Kompas.com - 17/01/2018, 10:09 WIB
Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa ketika ditemui di Auditorium TMPNU Kalibata, Jakarta, Kamis (4/1/2018). KOMPAS.com/ MOH NADLIRMenteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa ketika ditemui di Auditorium TMPNU Kalibata, Jakarta, Kamis (4/1/2018).
|
EditorDiamanty Meiliana

JAKARTA, KOMPAS.com - Khofifah Indar Parawansa mengucapkan selamat kepada Idrus Marham yang menggantikan dirinya sebagai Menteri Sosial.

Khofifah mengaku sudah berkomunikasi dengan Idrus, Rabu (17/1/2018) pagi, sebelum dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.

Seiring dengan ucapan selamat itu, Khofifah juga berpesan agar apa yang telah ia kerjakan selama menjabat sebagai Menteri Sosial dapat dilanjutkan oleh Idrus.

"Ya saya ingatkan, yang harus disiapkan dengan baik itu adalah setiap tanggal 25 beras sejahtera (Rastra) dan bantuan pangan harus diterima rakyat," ujar Khofifah di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu pagi.

Selain itu, Khofifah sekaligus mengingatkan Idrus untuk memantau penuh pencairan dana Program Keluarga Harapan yang jatuh pada 1 Februari 2018 mendatang.

"Mudah-mudahan seluruh kinerja yang sudah kita capai akan diteruskan dengan baik oleh Pak Idrus," ujar Khofifah.

(Baca juga: Profil Idrus Marham, Menteri Sosial yang Baru)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Khofifah menambahkan, ia merasa bahagia telah diberikan kesempatan Presiden Joko Widodo untuk membantu sebagai Menteri Sosial selama sekitar tiga tahun terakhir.

Khofifah merasa pengalamannya sebagai Mensos sangat berguna bagi cita-citanya ke depan jika terpilih menjadi Gubernur Jawa Timur.

"Alhamdulilah saya sempat mendapatkan kepercayaan dari Presiden melalui jabatan Mensos. Saya rasa ini pengalaman yang membahagiama  bagi saya bisa menyapa komunitas penyandang kesejahteraan sosial di Indonesia," ujar Khofifah.

Diberitakan, Presiden melantik empat pejabat negara, Rabu pagi.

Presiden melantik Idrus Marham sebagai Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa yang saat ini berstatus sebagai calon gubernur Jawa Timur.

Selain itu, Presiden juga melantik Agum Gumelar sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Presiden juga melantik Jenderal TNI (Purn) Moeldoko sebagai Kepala Kantor Staf Presiden menggantikan Teten Masduki.

Terakhir, Presiden melantik Marsekal Madya TNI Yuyu Sutisna menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Udara.

Kompas TV Partai Golkar menunjuk Idrus Marham untuk menjabat sebagai pelaksana tugas ketua umum partai Golkar

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia, Jokowi Harap Herd Immunity Segera Terbentuk

10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia, Jokowi Harap Herd Immunity Segera Terbentuk

Nasional
Survei SMRC: Mayoritas Pemilih Jokowi dan Prabowo Ingin Presiden Tetap 2 Periode

Survei SMRC: Mayoritas Pemilih Jokowi dan Prabowo Ingin Presiden Tetap 2 Periode

Nasional
UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Capai 13.737, Tertinggi Sejak 30 Januari 2021

UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Capai 13.737, Tertinggi Sejak 30 Januari 2021

Nasional
Presiden Didesak Batalkan Pemberhentian 51 Pegawai KPK

Presiden Didesak Batalkan Pemberhentian 51 Pegawai KPK

Nasional
Kasus Covid-19 Melonjak, Ngabalin Sebut akibat Banyak Warga Tak Patuhi Larangan Mudik

Kasus Covid-19 Melonjak, Ngabalin Sebut akibat Banyak Warga Tak Patuhi Larangan Mudik

Nasional
Soal Usul Lockdown, Ngabalin Sebut Jokowi Punya Pertimbangan Khusus

Soal Usul Lockdown, Ngabalin Sebut Jokowi Punya Pertimbangan Khusus

Nasional
Cerita Novel Baswedan Sudah Ingin Mundur dari KPK Sejak 2019

Cerita Novel Baswedan Sudah Ingin Mundur dari KPK Sejak 2019

Nasional
UPDATE 20 Juni: 12.239.706 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 20 Juni: 12.239.706 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 20 Juni: 89.183 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE 20 Juni: 89.183 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 20 Juni: Sebaran 13.737 Kasus Baru Covid-19, 5.582 di Jakarta

UPDATE 20 Juni: Sebaran 13.737 Kasus Baru Covid-19, 5.582 di Jakarta

Nasional
UPDATE 20 Juni: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 121.684

UPDATE 20 Juni: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 121.684

Nasional
UPDATE 20 Juni: Ada 142.719 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 20 Juni: Ada 142.719 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 20 Juni: Tambah 6.385, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 1.792.528 Orang

UPDATE 20 Juni: Tambah 6.385, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 1.792.528 Orang

Nasional
UPDATE 20 Juni: Tambah 371, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 54.662

UPDATE 20 Juni: Tambah 371, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 54.662

Nasional
UPDATE: Tambah 13.737, Kini Ada 1.989.909 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Tambah 13.737, Kini Ada 1.989.909 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X