Airlangga dan Budi Gunawan Berpotensi Jadi Cawapres Jokowi dari Parpol

Kompas.com - 02/02/2018, 17:51 WIB
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Fabian Januarius KuwadoMenteri Perindustrian Airlangga Hartarto.
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Badan Intelijen Negara Budi Gunawan muncul sebagai salah satu calon wakil presiden potensial yang akan mendampingi Presiden Joko Widodo pada Pemilihan Presiden 2019.

Peniliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Adjie Alfarabi, mengatakan bahwa nama Airlangga muncul karena posisinya sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Menteri Perindustrian itu juga dinilai memiliki rekam jejak yang baik, karena selama ini sama sekali tak memiliki masalah hukum.

"Jadi popularitasnya naik signifikan setelah menjadi Ketua Umum Partai Golkar dan dia juga sosok dari kalangan profesional," kata Adjie di kantornya, Jakarta, Jumat (2/2/2018).


(Baca juga: Tiga Faktor Ini Membuat Elektabilitas Jokowi Belum Aman untuk Pilpres 2019)

Sedangkan nama Budi Gunawan muncul tak lain karena kedekatannya dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

"Salah satu indikatornya memang BG memiliki kedekatan khusus dengan PDI-P. Di sisi lain juga BG diisukan kuat akan menjadi salah satu kandidat cawapres Jokowi," ujar Adjie.

Tingkat keterkenalan atau popularitas Airlangga sendiri berada pada angka 25,0 persen. Sementara BG, popularitasnya berada pada angka 16,0 persen.

Hasil survei tersebut didapat berdasarkan survei yang digelar LSI Denny JA pada 7-14 Januari 2018 dengan 1.200 responden. Wawancara dilakukan secara serentak dan tatap muka di 34 provinsi di Indonesia.

Responden dipilih berdasarkan multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2.9 persen.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X