Ini Alasan Jokowi Beli Chopperland...

Kompas.com - 20/01/2018, 13:17 WIB
Chopperland Jokowi yang dibeli dari Elders Garage. IstimewaChopperland Jokowi yang dibeli dari Elders Garage.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

BOGOR, KOMPAS.com -- Presiden Joko Widodo mempunyai alasan khusus mengapa ia membeli motor modifikasi chopperland.

"Presiden sebenarnya ingin meningkatkan brand value anak bangsa," ujar Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Negara Bey Triadi Machmudin di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (20/1/2018).

Motor yang awalnya merupakan motor asal Inggris, Royal Enfield Bullet 350cc tersebut, kemudian dimodifikasi oleh putra-putra Indonesia.

Motor tersebut digarap dua bengkel modifikasi terkenal, yakni Elders Garage dan Kick Ass Chopper. Kedua bengkel tersebut berdomisili di Jakarta dan boleh dibilang adalah bengkel modifikasi terkemuka.

Bey melanjutkan, Presiden Jokowi sebenarnya sudah beberapa kali melakukan sesuatu demi mendorong peningkatan brand value karya anak banga.

"Bukan baru sekarang saja Presiden mendorong karya anak bangsa. Contohnya pas saat menikmati kopi di Sejiwa Kopi Bandung atau minum kopi di Aming Coffee Pontianak. Sebelumnya di Kopi Tuku," ujar Bey.

Apalagi, jika karya anak bangsa itu memiliki peluang menjelajahi pasar internasional, Jokowi pasti akan mendukungnya.

Diberitakan, Presiden Jokowi membeli satu unit motor Royal Enfield Bullet 350cc bergaya chopper. Motor itu dibeli dengan harga Rp 140 juta dan didahului dengan membayar DP 50 persen.

Kini, motor itu sudah lunas. Para modifikator pun telah menyerahkan motor tersebut ke Presiden Jokowi di kediamannya, Paviliun Bayu Rini, Kompleks Istana Presiden Bogor.

Meski demikian, acara penyerahan motor tersebut berlangsung tertutup dari publikasi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bamsoet Jamin Tetap 'All Out' Dukung Jokowi jika Jadi Ketua Umum Golkar

Bamsoet Jamin Tetap "All Out" Dukung Jokowi jika Jadi Ketua Umum Golkar

Nasional
Jelang HUT OPM, Tim Intelijen Polri Analisis Peta Kerawanan di Papua

Jelang HUT OPM, Tim Intelijen Polri Analisis Peta Kerawanan di Papua

Nasional
Apkasi Ingatkan Pemerintah Berhati-hati soal Rencana ASN Kerja dari Rumah

Apkasi Ingatkan Pemerintah Berhati-hati soal Rencana ASN Kerja dari Rumah

Nasional
Tak Kerja Full Time, Staf Khusus Jokowi Dapat Gaji Rp 51 Juta

Tak Kerja Full Time, Staf Khusus Jokowi Dapat Gaji Rp 51 Juta

Nasional
Menpan-RB Tegaskan Gaji ASN Tak Dipangkas meski Kerja dari Rumah

Menpan-RB Tegaskan Gaji ASN Tak Dipangkas meski Kerja dari Rumah

Nasional
Jika Dihidupkan Lagi, KKR Diharapkan Dapat Ungkap Pelanggaran HAM Berat Suatu Rezim

Jika Dihidupkan Lagi, KKR Diharapkan Dapat Ungkap Pelanggaran HAM Berat Suatu Rezim

Nasional
Pengamat: Aklamasi Bukan Tradisi Munas Golkar

Pengamat: Aklamasi Bukan Tradisi Munas Golkar

Nasional
Menpan RB Dukung ASN Kerja di Rumah, asal Kinerja Tetap Maksimal

Menpan RB Dukung ASN Kerja di Rumah, asal Kinerja Tetap Maksimal

Nasional
Pencegahan Radikalisme Jadi Materi Bimbingan Pranikah

Pencegahan Radikalisme Jadi Materi Bimbingan Pranikah

Nasional
Tujuh Staf Khusus Milenial Presiden Jokowi Wajib Lapor Kekayaan? Ini Kata KPK

Tujuh Staf Khusus Milenial Presiden Jokowi Wajib Lapor Kekayaan? Ini Kata KPK

Nasional
Politisi Golkar Nilai Masa Jabatan Presiden 3 Periode Bisa Ciptakan Otoritarian

Politisi Golkar Nilai Masa Jabatan Presiden 3 Periode Bisa Ciptakan Otoritarian

Nasional
Polri Sebut Akan Copot Firli Bahuri Sebelum Dilantik sebagai Ketua KPK

Polri Sebut Akan Copot Firli Bahuri Sebelum Dilantik sebagai Ketua KPK

Nasional
KBRI Kuala Lumpur Belum Dengar Ada Penusukan terhadap Suporter Indonesia

KBRI Kuala Lumpur Belum Dengar Ada Penusukan terhadap Suporter Indonesia

Nasional
Tokoh Senior Golkar Nilai Partai Lain Sulit Punya Kandidat Ketum Lebih dari Satu

Tokoh Senior Golkar Nilai Partai Lain Sulit Punya Kandidat Ketum Lebih dari Satu

Nasional
BKKBN Usul Hasil Sertifikasi Perkawinan Berbentuk Rekomendasi

BKKBN Usul Hasil Sertifikasi Perkawinan Berbentuk Rekomendasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X