Partisipasi Politik Masyarakat dalam Pemantauan Pemilu

Kompas.com - 23/02/2018, 17:15 WIB
Rancangan denah tempat pemungutan suara yang dipresentasikan KPU dalam diskusi tentang pemungutan dan penghitungan suara di TPS pada pemilihan kepala daerah serentak 9 Desember 2015 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (29/9/2015). Diskusi diikuti perwakilan dari sejumlah lembaga pemantau pemilu untuk membahas dan meminta masukan untuk penyelenggaraan pilkada serentak yang berkualitas.

 *** Local Caption *** Persiapan Jelang Pilkada Serentak - Rancangan denah tempat pemungutan suara yang dipresentasikan KPU pada diskusi tentang pemungutan dan penghitungan suara di TPS pada Pilkada serentak Desember mendatang di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (29/9). Diskusi yang diikuti perwakilan dari sejumlah lembaga pemantau pemilu tersebut untuk membahas dan meminta masukan untuk penyelenggaraan pilkada serentak yang baik. KOMPAS/HERU SRI KUMORORancangan denah tempat pemungutan suara yang dipresentasikan KPU dalam diskusi tentang pemungutan dan penghitungan suara di TPS pada pemilihan kepala daerah serentak 9 Desember 2015 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (29/9/2015). Diskusi diikuti perwakilan dari sejumlah lembaga pemantau pemilu untuk membahas dan meminta masukan untuk penyelenggaraan pilkada serentak yang berkualitas. *** Local Caption *** Persiapan Jelang Pilkada Serentak - Rancangan denah tempat pemungutan suara yang dipresentasikan KPU pada diskusi tentang pemungutan dan penghitungan suara di TPS pada Pilkada serentak Desember mendatang di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (29/9). Diskusi yang diikuti perwakilan dari sejumlah lembaga pemantau pemilu tersebut untuk membahas dan meminta masukan untuk penyelenggaraan pilkada serentak yang baik.

SALAH satu di antara elemen dan indikator yang paling mendasar dari keberhasilan dan kualitas pelaksanaan penyelenggaraan pemilu yang demokratis adalah adanya keterlibatan masyarakat secara aktif dalam proses berjalannya tahapan-tahapan pemilu, khususnya dalam hal pengawasan atau pemantauan proses pemilu.

Peran dan partisipasi masyarakat sipil dalam mengawasi atau memantau jalannya proses kontestasi demokrasi merupakan hal yang sangat penting.

Partisipasi bertujuan mendorong aktif kegiatan demokrasi untuk semua proses kepemiluan. Kepentingan fokus partisipasi menjadi indikator peningkatan kualitas demokrasi dan kehidupan politik bangsa.

Menurut Miriam Budiardjo, partisipasi politik adalah kegiatan seseorang atau sekelompok orang untuk ikut secara aktif dalam kehidupan politik, antara lain dengan jalan memilih pimpinan negara dan secara langsung atau tidak langsung memengaruhi kebijakan pemerintah (public policy).

Kegiatan itu mencakup tindakan seperti memberikan suara dalam pemilihan umum, menghadiri rapat umum, mengadakan hubungan (contacting) atau lobbying dengan pejabat pemerintah atau anggota parlemen, menjadi anggota partai atau salah satu gerakan sosial dengan direct action-nya, dan sebagainya (Miriam Budiardjo: Dasar-dasar Ilmu Politik, Gramedia, 2008).

Secara prinsipil, demokrasi merupakan partisipasi seluruh rakyat dalam mengambil keputusan-keputusan politik dan menjalankan pemerintahan.

Keputusan politik yang dimaksud adalah kesepakatan yang ditetapkan menjadi sebuah aturan yang akan mengatur kehidupan seluruh rakyat itu sendiri.

