Ketua DPR: Masyarakat Makin Cerdas, Politik Adu Domba Sudah Tidak Laku

Kompas.com - 24/02/2018, 06:32 WIB
Ketua DPR RI Bambang SoesatyoFabian Januarius Kuwado Ketua DPR RI Bambang Soesatyo

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berharap Pilkada, Pileg, dan Pilpres kali ini tidak hanya bersifat prosedural, tetapi juga memiliki makna substansial yang mencerminkan proses demokrasi berkualitas. Terlebih pilkada serentak tahun ini akan lebih dinamis karena melibatkan 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten.

"Partai politik dan kandidat harus menyadari bahwa masyarakat semakin cerdas. Cara usang politik adu domba maupun janji manis setinggi langit sudah tidak laku," kata Bambang dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/2/2018) malam.

"Kita kedepankan politik adu ide dan gagasan. Sehingga pelaksanaan pilkada serentak hingga pileg dan pilpres kali ini harus menjadi bukti nyata bersatunya semua komponen bangsa dalam menumbuhkembangkan demokrasi yang berkualitas," tambah dia.

Bambang menyoroti penilaian Amnesti Internasional yang menyebutkan tahun 2017 sebagai tahun politik kebencian yang seringkali dikapitalisasi kepentingan politik dan bisnis. Karena itu, di tahun 2018 yang dikenal dengan tahun politik, berbagai langkah pencegahan perlu disiapkan. Politisi Golkar yang akrab disapa Bamsoet ini mengaku sudah berkomunikasi dengan berbagai pihak, KPU, Bawaslu, Polri, BIN, TNI, maupun Pemda agar saling berkoordinasi.

Baca juga: Ketua DPR Minta Menkumham Yakinkan Presiden untuk Teken UU MD3

"Tak kalah penting adalah para tokoh masyarakat maupun pemuka agama. Saya yakin bisa menjadi penyejuk masyarakat. Jika semua bisa bersinergi dengan baik, kita tidak akan berikan celah sedikitpun bagi para pembuat onar," ujarnya.

Bamsoet menegaskan, DPR RI sebagai salah satu pilar demokrasi akan tetap menjalankan fungsi pengawasan, terutama dalam memantau pelaksanaan kampanye di pilkada, pileg, hingga pilpres. 

Bamsoet juga mengajak insan jurnalis berperan sebagai penyedia informasi yang akurat dan berimbang. Selain, menjalankan profesi secara profesional serta memiliki kebebasan yang bertanggungjawab.

"Jaminan keterbukaan informasi publik menjadi salah satu ciri lain dari demokrasi yang berkualitas," kata mantan wartawan ini.



Close Ads X