Pilpres 2019, Fadli Zon Sebut Jokowi dan Prabowo Bakal "Rematch" - Kompas.com

Pilpres 2019, Fadli Zon Sebut Jokowi dan Prabowo Bakal "Rematch"

Kompas.com - 18/02/2018, 17:18 WIB
Calon Presiden nomor urut 1 Prabowo Subianto dan nomor urut 2 Joko Widodo bersalaman usai debat capres 2014 putaran ketiga, di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/6/2014). Debat capres kali ini mengangkat tema Politik Internasional dan Ketahanan Nasional.  KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Calon Presiden nomor urut 1 Prabowo Subianto dan nomor urut 2 Joko Widodo bersalaman usai debat capres 2014 putaran ketiga, di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/6/2014). Debat capres kali ini mengangkat tema Politik Internasional dan Ketahanan Nasional.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon memprediksi Presiden Jokowi dan ketua umumnya Prabowo Subianto akan kembali berhadapan di Pemilu 2019.

"Ya Pak Jokowi kan incumbent. Lalu Pak Prabowo. Mungkin enggak tahu ada calon ketiga atau ini lagi. Rematch," kata Fadli di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Minggu (18/2/2018).

Ia memprediksi hanya ada dua capres yakni Jokowi dan Prabowo pada Pemilu 2019. Sementara itu, Fadli menilai kecil kemungkinan muncul capres baru.

Baca juga : Survei Indo Barometer: Jika Prabowo Batal Maju Capres, Anies Jadi Lawan Terberat Jokowi

Menurut dia, peta koalisi ke depan masih sangat cair. Kata Fadli, meski Gerindra dekat dengan PKS, namun partainya juga menjalin komunikasi dengan partai lainya sehingga terbangun koalisi yang solid dan kuat.

Ia memprediksi peta koalisi baru akan terlihat jelas pada September mendatang. Fadli pun mengatakan saat ini juga ada tren baru di mana pimpinan parpol berlomba-lomba untuk menjadi capres atau cawapres.

"Kalau sekarang kan hampir semua mau jadi capres dan cawapres. Apa lagi pimpinan parpol karena ada sistem yang baru sama sekali kita alami yaitu serentak. Yaitu pilpres dan pileg bareng. Artinya kampanye anggota calon legislatif pun mengaitkannya dengan capres," lanjut dia.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X