Ombudsman: LAHP soal TWK Bukan Dijawab dengan Dokumen, tetapi Dijalankan

Tanggapi BKN, Ombudsman: LAHP soal TWK Bukan Dijawab dengan Dokumen, tetapi Dijalankan

Nasional
Kasus Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1.000 Kasus dalam 2 Minggu, Epidemiolog: Keterlambatan Deteksi Kasus

Kasus Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1.000 Kasus dalam 2 Minggu, Epidemiolog: Keterlambatan Deteksi Kasus

Nasional
KPK Periksa 11 Saksi Kasus Suap Terkait Pengesahan RAPBD Jambi

KPK Periksa 11 Saksi Kasus Suap Terkait Pengesahan RAPBD Jambi

Nasional
Kasus Suap ke Eks Penyidik Stepanus Robin, KPK Periksa Pengacara Maskur Husain

Kasus Suap ke Eks Penyidik Stepanus Robin, KPK Periksa Pengacara Maskur Husain

Nasional
Anggota Komisi II Minta Penyederhanaan Surat Suara Dikaji Lebih Komprehensif

Anggota Komisi II Minta Penyederhanaan Surat Suara Dikaji Lebih Komprehensif

Nasional
Muncul Baliho Cak Imin 2024, Waketum PKB Klaim Bukan Instruksi Ketum

Muncul Baliho Cak Imin 2024, Waketum PKB Klaim Bukan Instruksi Ketum

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X