Kompas.com - 16/02/2018, 08:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengalami hal yang kurang menyenangkan ketika akan bertolak dari Makassar ke Jakarta  pada Kamis malam (15/2/2018).

Pesawat Garuda Indonesia yang akan ditumpanginya mengalami penundaan penerbangan atau delay

Saking kesalnya karena lama menunggu tak juga terbang. Cak Imin pun nge-tweet di akun Twitter pribadinya, @CakImiNOW.

Ia mengungkapkan  sudah menunggu kurang lebih 4 jam di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, agar bisa diberangkatkan ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Saking tak sabarnya ingin agar bisa cepat sampai di Jakarta, Cak Imin pun sempat berkelakar untuk sewa pesawat pribadi. Namun, niatnya itu ia urungkan lantaran karena biaya sewanya yang terlampau mahal.

Tak cukup sampai di situ, bahkan Cak Imin pun juga mengutarakan hasratnya untuk membeli sebuah pesawat pribadi. Sayangnya, tak ada pesawat yang bisa ia beli  lantaran tak ada orang yang menjualnya ketika ia butuh.

"Sudah sejak jam 15 nunggu pesawat @IndonesiaGaruda ke Jakarta di bandara Hasanudin Makasar, mau sewa pesawat pribadi harganya mahal banget, mau beli kok gak ada yang jual..," tulis Cak Imin seperti dikutip dari akun Twitter-nya, Jumat (16/2/2018).

Gayung bersambut, pihak Garuda Indonesia melalui akun Twitter-nya merespons tweet kekesalan Cak Imin tersebut. Garuda Indonesia menginformasikan bahwa pesawat Cak Imin akan terbang kurang lebih 2 jam lagi karena ada kendala teknis.

"Terima kasih untuk informasinya. Delay penerbangan GA619 dikarenakan kendala teknis dan diestimasikan akan berangkat pada pukul 21.00 waktu setempat. Semoga penerbangan Anda dapat segera diberangkatkan. - Harry," ujar admin Twitter maskapai tersebut.

Rupanya, jawaban pihak Garuda Indonesia tak cukup mengobati kekesalan mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi tersebut karena menunggu penundaan penerbangan cukup lama.

Cak Imin pun kembali nge-tweet. Isinya ia kesal karena Garuda Indonesia hanya menginformasikan perihal kapan pesawatnya terbang tanpa memberikan makanan dan minuman untuk penumpang.

"Cuma semoga doang, kasih konsumsi kek," kata sosok yang digadang-gadang sebagai salah satu kandidat calon wakil presiden Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 itu.

Dua jam berlalu,  pesawat yang akan ditumpangi Cak Imin ternyata belum berangkat juga ke Jakarta. Padahal, sudah lebih kurang setengah jam dari jadwal penerbangan pascapenundaan yang diinformasikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggal 29 September Hari Memperingati Apa?

Tanggal 29 September Hari Memperingati Apa?

Nasional
Gerindra: Lukas Enembe Datang Saja ke KPK kalau Tak Merasa Bersalah

Gerindra: Lukas Enembe Datang Saja ke KPK kalau Tak Merasa Bersalah

Nasional
KASBI Sebut Akan Ada Aksi Lanjutan Demo BBM pada Pertengahan Oktober

KASBI Sebut Akan Ada Aksi Lanjutan Demo BBM pada Pertengahan Oktober

Nasional
Novel Baswedan Sebut Kasus Brigadir J Contoh Korupsi dalam Penegakan Hukum

Novel Baswedan Sebut Kasus Brigadir J Contoh Korupsi dalam Penegakan Hukum

Nasional
Ketika Anggota DPR Marah ke Nadiem soal 400 Tim Bayangan ...

Ketika Anggota DPR Marah ke Nadiem soal 400 Tim Bayangan ...

Nasional
Minta Penjabat Gubernur DKI Fokus Kerja, Pengamat: Jangan Seolah Disetir Istana

Minta Penjabat Gubernur DKI Fokus Kerja, Pengamat: Jangan Seolah Disetir Istana

Nasional
Cara Bayar Pembuatan Paspor Lewat m-Paspor, Bisa dari Aplikasi hingga Minimarket

Cara Bayar Pembuatan Paspor Lewat m-Paspor, Bisa dari Aplikasi hingga Minimarket

Nasional
Penjabat Gubernur DKI Jakarta Dinilai Tak Bisa Fokus Kerja jika Terlibat Politik Praktis

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Dinilai Tak Bisa Fokus Kerja jika Terlibat Politik Praktis

Nasional
Siswi SMA di Buton Curhat ke Jokowi: Pak HP Saya Rusak karena Ngejar Bapak

Siswi SMA di Buton Curhat ke Jokowi: Pak HP Saya Rusak karena Ngejar Bapak

Nasional
Jokowi Disarankan Pilih Penjabat Gubernur DKI yang Minim Resistensi

Jokowi Disarankan Pilih Penjabat Gubernur DKI yang Minim Resistensi

Nasional
Puan Bakal Temui AHY, Meski PDI-P dan Demokrat Kerap Saling Serang

Puan Bakal Temui AHY, Meski PDI-P dan Demokrat Kerap Saling Serang

Nasional
Dari Sulawesi Tenggara, Jokowi Lanjutkan Kunker ke Maluku Utara

Dari Sulawesi Tenggara, Jokowi Lanjutkan Kunker ke Maluku Utara

Nasional
Kemendagri Diminta Tak Munculkan Kandidat Baru Penjabat Gubernur Jakarta

Kemendagri Diminta Tak Munculkan Kandidat Baru Penjabat Gubernur Jakarta

Nasional
Setelah Bertemu Puan, Cak Imin Ziarah ke Makam Bung Karno

Setelah Bertemu Puan, Cak Imin Ziarah ke Makam Bung Karno

Nasional
Amnesty International Nilai Kejaksaan Perlu Lanjutkan Penyidikan Kasus Brigadir J

Amnesty International Nilai Kejaksaan Perlu Lanjutkan Penyidikan Kasus Brigadir J

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.