Pemerintah Akan Ubah Kontur Jalan di Tanjakan Emen Subang - Kompas.com

Pemerintah Akan Ubah Kontur Jalan di Tanjakan Emen Subang

Kompas.com - 12/02/2018, 17:46 WIB
Tampak antrean kendaraan di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat, Minggu (11/2/2018). Kendaraan ini menunggu dibukanya jalan yang tengah dilakukan penutupan sementara lantaran sedang dilakukan olah TKP oleh pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab kecelakaan bis yang menewaskan 27 orang di jalur rawan tersebut. KOMPAS.com/AGIE PERMADI Tampak antrean kendaraan di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat, Minggu (11/2/2018). Kendaraan ini menunggu dibukanya jalan yang tengah dilakukan penutupan sementara lantaran sedang dilakukan olah TKP oleh pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab kecelakaan bis yang menewaskan 27 orang di jalur rawan tersebut.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah akan mengubah bentuk geometri di Tanjakan Emen, Jalan Raya Bandung- Subang, Kampung Cicenang, Ciater, Subang, Jawa Barat.

Langkah ini dilakukan karena di jalur tersebut kerap terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa.

Terakhir, sebuah bus pariwisata yang ditumpangi 50 orang menabrak sepeda motor dan terguling di Tanjakan Emen. Akibatnya, 27 orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Menteri PUPR Basuki HadimuljonoBiro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono mengatakan, ia sudah mendapatkan laporan dari bagian penelitian dan pembangunan Kementerian PU bahwa kontur Tanjakan Emen memang bermasalah.

Baca juga: Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen, Sopir Sudah Tahu Remnya Blong

"Kami baru mendapatkan laporan dari Litbang mungkin perlu ada merubah gemotrinya, memperbaiki geometri," kata Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/2/2018).

Basuki mengatakan, konstruksi tanjakan dan tikungan di Tanjakan Emen memang cukup ekstrem sehingga kerap menimbulkan kecelakaan.

Oleh karena itu, pemerintah akan mengubahnya sehingga tanjakan dan tikungan yang ada tidak lagi terus memakan korban.

Baca juga: Cari Penyebab Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen, Bangkai Bus Diperiksa

Selain itu, pemerintah juga akan memasang safety lane untuk mengantisipasi adanya kendaraan yang mengalami rem blong.

"Jadi kayak di turunan di Gombel Semarang atau Tol Semarang juga. Jadi kalau ada turunan, pasti akan ada safety lane. Kalau ada rem blong, dia akan masuk situ," ujar Basuki.

Basuki mengatakan, saat ini pengerjaan masih dalam tahap desain. Ia menargetkan pengerjaan di lapangan juga akan segera dilakukan dan diselesaikan pada tahun ini.

"Desain dulu. Baru kemarin dilihat oleh pusat jalan dan jembatan, itu akan kita perbaiki," kata Basuki.

Kompas TV Seluruhnya langsung menjalani pemeriksaan intensif di Rumah Sakit Umum Tangerang, Selatan, Banten.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X