Ketua Fraksi PKS: Keberanian Ibu Susi Buat Banyak Orang Gemetar

Kompas.com - 01/02/2018, 15:26 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di atas Kapal Pengawas Perikanan yang bersandar di Pelabuhan SKPT Selat Lampa, Senin (29/1/2018) Yoga Hastyadi WidiartantoMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di atas Kapal Pengawas Perikanan yang bersandar di Pelabuhan SKPT Selat Lampa, Senin (29/1/2018)
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Pujian mengalir untuk Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera. Keberanian Susi menenggelamkan kapal yang melakukan illegal fishing atau pencurian ikan dinilai sangat berani.

"Kami apresiasi keberanian Menteri Susi menenggelamkan kapal-kapal yang curi ikan itu. Itulah yang membuat orang gemetar," ujar Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini saat membuka diskusi tentang nelayan dan kelautan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (1/2/2018).

Menurut Jazuli, seharusnya laut Indonesia yang luas memberikan kontribusi berarti bagi nelayan dan penerimaan negara. Namun, hal itu tidak terjadi di Indonesia.

Sumber daya perikanan di laut Indonesia, menurut dia, justru banyak dicuri. Oleh karena itu, kebijakan penenggelaman kapal dirasa perlu dilakukan untuk memberikan efek jera.

"Kami support gerakan Ibu Susi ini sebagai bentuk keberpihakan kepada rakyat. Makanya, kalau ada menteri lain yang tidak berpihak kepada rakyat, kita tenggelamkan juga," kata Jazuli.

(Baca juga: "Ibu Susi Kalau Kerja Bleng, Bleng, Bleng, Selesai...")

Meski demikian, Fraksi PKS juga tetap mengkritik pemerintah yang masih mengimpor garam. Padahal, menurut Jazuli, Indonesia memiliki luas laut yang sangat luas.

"Ada celetukan, laut kita luas, tetapi kenapa masih harus impor garam? Apakah karena untuk kebutuhan rakyat atau ada spekulan? Ini juga harus dijawab," ucap Jazuli.

Saat ini, kebijakan penenggelaman kapal illegal fishing justru dinilai oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sudah cukup.

Kementerian Kelautan dan Perikanan diminta untuk menyudahi aksi penenggelaman kapal dan fokus untuk meningkatkan ekspor sektor kelautan dan perikanan.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkes Wacanakan Sertifikat Vaksinasi untuk Syarat Bepergian, Epidemiolog: Itu Berbahaya Sekali

Menkes Wacanakan Sertifikat Vaksinasi untuk Syarat Bepergian, Epidemiolog: Itu Berbahaya Sekali

Nasional
Antisipasi Gempa Susulan, Mensos Risma Minta Warga Hindari Tepi Pantai di Sulbar

Antisipasi Gempa Susulan, Mensos Risma Minta Warga Hindari Tepi Pantai di Sulbar

Nasional
Pulihkan Industri Pariwisata, Wapres: Pemerintah Siapkan Basis Data Terpadu bagi UMKM

Pulihkan Industri Pariwisata, Wapres: Pemerintah Siapkan Basis Data Terpadu bagi UMKM

Nasional
UPDATE: Bertambah 15 di Jerman, Total 2.813 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Bertambah 15 di Jerman, Total 2.813 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Banjir, TNI AU Terbangkan Pesawat ke Kalsel

Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Banjir, TNI AU Terbangkan Pesawat ke Kalsel

Nasional
Gempa Susulan Bermagnitudo 5,0 Guncang Majene, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Susulan Bermagnitudo 5,0 Guncang Majene, Tak Berpotensi Tsunami

Nasional
Calon Tunggal Kapolri Komjen Listyo: Antara Tantangan, Respons Positif KPK, dan Dukungan Rekan Sejawat

Calon Tunggal Kapolri Komjen Listyo: Antara Tantangan, Respons Positif KPK, dan Dukungan Rekan Sejawat

Nasional
Sepekan Ini, Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Catat Rekor 3 Hari Berturut-turut

Sepekan Ini, Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Catat Rekor 3 Hari Berturut-turut

Nasional
Menkes Wacanakan Penerima Vaksin Covid-19 Dapat Sertifikat, Bisa Jadi Syarat Bepergian

Menkes Wacanakan Penerima Vaksin Covid-19 Dapat Sertifikat, Bisa Jadi Syarat Bepergian

Nasional
Analisis dan Catatan BMKG soal Gempa Majene, Rentetan Sejarah, hingga Potensi Gempa Susulan

Analisis dan Catatan BMKG soal Gempa Majene, Rentetan Sejarah, hingga Potensi Gempa Susulan

Nasional
Jokowi: Saya Akan Terus Pantau Perkembangan Bencana di Tanah Air

Jokowi: Saya Akan Terus Pantau Perkembangan Bencana di Tanah Air

Nasional
UPDATE: Hingga Sabtu Dini Hari, 189 Orang Dirawat Akibat Gempa Mamuju, 637 Orang Luka Ringan di Majene

UPDATE: Hingga Sabtu Dini Hari, 189 Orang Dirawat Akibat Gempa Mamuju, 637 Orang Luka Ringan di Majene

Nasional
Saat Kedekatan Komjen Listyo dan Presiden Jokowi Disorot...

Saat Kedekatan Komjen Listyo dan Presiden Jokowi Disorot...

Nasional
UPDATE: Hingga Pukul 20.00 WIB, 42 Orang Meninggal Akibat Gempa Mamuju dan Majene

UPDATE: Hingga Pukul 20.00 WIB, 42 Orang Meninggal Akibat Gempa Mamuju dan Majene

Nasional
Polri Kirim Pesawat hingga Personel untuk Bantu Penanganan Gempa di Sulawesi Barat

Polri Kirim Pesawat hingga Personel untuk Bantu Penanganan Gempa di Sulawesi Barat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X