Bawaslu Awasi Ketat Aktivitas Peserta Pilkada pada Bulan Ramadhan

Kompas.com - 08/02/2018, 19:06 WIB
Anggota Bawaslu Rahmat Bagja di Kampus UI Depok, Selasa (19/12/2017). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINAnggota Bawaslu Rahmat Bagja di Kampus UI Depok, Selasa (19/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) akan mengawasi ketat aktivitas pasangan calon kepala daerah sepanjang bulan Ramadhan.

Jadwal kampanye Pilkada Serentak 2018 bersamaan dengan bulan Ramadhan. Aktivitas kampanye dinilai berpotensi diwarnai politik uang. 

"Ini yang kami lagi cari polanya," ujar Anggota Bawaslu Rahmat Bagja di Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Baca juga: Bawaslu: Dana Kampanye Tak Boleh Bersumber dari Kejahatan Korupsi

Ia mengawatakan, Bawaslu mewaspadai politik uang dalam kegiatan sahur on the road, buka puasa bersama, hingga tarawih keliling yang melibatkan peserta Pilkada. 

"Kalau sahur nasi kotak sih enggak ada masalah, tetapi kalau ada amplop dan uangnya itu jadi masalah," kata dia.

Oleh karena itu, kata Rahmat, Bawaslu memerintahkan anggotanya di tingkat provinsi dan kabupaten atau kota untuk mengawasi pasangan calon selama Ramadhan.

Baca juga: Bawaslu Izinkan ASN Dampingi Suami/Istri Calon Kepala Daerah Saat Kampanye

Ia juga melihat kemungkinan pasangan calon menggelar agenda di bulan Ramadhan yang tidak terjadwal dalam kampanye.

Jika ada pasangan calon yang memobilisasi massa di luar jadwal kampenye, maka Bawaslu akan memanggil mereka. 

"Kami harapkan kepada semua pegawai Bbawaslu provinsi, kabupaten, atau kota, untuk menempel itu pasangan calon. Jika melakukan sahur on the road, buka puasa bersama, hingga tarawih keliling," kata dia.

Kompas TV Tahapan penetapan bakal calon baru dilakukan KPU Senin, 12 Februari 2018.


Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres Minta Tokoh Agama Dorong Umat Kuasai Iptek

Wapres Minta Tokoh Agama Dorong Umat Kuasai Iptek

Nasional
KPU: Penyelenggara Pilkada Bersuhu Lebih dari 37,3 Derajat Celcius Tak Boleh Bertugas

KPU: Penyelenggara Pilkada Bersuhu Lebih dari 37,3 Derajat Celcius Tak Boleh Bertugas

Nasional
Ini Saran Ahli agar Wajah Tak Berjerawat dan Iritasi Saat Pakai Masker

Ini Saran Ahli agar Wajah Tak Berjerawat dan Iritasi Saat Pakai Masker

Nasional
Ini Alasan Kelompok Buruh Mundur dari Tim Teknis Pembahasan RUU Cipta Kerja

Ini Alasan Kelompok Buruh Mundur dari Tim Teknis Pembahasan RUU Cipta Kerja

Nasional
Wapres Minta Tokoh Lintas Agama Terus Bimbing Umat Patuhi Protokol Covid-19

Wapres Minta Tokoh Lintas Agama Terus Bimbing Umat Patuhi Protokol Covid-19

Nasional
'Food Estate' Akan Dikembangkan sebagai Cadangan Logistik Strategis Pertahanan Negara

"Food Estate" Akan Dikembangkan sebagai Cadangan Logistik Strategis Pertahanan Negara

Nasional
Lumbung Pangan Nasional Diserahkan ke Prabowo, Ini Kata Nasdem...

Lumbung Pangan Nasional Diserahkan ke Prabowo, Ini Kata Nasdem...

Nasional
Jokowi Minta Perwira Remaja TNI-Polri Bantu Tangani Covid-19

Jokowi Minta Perwira Remaja TNI-Polri Bantu Tangani Covid-19

Nasional
Istana: Problem Papua Hari Ini adalah Kesejahteraan

Istana: Problem Papua Hari Ini adalah Kesejahteraan

Nasional
Jubir Sebut Prabowo Pimpin Proyek Lumbung Pangan Didasari Perspektif Pertahanan

Jubir Sebut Prabowo Pimpin Proyek Lumbung Pangan Didasari Perspektif Pertahanan

Nasional
Wapres Ungkap Alasan Pemerintah Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Wapres Ungkap Alasan Pemerintah Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Nasional
Perwira Remaja TNI-Polri Tak Dilantik di Istana, Ini Pesan Jokowi

Perwira Remaja TNI-Polri Tak Dilantik di Istana, Ini Pesan Jokowi

Nasional
Penggantian Istilah PDP, ODP, dan OTG Disosialisasikan ke Semua Dinas Kesehatan

Penggantian Istilah PDP, ODP, dan OTG Disosialisasikan ke Semua Dinas Kesehatan

Nasional
UPDATE: Berkurang 8, RSKI Pulau Galang Rawat 11 Pasien Positif Covid-19

UPDATE: Berkurang 8, RSKI Pulau Galang Rawat 11 Pasien Positif Covid-19

Nasional
18 Lembaga Akan Dibubarkan, Menpan RB: Masih Evaluasi Kriteria

18 Lembaga Akan Dibubarkan, Menpan RB: Masih Evaluasi Kriteria

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X