Setya Novanto Ingin Hadirkan Ganjar Pranowo di Sidang E-KTP

Kompas.com - 31/01/2018, 22:10 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (16/12/2017) Kompas.com/YOGA SUKMANAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (16/12/2017)
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto ingin menghadirkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai saksi dalam persidangan kasus e-KTP.

Hal tersebut disampaikan Setya Novanto usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (31/1/2018). Novanto hari ini diperiksa sebagai saksi untuk Dirut PT Quadra Solution, Anang Sugiana Sudihardjo.

Novanto berharap bisa menghadirkan Ganjar di sidang.

"Ya, mudah-mudahanlah," kata Setya Novanto.

"Nanti kita lihatlah ya," tambah Novanto.

Baca juga : Namanya Hilang di Dakwaan Setya Novanto, Ini Kata Ganjar Pranowo

Sebelumnya, nama Ganjar Pranowo sempat beberapa kali disebut dalam persidangan kasus e-KTP. Dia pun disebut menerima aliran dana dari proyek e-KTP. Belakangan, saat perkara Novanto disidangkan, nama Ganjar justru hilang dari surat dakwaan Novanto bersama beberapa politisi PDI-P lainnya.

Ganjar sudah membantah dirinya menerima uang 500.000 dollar AS dari Andi Narogong.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, dalam pemeriksaan Novanto hari ini KPK mengonfirmasi peran-peran dan pengetahuan Novanto dalam proyek e-KTP, termasuk soal masalah aliran dana.

"Karena posisi pemeriksaan adalah yang bersangkutan sebagai saksi, tentu yang dilihat dan ia ketahui misalnya terkait dengan pertemuan-pertemuan kita tanya lagi," ujar Febri.

"Kita masih perlu secara formil untuk melakukan pengambilan keterangan di sana, termasuk juga soal aliran dana tentu kita klarifikasi dan kita konfirmasi lagi, dan apa yang dilakukan pertemuan-pertemuan dengan pihak lain juga kita klarifikasi," ujar Febri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menko PMK Minta E-Warong Bantu Sosialisasikan Pentingnya Gizi Anak

Menko PMK Minta E-Warong Bantu Sosialisasikan Pentingnya Gizi Anak

Nasional
Dalam RUU Cipta Kerja, Pesangon PHK Ditanggung oleh Pengusaha dan Pemerintah

Dalam RUU Cipta Kerja, Pesangon PHK Ditanggung oleh Pengusaha dan Pemerintah

Nasional
Ketua Komisi III DPR: Suksesnya KPK Tak Bisa Diukur dari Banyaknya Orang yang Ditangkap

Ketua Komisi III DPR: Suksesnya KPK Tak Bisa Diukur dari Banyaknya Orang yang Ditangkap

Nasional
Bawaslu: 224 Calon Petahana Berpotensi Salah Gunakan Netralitas ASN di Pilkada

Bawaslu: 224 Calon Petahana Berpotensi Salah Gunakan Netralitas ASN di Pilkada

Nasional
KPK Catat 397 Pejabat Politik Terjerat Korupsi Sejak 2004 hingga Mei 2020

KPK Catat 397 Pejabat Politik Terjerat Korupsi Sejak 2004 hingga Mei 2020

Nasional
Muhadjir Kunjungi RSUD di Pekalongan yang Baru Punya 18 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Muhadjir Kunjungi RSUD di Pekalongan yang Baru Punya 18 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Nasional
ICW Sebut Kinerja KPK Menurun, Anggota Komisi III: Jangan Lihat dari Penindakan Saja

ICW Sebut Kinerja KPK Menurun, Anggota Komisi III: Jangan Lihat dari Penindakan Saja

Nasional
Kemendagri: Masyarakat Bisa Cetak E-KTP Mandiri di Mesin seperti ATM

Kemendagri: Masyarakat Bisa Cetak E-KTP Mandiri di Mesin seperti ATM

Nasional
Komnas Perempuan Minta Agar di RUU PKS Penahanan Kepala Daerah Tak Perlu Izin Presiden/Menteri

Komnas Perempuan Minta Agar di RUU PKS Penahanan Kepala Daerah Tak Perlu Izin Presiden/Menteri

Nasional
Satgas: Menekan Angka Kematian Covid-19 Dimulai Lewat Meminimalkan Penularan

Satgas: Menekan Angka Kematian Covid-19 Dimulai Lewat Meminimalkan Penularan

Nasional
Kontras Nilai Penempatan Eks Tim Mawar Menjauhkan Mandat Reformasi

Kontras Nilai Penempatan Eks Tim Mawar Menjauhkan Mandat Reformasi

Nasional
Kepala Bakamla: Pelanggaran Kapal Cina di Perairan Indonesia Perlu Ditindak Cepat

Kepala Bakamla: Pelanggaran Kapal Cina di Perairan Indonesia Perlu Ditindak Cepat

Nasional
UPDATE: Kasus Covid-19 Lewati 280.000 dan Jokowi yang Siapkan Perpres Vaksin...

UPDATE: Kasus Covid-19 Lewati 280.000 dan Jokowi yang Siapkan Perpres Vaksin...

Nasional
KPK Hanya Tindak 6 Kasus Korupsi dalam 6 Bulan Pertama 2020, Berikut Daftarnya...

KPK Hanya Tindak 6 Kasus Korupsi dalam 6 Bulan Pertama 2020, Berikut Daftarnya...

Nasional
UPDATE 30 September: Total 1.542 WNI Positif Covid-19, Bertambah di Bahama, Kuwait, dan Rusia

UPDATE 30 September: Total 1.542 WNI Positif Covid-19, Bertambah di Bahama, Kuwait, dan Rusia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X