Keterlibatan atau partisipasi rakyat adalah hal yang sangat mendasar dalam demokrasi, karena demokrasi tidak hanya berkaitan dengan tujuan sebuah ketetapan yang dihasilkan oleh suatu pemerintahan, tetapi juga berkaitan dengan seluruh proses dalam membuat ketetapan itu sendiri.

Demokrasi memberikan peluang yang luas kepada rakyat untuk berpartisipasi secara efektif dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut kebijakan publik serta persamaan bagi seluruh warga negara dewasa untuk ikut menentukan agenda dan melakukan kontrol terhadap pelaksanaan agenda yang telah diputuskan secara bersama.

Dalam konteks konstestasi demokrasi, partisipasi politik masyarakat dalam pemantauan atau pengawasan pilkada dapat terwujud dalam dua bentuk.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paripurna DPR Pembacaan Surpres Omnibus Law Cipta Kerja, Hadir Anggota Fisik 31 dan Virtual 278

Paripurna DPR Pembacaan Surpres Omnibus Law Cipta Kerja, Hadir Anggota Fisik 31 dan Virtual 278

Nasional
Presiden Jokowi Diminta Tolak Usul Yasonna Bebaskan Koruptor karena Covid-19

Presiden Jokowi Diminta Tolak Usul Yasonna Bebaskan Koruptor karena Covid-19

Nasional
Jokowi Diminta Tarik Surpres Omnibus Law Cipta Kerja jika Mau Serius Atasi Covid-19

Jokowi Diminta Tarik Surpres Omnibus Law Cipta Kerja jika Mau Serius Atasi Covid-19

Nasional
Luhut: Dari Hasil Modelling, Virus Corona Tak Kuat Hidup di Cuaca Indonesia

Luhut: Dari Hasil Modelling, Virus Corona Tak Kuat Hidup di Cuaca Indonesia

Nasional
Physical Distancing Diterapkan di Angkutan Mudik, Luhut Sebut Ongkos Bisa Melonjak

Physical Distancing Diterapkan di Angkutan Mudik, Luhut Sebut Ongkos Bisa Melonjak

Nasional
Wamendes: Kalau Akses ke Desa Dibuka untuk Pemudik, Bisa Hancur

Wamendes: Kalau Akses ke Desa Dibuka untuk Pemudik, Bisa Hancur

Nasional
Kapolsek Kembangan Dinilai Juga Langgar Aturan Kapolri soal Gaya Hidup Mewah

Kapolsek Kembangan Dinilai Juga Langgar Aturan Kapolri soal Gaya Hidup Mewah

Nasional
Narapidana Kasus Korupsi Dinilai Bukan Prioritas untuk Dibebaskan

Narapidana Kasus Korupsi Dinilai Bukan Prioritas untuk Dibebaskan

Nasional
Lagi, WNI Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Singapura

Lagi, WNI Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Singapura

Nasional
Atasi Corona, Prabowo Subianto Aktif Bangun Komunikasi dengan Sejumlah Negara

Atasi Corona, Prabowo Subianto Aktif Bangun Komunikasi dengan Sejumlah Negara

Nasional
UNICEF: Manfaatkan Bekerja dari Rumah untuk Memberi Kasih Sayang ke Anak

UNICEF: Manfaatkan Bekerja dari Rumah untuk Memberi Kasih Sayang ke Anak

Nasional
13 Dokter Meninggal Selama Pandemi Covid-19 di Indonesia

13 Dokter Meninggal Selama Pandemi Covid-19 di Indonesia

Nasional
Minta Warga Tak Mudik, Pemerintah Janjikan Kompensasi

Minta Warga Tak Mudik, Pemerintah Janjikan Kompensasi

Nasional
Yasonna Dinilai Manfaatkan Epidemi Covid-19 untuk Bebaskan Koruptor

Yasonna Dinilai Manfaatkan Epidemi Covid-19 untuk Bebaskan Koruptor

Nasional
Mantan Kepala Dinas Kesehatan TNI AL Tutup Usia

Mantan Kepala Dinas Kesehatan TNI AL Tutup Usia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X