Kompas.com - 31/01/2018, 17:13 WIB
Basuki Tjahaja Purnama dan istrinya Veronica Tan di Istana Negara, Rabu (19/11/2014). KOMPAS.COM/SABRINA ASRILBasuki Tjahaja Purnama dan istrinya Veronica Tan di Istana Negara, Rabu (19/11/2014).
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Persidangan gugatan cerai Basuki Tjahaja Purnama terhadap istrinya Veronica Tan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara telah dimulai, Rabu (31/1/2018).

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI ) Reza Indragiri Amriel menyoroti kuasa asuh anak keduanya.

"Memang yang paling merisaukan adalah nasib anak-anak mereka nantinya. Apalagi konon kabar yang ada, masing-masing pihak memperebutkan kuasa asuh anak," ujar Reza kepada Kompas.com, Senin.

Prinsipnya, hakim akan menilai kesiapan sekaligus kecakapan masing-masing pihak dalam hal menjalankan peran pengasuhan anak.

Baca juga : Rumah Tangga Ahok dan Veronica Bermasalah Sejak 7 Tahun Lalu

Salah satu yang pasti akan dinilai adalah tempat tinggal ayah atau ibu dalam menjalankan peran pengasuhan anak.

Soal ini, lanjut Reza, posisi Basuki atau yang akrab disapa Ahok kurang menguntungkan. Sebab, saat ini Ahok masih mendekam di penjara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penjara tidak layak dihuni anak-anak. Itu karena penjara  dianggap sebagai tempat untuk kriminal yang tengah diasingkan dari masyarakat. Anak, di sisi  lain, adalah manusia suci  yang tidak sepantasnya dicemari oleh penjahat di hotel prodeo," ujar Reza.

Meski demikian, karena Ahok tidak dikurung di penjara umum, mungkin saja pihak berwenang menambah fasilitas di sana agar lebih eksklusif sehingga Ahok dan anak-anaknya bisa tinggal bersama, meski ini sulit dan kecil kemungkinannya.

Baca juga : Fifi: Gugatan Cerai Bukan Politik Tingkat Dewanya Ahok

Di lain pihak, posisi Veronica tidak serta-merta berada dalam posisi yang lebih kuat untuk mendapat hak anak. Pasalnya, hakim akan mengungkap alasan perceraian terjadi.

Oleh sebab itu, Reza berharap sidang perceraian Ahok dengan Veronica tetap berjalan dengan mengutamakan prinsip pemenuhan hak anak.

"Khusus tentang kuasa asuh, buatlah kesepakatan di luar persidangan. Meminjam perkataan Kak Seto, Ketum LPAI, 'Cobalah untuk tetap berteman, bermitra untuk urusan pengasuhan'," ujar Reza.

Kesepakatan seperti itu diharapkan akan lebih memuaskan Ahok dan Veronica. Yang terpenting, cara itu lebih memungkinkan akan terpenuhinya kepentingan terbaik anak-anak Ahok dan Veronica secara maksimal.

Kompas TV Perayaan Natal Ahok di Rutan Mako Brimob
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Danjen Teguh Muji: Kopassus Bukan Prajurit Hebat, tapi Terlatih

Danjen Teguh Muji: Kopassus Bukan Prajurit Hebat, tapi Terlatih

Nasional
Moeldoko Klaim Stranas PK Berhasil Dorong Efisiensi Penyaluran Bansos dan JKN di Masa Pandemi

Moeldoko Klaim Stranas PK Berhasil Dorong Efisiensi Penyaluran Bansos dan JKN di Masa Pandemi

Nasional
207 Perwira Baru Perkuat TNI AU

207 Perwira Baru Perkuat TNI AU

Nasional
Pembahasan RUU IKN, Pansus Akan Soroti soal Pemerintahan Baru hingga Nasib Jakarta

Pembahasan RUU IKN, Pansus Akan Soroti soal Pemerintahan Baru hingga Nasib Jakarta

Nasional
KPK-Kejaksaan Tangkap Buron Deni Gumelar yang Rugikan Negara Rp 18,57 Miliar

KPK-Kejaksaan Tangkap Buron Deni Gumelar yang Rugikan Negara Rp 18,57 Miliar

Nasional
Tekankan Izin Investasi Bebas dari Korupsi, Jokowi: Jangan Sampai Investor Kapok

Tekankan Izin Investasi Bebas dari Korupsi, Jokowi: Jangan Sampai Investor Kapok

Nasional
Paspampres Kirim Bansos ke Korban Erupsi Semeru hingga Gelar Khitanan Massal

Paspampres Kirim Bansos ke Korban Erupsi Semeru hingga Gelar Khitanan Massal

Nasional
Mayjen Teguh Muji Angkasa Resmi Jadi Komandan Kopassus

Mayjen Teguh Muji Angkasa Resmi Jadi Komandan Kopassus

Nasional
Ketua Pansus Targetkan RUU IKN Disahkan pada Awal Tahun 2022

Ketua Pansus Targetkan RUU IKN Disahkan pada Awal Tahun 2022

Nasional
Tak Diundang Pelantikan Eks Pegawai KPK Jadi ASN Polri, Pimpinan KPK: Mereka Orang Bebas..

Tak Diundang Pelantikan Eks Pegawai KPK Jadi ASN Polri, Pimpinan KPK: Mereka Orang Bebas..

Nasional
Menlu: Setiap Negara Harus Memiliki Kesempatan yang Sama untuk Pulih dari Covid-19

Menlu: Setiap Negara Harus Memiliki Kesempatan yang Sama untuk Pulih dari Covid-19

Nasional
Bamsoet Targetkan Kajian Amendemen UUD 1945 Rampung April 2022

Bamsoet Targetkan Kajian Amendemen UUD 1945 Rampung April 2022

Nasional
Majelis Hakim Perintahkan Mark Sungkar Dipenjara

Majelis Hakim Perintahkan Mark Sungkar Dipenjara

Nasional
LaporCovid-19 Sebut Kasus NIK Ganda dan Terpakai Orang Lain Masih Jadi Hambatan Warga Dapatkan Vaksinasi

LaporCovid-19 Sebut Kasus NIK Ganda dan Terpakai Orang Lain Masih Jadi Hambatan Warga Dapatkan Vaksinasi

Nasional
Hari Antikorupsi, Wapres Ma'ruf Minta Hukuman Tegas ke Setiap Pelaku Korupsi

Hari Antikorupsi, Wapres Ma'ruf Minta Hukuman Tegas ke Setiap Pelaku Korupsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.