Daryatmo Ingin Hanura Akur, Kubu Oesman Sapta Diminta Bergabung

Kompas.com - 18/01/2018, 13:48 WIB
Plt Ketua Umum Partai Hanura Marsekal Madya TNI (Purn) Daryatmo (tengah) didampingi Sekjen Sarifuddin Sudding (kiri), Ketua Dewan Penasihat Chairudin Ismail (kedua kiri) dan Waketum Nurdin Tampubolon (kedua kanan) menghadiri Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Hanura di kantor DPP Partai Hanura, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (18/1). Munaslub Partai Hanura yang dihadiri perwakilan dari 27 pengurus DPD se Indonesia tersebut diantaranya mengagendakan pemberhentian Ketua Umum Oesman Sapta Odang dan pemillihan ketua umum yang baru. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc/18.Indrianto Eko Suwarso Plt Ketua Umum Partai Hanura Marsekal Madya TNI (Purn) Daryatmo (tengah) didampingi Sekjen Sarifuddin Sudding (kiri), Ketua Dewan Penasihat Chairudin Ismail (kedua kiri) dan Waketum Nurdin Tampubolon (kedua kanan) menghadiri Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Hanura di kantor DPP Partai Hanura, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (18/1). Munaslub Partai Hanura yang dihadiri perwakilan dari 27 pengurus DPD se Indonesia tersebut diantaranya mengagendakan pemberhentian Ketua Umum Oesman Sapta Odang dan pemillihan ketua umum yang baru. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc/18.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Hanura kubu Syarifuddin Sudding, Marsekal Madya (Purn) Daryatmo, membuka diri untuk menjalin konsolidasi dengan Oesman Sapta Odang (OSO).

"Saya sebagai orang yang lebih muda daripada beliau, beliau adalah senior saya. Kapanpun saya siap untuk ketemu beliau kalau perlu setelah ini saya ketemu beliau," ujarnya usai Munaslub Partai Hanura di Kantor DPP Hanura, Cilangkap, Kamis (18/1/2018).

Selama 35 tahun berkarir di TNI AU kata Daryatmo, ia dibesarkan dalam suasana yang sangat damai.

Oleh karena itu, saat mengetahui Hanura sedang dilanda prahara internal, ia mengaku tak menghendaki situasi itu.

Daryatmo ingin pasca Munaslub tidak ada lagi kubu-kubuan di dalam Partai Hanura. Oleh karena itu, ia siap untuk membuka pintu lebar untuk kubu OSO.

(Baca juga: Oesman Sapta Dituduh Selewengkan Uang Partai Hanura Rp 200 Miliar)

"Maka kami mengajak kawan kawan semuanya kembalilah dalam kapal besar Partai Hanura. Kita adalah satu keluarga, satu cita-cita, dan satu semangat membesarkan partai," kata dia.

Daryatmo mengaku menerima permintaan 27 DPD dan 401 DPC untuk jadi Ketua Umum Partai Hanura karena memilki tanggung jawab membenahi partai.

Ia mengaku, sebagai mantan prajurit, tidak akan bisa menolak amanah atau perintah untuk memegang tanggung jawab sebagai Ketua Umum Partai Hanura.

Sebelum diangkat sebagai Ketua Umum Partai Hanura, Marsekal Madya (Purn) Daryatmo menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Hanura.

Selain itu, Marsekal Madya (Purn) Daryatmo juga sempat ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum di tengah gonjang ganjing prahara Hanura.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorDiamanty Meiliana
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X