Kompas.com - 29/01/2018, 18:32 WIB
Bendahara Umum PAN Nasrullah (paling kiri), Komisioner KPU Wahyu Setiawan, dan Wakil Bendahara Umum Wa Ode Nur Zainabdi Kantor KPU, Jakarta, Senin (29/1/2018) Kompas.com/ Rakhmat Nur HakimBendahara Umum PAN Nasrullah (paling kiri), Komisioner KPU Wahyu Setiawan, dan Wakil Bendahara Umum Wa Ode Nur Zainabdi Kantor KPU, Jakarta, Senin (29/1/2018)
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) memenuhi syarat verifikasi faktual di tingkat pusat.

PAN resmi lolos setelah dua orang pengurusnya, yakni Bendahara Umum Nasrullah dan Wakil Bendahara Umum Wa Ode Nur Zainab, hadir di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Senin (29/1/2018).

"DPP PAN per hari ini memenuhi syarat dari sebelumnya belum memenuhi syarat (BMS) jadi memenuhi syarat (MS)," kata anggota tim verifikasi KPU Wahyu Setiawan di Kantor KPU, Jakarta, Senin (29/1/2018).

Nasrullah mengucapkan terima kasih kepada KPU yang memberi kesempatan kepada PAN untuk memenuhi syarat lolos verifikasi faktual.

(Baca juga: PKS Lolos Verifikasi Faktual Tingkat Pusat)

Ia mengaku sedang berada di luar negeri saat KPU berkunjung ke Kantor DPP PAN untuk melakukan verifikasi faktual.

"Kemarin kebetulan saya ada acara di luar negeri dan hari ini baru bisa balik. Sempat ada miskomunikasi sempat katanya bisa pakai video call. Tapi karena enggak bisa saya tetap ikuti regulasi dan saya hormat terhadap peraturan KPU," kata Nasrullah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Wa Ode sebelumnya tak hadir karena sakit. Namun, ia menyempatkan hadir ke KPU hari ini untuk memenuhi syarat kelolosan.

"PAN siap maju untuk Pemilu 2019," kata Nasrullah.

(Baca juga: Partai Gerindra Lolos Verifikasi Faktual di Tingkat Pusat)

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menlu Harap Negara-negara Lain Pertimbangkan Indonesia Keluar dari Red List Dunia

Menlu Harap Negara-negara Lain Pertimbangkan Indonesia Keluar dari Red List Dunia

Nasional
Komnas HAM Minta Polda Tingkatkan Jaminan Keamanan untuk Nakes di Papua

Komnas HAM Minta Polda Tingkatkan Jaminan Keamanan untuk Nakes di Papua

Nasional
Nama Azis Syamsuddin di Pusaran Kasus Korupsi...

Nama Azis Syamsuddin di Pusaran Kasus Korupsi...

Nasional
Wapres: Program Pemerintah Saat ini Membangun SDM Unggul dan Kreatif

Wapres: Program Pemerintah Saat ini Membangun SDM Unggul dan Kreatif

Nasional
Wapres: Riset dan Inovasi Penting untuk Kemajuan Ekonomi Negara

Wapres: Riset dan Inovasi Penting untuk Kemajuan Ekonomi Negara

Nasional
Soal Azis Syamsuddin Ditahan KPK, Airlangga Hartarto: Golkar Sedang Kaji secara Mendalam

Soal Azis Syamsuddin Ditahan KPK, Airlangga Hartarto: Golkar Sedang Kaji secara Mendalam

Nasional
Syukur Tak Berhasrat Rasuah Dibuah

Syukur Tak Berhasrat Rasuah Dibuah

Nasional
Menko PMK: Perkawinan Anak Meningkat Selama Pandemi, Sungguh Memprihatinkan

Menko PMK: Perkawinan Anak Meningkat Selama Pandemi, Sungguh Memprihatinkan

Nasional
Airlangga Hartarto dan Muhaimin Iskandar Jalan Pagi Bareng, Sinyal Koalisi Golkar-PKB di Pemilu 2024?

Airlangga Hartarto dan Muhaimin Iskandar Jalan Pagi Bareng, Sinyal Koalisi Golkar-PKB di Pemilu 2024?

Nasional
Ogah Banyak Komentar soal Azis Syamsuddin Ditahan KPK, Airlangga Tugaskan F-Golkar DPR Beri Penjelasan

Ogah Banyak Komentar soal Azis Syamsuddin Ditahan KPK, Airlangga Tugaskan F-Golkar DPR Beri Penjelasan

Nasional
Satgas Siapkan 123 Relawan Prokes untuk Dukung Pelaksanaan PON XX di Jayapura

Satgas Siapkan 123 Relawan Prokes untuk Dukung Pelaksanaan PON XX di Jayapura

Nasional
Menanti Respons Ketum Golkar Setelah Azis Syamsuddin Ditahan KPK sebagai Tersangka Suap

Menanti Respons Ketum Golkar Setelah Azis Syamsuddin Ditahan KPK sebagai Tersangka Suap

Nasional
Profil Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, Tersangka Penyuap Eks Penyidik KPK Rp 3,1 Miliar

Profil Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, Tersangka Penyuap Eks Penyidik KPK Rp 3,1 Miliar

Nasional
Jadi Tersangka Suap, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Punya Harta Rp 100 Miliar

Jadi Tersangka Suap, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Punya Harta Rp 100 Miliar

Nasional
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Ditangkap Paksa KPK karena Mangkir dengan Alasan Isoman

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Ditangkap Paksa KPK karena Mangkir dengan Alasan Isoman

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.