Meski Tak Masuk Draf Rekomendasi, Pansus Berharap KPK Tetap Bentuk Dewan Pengawas

Kompas.com - 07/02/2018, 17:26 WIB
Politisi Partai Golkar sekaligus Ketua Pansus hak angket KPK, Agun Gunandjar usai diperiksa penyidik di gedung KPK, Jakarta, Kamis (31/8/2017). KOMPAS.com/AMBARANIE NADIAPolitisi Partai Golkar sekaligus Ketua Pansus hak angket KPK, Agun Gunandjar usai diperiksa penyidik di gedung KPK, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Angket Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan pembentukan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memang tak masuk dalam draf rekomendasi yang akan dibacakan di paripurna nanti.

Namun, ia berharap KPK tetap membentuk Dewan Pengawas agar kinerja lembaga antirasuah tersebut lebih transparan.

"Jadi artinya kami tidak memutuskan harus ada, tapi kami mengatakan bahwa ada persoalan di KPK terkait masalah internal yang satu sama lain itu juga nampak di permukaan," kata Agun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Baca juga : Pansus Angket Batalkan Rekomendasi Pembentukan Dewan Pengawas KPK

Ia mengatakan nantinya mekanisme pembentukan dan kinerja Dewan Pengawas diserahkan sepenuhnya kepada KPK untuk menentukan sehingga tidak menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Sebab, kata Agus, DPR juga tidak menyusun secara detail tentang mekanisme pembentukan dan pengaturan Dewan Pengawas karena batal memasukannya dalam draf rekomendasi terakhir.

"Secara eksplisit mengatakan itu (di draf rekomendasi) tidak. Tapi artinya dalam konteks pengawasan, KPK perlu mempertimbangkan langkah-langkah yang sifatnya bisa menyelesaikan persoalan di dalam," lanjut politisi Golkar itu.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X