Jokowi: Jangan Sampai Kita Impor, Impor, Impor!

Kompas.com - 27/02/2018, 10:44 WIB
Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik bahan baku obat dan produk biologi   di Cikarang, Selasa (27/2/2018).  Pabrik ini didirkan PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usaha PT Kalbio Global Medika (KGM). KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo meresmikan pabrik bahan baku obat dan produk biologi di Cikarang, Selasa (27/2/2018). Pabrik ini didirkan PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usaha PT Kalbio Global Medika (KGM).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ingin agar tak ada lagi bahan baku obat yang diimpor dari luar negeri.

Jokowi meminta obat-obatan bisa diproduksi sendiri dengan bahan baku dalam negeri.

Hal ini disampaikan Jokowi saat meresmikan pabrik bahan baku obat di Cikarang, Selasa (27/2/2018).

Pabrik ini didirkan PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usaha PT Kalbio Global Medika (KGM).

"Jangan sampai kita impor, impor, impor," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, seiring dengan perkembangan sosial dan ekonomi, maka tuntutan akan kebutuhan obat-obatan semakin meningkat.

Oleh karena itu, ketersediaan obat juga harus mencukupi.

"Marilah kita bersama berpikir, berinvestasi bidang-bidang bahan-bahan yang kita masih impor," kata Jokowi.

Sebelumnya, dalam acara tersebut, Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk Vidjongtius menyebut, ketergantungan bahan baku impor menjadi sebuah tantangan.

"Tantangan yang kita hadapi adalah lebih dari 90 persen bahan baku obat masih diimpor. Bahkan bahan baku canggih seperti produk-produk biologi masih 100 persen diimpor," ucap Vidjongtius.

Hal tersebut diakui oleh Menteri Kesehatan Nila F Moeloek.

"Pak Presiden bahan baku obat selama ini memang berasal dari bahan kimia yang kita impor umumnya dari India dan Cina," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X