Jokowi Akan Tinjau Langsung Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Kompas.com - 22/01/2018, 17:47 WIB
Presiden Joko Widodo (memberikan sambutan saat menghadiri acara Muktamar ke-12 Jamiyyah Ahlit Thariqah Al Mutabarah An Nahdliyyah (JATMAN) di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (15/1). Selain menghadiri acara tersebut, presiden juga diagendakan menyerahkan sejumlah bantuan sosial kepada masyarakat sekitar Kabupaten Pekalongan, di antaranya Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/18 Harviyan Perdana PutraPresiden Joko Widodo (memberikan sambutan saat menghadiri acara Muktamar ke-12 Jamiyyah Ahlit Thariqah Al Mutabarah An Nahdliyyah (JATMAN) di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (15/1). Selain menghadiri acara tersebut, presiden juga diagendakan menyerahkan sejumlah bantuan sosial kepada masyarakat sekitar Kabupaten Pekalongan, di antaranya Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/18
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo akan bertolak ke Asia Selatan dan Asia Tengah pada Rabu (24/1/2018). Selama lima hari, Jokowi dijadwalkan akan mengunjungi lima negara yakni Sri Lanka, India, Pakistan, Bangladesh, dan Afghanistan.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyatakan, dalam lawatannya kali ini Presiden akan membawa berbagai isu, salah satunya terkait agenda kemanusiaan di Bangladesh.

"Presiden Jokowi mengunjungi penampungan pengungsi di Cox’s Bazar di Bangladesh," ujar Juru Bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir seperti dikutip dari laman Sekretariat Kebinet, Jakarta, Senin (22/1/2018).

Kemenlu mengatakan bahwa Cox’s Bazar adalah tempat penampungan ribuan pengungsi Rohingya yang berasal dari Rakhine State, Myanmar.

(Baca juga: Bangladesh Tampung Lebih dari 1 Juta Pengungsi Rohingya)

Sementara itu Direktur Asia Selatan dan Tengah Kementerian Luar Negeri RI, Ferdy Nico Yohannes Piay mengatakan, Indonesia ingin mendorong diplomasi kemanusiaan di Rakhine State.

Sejak awal, tutur dia, Indonesia sangat berperan dalam upaya mengatasi dan memberikan solusi atas masalah pengungsi dari Rakhine State.

"Menurut rencana sekiranya situasi dan kondisi memungkinkan, telah diagendakan dan akan diupayakan agar Presiden dapat melakukan kunjungan ke kamp pengungsi untuk melihat langsung keadaannya," kata Ferdy.

Adapun agenda kunjungan ke beberapa negara lainnya yakni terkait dengan kerja sama ekonomi dan bisnis.

Khusus untuk Afghanistan, Presiden akan membawa isu diplomasi perdamaian.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 9 Mei: Pasien Sembuh Covid-19 Capai 1.568.277 Orang

UPDATE 9 Mei: Pasien Sembuh Covid-19 Capai 1.568.277 Orang

Nasional
UPDATE: Tambah 86.846 Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 15.201.727

UPDATE: Tambah 86.846 Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 15.201.727

Nasional
UPDATE 9 Mei: Bertambah 3.922 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.713.684

UPDATE 9 Mei: Bertambah 3.922 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.713.684

Nasional
Lakpesdam PBNU Nilai Soal-Soal TWK Pegawai KPK Ngawur dan Tidak Profesional

Lakpesdam PBNU Nilai Soal-Soal TWK Pegawai KPK Ngawur dan Tidak Profesional

Nasional
Muhaimin Iskandar Singgung Pemerintah yang Larang Masyarakat Mudik tetapi Izinkan WNA Masuk

Muhaimin Iskandar Singgung Pemerintah yang Larang Masyarakat Mudik tetapi Izinkan WNA Masuk

Nasional
Indonesia Kecam Pengusiran Paksa Warga Palestina oleh Polisi Israel Saat Tarawih di Masjid Al Aqsa

Indonesia Kecam Pengusiran Paksa Warga Palestina oleh Polisi Israel Saat Tarawih di Masjid Al Aqsa

Nasional
Muhammadiyah Sayangkan Ada Pertanyaan 'Bersedia Lepas Jilbab' dalam Tes Wawasan Kebangsaan KPK

Muhammadiyah Sayangkan Ada Pertanyaan 'Bersedia Lepas Jilbab' dalam Tes Wawasan Kebangsaan KPK

Nasional
SKB 3 Menteri soal Seragam Sekolah Dibatalkan, Komnas HAM: Kami Hormati, tetapi...

SKB 3 Menteri soal Seragam Sekolah Dibatalkan, Komnas HAM: Kami Hormati, tetapi...

Nasional
Jadi Plt Ketum, Sunan Kalijaga Siap Bawa PKPI Berjaya dan Ikut Pemilu 2024

Jadi Plt Ketum, Sunan Kalijaga Siap Bawa PKPI Berjaya dan Ikut Pemilu 2024

Nasional
UPDATE: 4.538 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Bertambah 8 Orang

UPDATE: 4.538 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Bertambah 8 Orang

Nasional
157 WNA China Masuk Indonesia, Begini Kata Kemenkumham

157 WNA China Masuk Indonesia, Begini Kata Kemenkumham

Nasional
Jadi Plt Ketum PKPI, Sunan Kalijaga: Saya Kaget Luar Biasa

Jadi Plt Ketum PKPI, Sunan Kalijaga: Saya Kaget Luar Biasa

Nasional
76 Pekerja Migran Indonesia Berhasil Bebas Setelah Disekap Perusahaan di Kamboja

76 Pekerja Migran Indonesia Berhasil Bebas Setelah Disekap Perusahaan di Kamboja

Nasional
Ketua DPR Tinjau Penerapan Larangan Mudik di 3 Provinsi

Ketua DPR Tinjau Penerapan Larangan Mudik di 3 Provinsi

Nasional
Kemen PPPA Usul Agar Perempuan Lebih Banyak Terima Bantuan Presiden Usaha Mikro

Kemen PPPA Usul Agar Perempuan Lebih Banyak Terima Bantuan Presiden Usaha Mikro

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X