Renovasi 14 "Venue" GBK Rampung, Jokowi Ingin Resmikan Satu per Satu

Kompas.com - 03/02/2018, 12:43 WIB
Menteri PUPR Basuk Hadimulyono usai mendampingi Presiden Joko Widodo meresmikan lapangan tenis indoor dan outdoor di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (13/1/2018).KOMPAS.com/Ihsanuddin Menteri PUPR Basuk Hadimulyono usai mendampingi Presiden Joko Widodo meresmikan lapangan tenis indoor dan outdoor di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (13/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono memastikan renovasi 14 venue olahraga di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, sudah seluruhnya rampung.

Namun, ia mengakui bahwa peresmiannya tak bisa dilakukan sekaligus. Presiden Joko Widodo ingin peresmian venue itu dilakukan satu per satu.

"Sudah selesai. Ini peresmiannya makanya baru 7 dari 14 karena jadwal beliau (Presiden)," kata Basuki usai mendampingi Presiden Jokowi meresmikan renovasi Lapangan Tenis Indoor dan Outdoor di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (3/2/2018).

Tujuh venue yang sudah rampung dan sudah diresmikan Jokowi yakni Lapangan Tenis, Istora Senayan, Stadion Utama GBK, Lapangan Hoki, Lapangan Panahan, Lapangan Sepak Bola ABC, dan Stadion Renang/Aquatik.

(Baca juga: Jokowi Puas Hasil Renovasi 4 Venue GBK)

Tujuh sisanya yang belum diresmikan yakni Gedung Stadion Madya, Gedung Basket, Lapangan Softball Pintu I, Lapangan Bulu Tangkis (Hall ABC), Gedung Bola Voli, Lapangan Softball Cemara III, dan Lapangan Bulu Tangkis.

"Beliau (Presiden) penginnya (peresmian) satu-satu sendiri," kata Basuki.

Basuki mengatakan, saat ini pekerjaan yang belum selesai tinggal penataan kawasan GBK, seperti taman dan jalan. Ia memastikan kawasan GBK akan siap untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 yang akan dihelat pada Agustus mendatang.

"Kalau venue 14 sudah selesai semua," kata dia.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisIhsanuddin
EditorBayu Galih
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

Nasional
Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

Nasional
Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

Nasional
Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

Nasional
Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

Nasional
Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

Nasional
Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

Nasional
Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

Nasional
Ada Tugas Negara Sangat Penting, Jokowi Batal Hadiri Silaturahmi Relawan

Ada Tugas Negara Sangat Penting, Jokowi Batal Hadiri Silaturahmi Relawan

Nasional
ICJR Usul Pemerintah Tambah Opsi Terkait Bentuk Pemulihan Hak Korban Penyiksaan

ICJR Usul Pemerintah Tambah Opsi Terkait Bentuk Pemulihan Hak Korban Penyiksaan

Nasional
ICJR Desak Pemerintah Kaji Fenomena Tingginya Daftar Tunggu Eksekusi Mati

ICJR Desak Pemerintah Kaji Fenomena Tingginya Daftar Tunggu Eksekusi Mati

Nasional
Jelang Putusan MK, Tim Hukum 02 Singgung Lagi Jabatan Ma'ruf Amin di 2 Bank

Jelang Putusan MK, Tim Hukum 02 Singgung Lagi Jabatan Ma'ruf Amin di 2 Bank

Nasional
Argentina Dorong Kerjasama Perdagangan Bebas Indonesia-Mercosur

Argentina Dorong Kerjasama Perdagangan Bebas Indonesia-Mercosur

Nasional
Perludem: KPU Tak Sedang Membela Paslon 01, melainkan Mempertahankan Hasil Kerja

Perludem: KPU Tak Sedang Membela Paslon 01, melainkan Mempertahankan Hasil Kerja

Nasional
Perludem: Kita Tak Perlu Bangga Menyelenggarakan Pemilu Paling Rumit di Dunia

Perludem: Kita Tak Perlu Bangga Menyelenggarakan Pemilu Paling Rumit di Dunia

Nasional

Close Ads X