Setelah Pensiun, Apa yang Akan Dilakukan Komjen Buwas?

Kompas.com - 08/02/2018, 10:49 WIB
Kepala BNN Budi Waseso saat memperlihatkan barang bukti uang Rp 400 juta dalam konferensi pers di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (17/1/2018). KOMPAS.com/AMBARANIE NADIAKepala BNN Budi Waseso saat memperlihatkan barang bukti uang Rp 400 juta dalam konferensi pers di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (17/1/2018).
Penulis Yoga Sukmana
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Teka-teki mengenai masa depan Kepala Narkotika Nasional ( BNN) Budi Waseso, yang akrab disapa Buwas, mulai menjadi perhatian publik.

Buwas kini memasuki masa pensiun setelah berusia 58 tahun. Setelah tak lagi aktif sebagai polisi dengan pangkat terakhir Komisaris Jenderal, lalu apa yang akan dilakukan Buwas?

Saat ditanya mengenai masa depannya pasca-purna tugas, mantan Kabareskrim itu mengaku masih belum tahu. Namun, ia mengisyaratkan untuk istirahat usai tak lagi mengabdi untuk negara.

"Kalau memang harus purna dan istirahat, kita istirahatlah," ujar Budi Waseso di Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Buwas menuturkan, pengabdiannya kepada negara sudah cukup lama yaitu 33 tahun lebih. Ia berharap pengabdiannya itu bisa bermanfaat untuk negara dan bangsa.

(Baca juga: Ada Usul Masa Kerjanya Ditambah, Ini Tanggapan Buwas)

Saat ditanya, apa ada kemungkinan untuk tetap beraktivitas membantu pemberantasan narkotika, Buwas justru melontarkan candaan.

"Mungkin mau jadi kayak teman teman wartawan, cari informasi berita (narkotika)," ucapnya sembari tersenyum.

Buwas juga mengungkapkan, tidak ada niat untuk membangun tempat rehabilitasi para pecandu narkoba yang selalu ia dorong selama bekerja sebagai Kepala BNN.

Begitu juga keinginan untuk menjadi pakar narkotika. Buwas mengaku bukan ahli meski tahu betul perkembangan sindikat, modus, hingga varian narkotika.

Kemudian, Buwas juga dikabarkan sudah dimintai sejumlah partai politik. Soal tawaran partai politik, Buwas mengaku belum mau memikirkannya.

Ia memilih untuk menyelesaikan masa tugasnya hingga Maret 2018.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendagri Sarankan Sekolah Tatap Muka Disesuaikan Rekomendasi Satgas di Daerah

Mendagri Sarankan Sekolah Tatap Muka Disesuaikan Rekomendasi Satgas di Daerah

Nasional
Jokowi Sebut Transformasi Digital di Indonesia Masih Tertinggal

Jokowi Sebut Transformasi Digital di Indonesia Masih Tertinggal

Nasional
Demokrat Resmi Usung Denny Indrayana pada Pilkada Kalimantan Selatan

Demokrat Resmi Usung Denny Indrayana pada Pilkada Kalimantan Selatan

Nasional
Setara Institute: Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Lemahkan Reformasi Sektor Keamanan

Setara Institute: Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Lemahkan Reformasi Sektor Keamanan

Nasional
Kepala Keluarga Perempuan Kesulitan Ekonomi, Kemensos Minta Pemda Perbaiki Data Penerima Bansos

Kepala Keluarga Perempuan Kesulitan Ekonomi, Kemensos Minta Pemda Perbaiki Data Penerima Bansos

Nasional
Diduga Bertemu Djoko Tjandra di Luar Negeri, Ini Pasal Pidana yang Bisa Jerat Jaksa Pinangki

Diduga Bertemu Djoko Tjandra di Luar Negeri, Ini Pasal Pidana yang Bisa Jerat Jaksa Pinangki

Nasional
PK Perkara Syafruddin Arsyad Temenggung Ditolak MA, Ini Respons KPK

PK Perkara Syafruddin Arsyad Temenggung Ditolak MA, Ini Respons KPK

Nasional
MAKI Nilai Bareskrim Perlu Periksa Jaksa Pinangki Terkait Djoko Tjandra

MAKI Nilai Bareskrim Perlu Periksa Jaksa Pinangki Terkait Djoko Tjandra

Nasional
LPSK Desak Pemerintah Alokasikan Anggaran Memadai bagi Saksi dan Korban TPPO

LPSK Desak Pemerintah Alokasikan Anggaran Memadai bagi Saksi dan Korban TPPO

Nasional
Kemensos Sebut Sudah Bantu Kepala Keluarga Perempuan Saat Pandemi Covid-19

Kemensos Sebut Sudah Bantu Kepala Keluarga Perempuan Saat Pandemi Covid-19

Nasional
Periksa Tiga Saksi, KPK Gali Informasi soal Barang Mewah Milik Menantu Nurhadi

Periksa Tiga Saksi, KPK Gali Informasi soal Barang Mewah Milik Menantu Nurhadi

Nasional
Bawaslu Sebut Penyediaan APD untuk Penyelenggara Pilkada Belum 100 Persen

Bawaslu Sebut Penyediaan APD untuk Penyelenggara Pilkada Belum 100 Persen

Nasional
Selasa, Bareskrim Berencana Periksa Anita Kolopaking Terkait Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Selasa, Bareskrim Berencana Periksa Anita Kolopaking Terkait Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Nasional
Kuasa Hukum Nilai Alasan JPU KPK Tolak JC Wahyu Setiawan Tak Berdasar

Kuasa Hukum Nilai Alasan JPU KPK Tolak JC Wahyu Setiawan Tak Berdasar

Nasional
LPSK: Korban Perbudakan Modern Umumnya Jalin Kontrak Tidak Jelas

LPSK: Korban Perbudakan Modern Umumnya Jalin Kontrak Tidak Jelas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X