Sejak Divonis Kanker Paru-paru, Bobot Tubuh Sutopo BNPB Turun 7 Kg

Kompas.com - 24/02/2018, 07:46 WIB
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (23/2/2018). KOMPAS.com/ MOH NADLIRKepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (23/2/2018).
Penulis Moh. Nadlir
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengaku bobotnya turun lebih kurang 7 kilogram sebulan ini.

Sutopo menjalani serangkaian perawatan kesehatan di sejumlah rumah sakit (RS) karena kanker paru-paru yang diidapnya. Ia divonis kanker paru-paru pada 17 Januari 2018. 

"Celana saya sudah kendur ini, kalau saya enggak (pakai) sabuk. Ini 7 kilogram turun. Karena makan, muntah terus," ujar Sutopo ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (23/2/2018).

Baca juga : Sutopo BNPB, Cerita tentang Kanker Paru dan Semangatnya yang Tak Padam

Sutopo pun mengaku saat ini hanya mengonsumsi makan-makanan sehat. Meski setiap kali makan, rasa mual selalu muncul.

"Kalau pas makan itu mualnya, aduh. Makan saya itu kan sekarang brokoli. Makan-makanan yang pantangan saya lakukan," kata dia.

"Pantangannya terutama daging hewan berkaki empat. Daging merah itu tidak boleh. Makanan yang ada bahan pengawetny, minyak-minyak saya hindari," ucap dia lagi.

Baca juga : Mengenal Faktor Risiko Kanker Paru lewat Kasus Humas BNPB Sutopo

Meski tetap bekerja, Sutopo mau tak mau harus berkompromi dengan kondisi fisiknya.

Untuk wawancara misalnya, dia lebih memilih dilakukan di kantornya, atau bukan di studio media massa. Sutopo juga mengurangi intensitas bepergian ke luar kota agar kondisi fisiknya tetap stabil.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X