Mendagri Harap Kekerasan terhadap Pemuka Agama di Yogya yang Terakhir

Kompas.com - 12/02/2018, 17:18 WIB
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai  Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA untuk Pilkada 2018 yang Berintegritas, Jakarta, Sabtu (10/2/2018). KOMPAS.com/ESTU SURYOWATIMenteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA untuk Pilkada 2018 yang Berintegritas, Jakarta, Sabtu (10/2/2018).
Penulis Moh. Nadlir
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan kesedihan atas aksi kekerasan terhadap pemuka agama yang terjadi akhir-akhir ini.

"Sedih, bahwa seharusnya menjaga kebinekaan, saling menghargai," ujar Tjahjo di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (12/2/2018).

Karena itu, Tjahjo berharap kejadian penyerangan seperti yang terjadi di Gereja Santa Lidwina, Bedog, Sleman, Yogyakarta kemarin, Minggu (11/2/2018), menjadi peristiwa yang terakhir.

"Kejadian Yogyakarta menyedihkan, termasuk juga beberapa penyerangan di pondok pesantren yang ada. Semoga ini yang terakhir, tidak kembali berulang," ujar Tjahjo.

Alasannya, kata Tjahjo, setiap warga negara Indonesia (WNI) berhak untuk memeluk agama dan keyakinannya. Dia pun berharap tercipta kerukunan umat beragama di Tanah Air.

"Saya kira (kita) diberikan kebebasan sebagaimana sila pertama Pancasila. Arahan Bapak Presiden, mari kita menjaga kerukunan antarumat beragama," kata dia.

(Baca juga: Menag: Penyerangan Pemuka Agama Tidak Dibenarkan dengan Alasan Apapun)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tjahjo pun meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus yang terjadi di sejumlah daerah tersebut.

"Kami menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk menindak atau mengusut," kata dia.

Ia juga telah memerintahkan kepala daerah untuk mencermati setiap gelagat yang ada di daerah guna mencegah kejadian serupa.

"Saya sudah koordinasi dengan Kesbangpol, dengan Pak Gubernur, untuk mencermati gelagat perkembangan dan dinamika yang muncul di sejumlah daerah," ucap dia.

(Baca juga: Cerita Suami Istri Muslim Ikut Bersih-bersih Gereja Santa Lidwina Bedog)

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Robohnya Pohon Beringin di Jumat Kelabu

Robohnya Pohon Beringin di Jumat Kelabu

Nasional
Azis Syamsuddin Diduga Tak Hanya Terlibat dalam Satu Kasus, MAKI Dorong KPK Lakukan Pengembangan

Azis Syamsuddin Diduga Tak Hanya Terlibat dalam Satu Kasus, MAKI Dorong KPK Lakukan Pengembangan

Nasional
Hilangnya Demokratisasi Internal Dinilai Jadi Penyebab Banyak Kader Parpol Korupsi

Hilangnya Demokratisasi Internal Dinilai Jadi Penyebab Banyak Kader Parpol Korupsi

Nasional
LBH Sebut Terima 390 Aduan Tindakan Sewenang-wenang Aparat dalam Aksi #ReformasiDikorupsi 2019

LBH Sebut Terima 390 Aduan Tindakan Sewenang-wenang Aparat dalam Aksi #ReformasiDikorupsi 2019

Nasional
IDAI Sebut Tak Diikutsertakan Susun Persyaratan PTM dari Sisi Kesehatan

IDAI Sebut Tak Diikutsertakan Susun Persyaratan PTM dari Sisi Kesehatan

Nasional
Ketua IDAI: Kita Tak Mau Syarat Kesehatan untuk Pelaksanaan PTM Didiskon

Ketua IDAI: Kita Tak Mau Syarat Kesehatan untuk Pelaksanaan PTM Didiskon

Nasional
UPDATE: Sebaran 86 Kasus Covid-19 Meninggal di Indonesia, Tertinggi di Papua dengan 10 Kasus

UPDATE: Sebaran 86 Kasus Covid-19 Meninggal di Indonesia, Tertinggi di Papua dengan 10 Kasus

Nasional
UPDATE 26 September: 48,5 Juta Orang Sudah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 26 September: 48,5 Juta Orang Sudah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE: Tambah 217.084, Total 38.076.424 Spesimen Covid-19 Sudah Diperiksa

UPDATE: Tambah 217.084, Total 38.076.424 Spesimen Covid-19 Sudah Diperiksa

Nasional
UPDATE 26 September: Sebaran 1.760 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jateng

UPDATE 26 September: Sebaran 1.760 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jateng

Nasional
UPDATE 26 September: 42.769 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 26 September: 42.769 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 26 September: Ada 380.082 Suspek Covid-19 di Tanah Air

UPDATE 26 September: Ada 380.082 Suspek Covid-19 di Tanah Air

Nasional
UPDATE 26 September: Tambah 2.976 Pasien Covid-19 Sembuh di Indonesia

UPDATE 26 September: Tambah 2.976 Pasien Covid-19 Sembuh di Indonesia

Nasional
UPDATE 26 September: Tambah 86, Total Pasien Covid-19 Meninggal 141.467 Orang

UPDATE 26 September: Tambah 86, Total Pasien Covid-19 Meninggal 141.467 Orang

Nasional
UPDATE 26 September: Tambah 1.760, Kasus Covid-19 di Tanah Air Kini 4.208.013

UPDATE 26 September: Tambah 1.760, Kasus Covid-19 di Tanah Air Kini 4.208.013

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.