Kapolri: Anggaran Pengamanan Pilkada 2018 Baru 60 Persen Terpenuhi

Kompas.com - 15/01/2018, 23:19 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian ketika ditemui di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (15/1/2018). KOMPAS.com/ MOH NADLIRKapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian ketika ditemui di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (15/1/2018).
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengungkapkan bahwa anggaran pengamanan Pilkada Serentak 2018 di 171 daerah belum 100 persen terpenuhi.

"Kami harap dukungan dari Kementerian Dalam Negeri, baru 60 persen masalah anggaran yang sudah dipenuhi pemda-pemda," ujar Tito di kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (15/1/2018).

Tito pun meminta Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo untuk mengingatkan pemerintah daerah untuk segera mengalokasikan anggaran yang dibutuhkan Polri.

"Kami minta tolong Pak Mendagri untuk mengingatkan pemda-pemda. Kami beri datanya, agar pemda yang belum mengalokasikan anggarannya agar dipenuhi," ucap dia.

(Baca juga: Anggaran Pilkada 2018 Rp 20 Triliun, Tujuan Efisiensi Dianggap Belum Tercapai)

Sementara itu, Tjahjo mengatakan bahwa secara prinsip dana cukup tercukupi. Hanya saja, konsentrasi anggaran pemerintah untuk penyelenggara pilkada, yakni KPU dan Bawaslu.

"Memang dana buat keamanan ini enggak penuh. Tapi yang saya dengar Menteri Keuangan telah menyediakan anggaran yang diperlukan oleh Kepolisian, kalau terjadi sesuatu," kata Tjahjo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tjahjo pun berjanji akan terus memantau ketersediaan anggaran pengamanan pilkada di daerah-daerah yang rawan pada kontestasi demokrasi di daerah tersebut.

"Kami terus memonitor, mudah-mudahan daerah yang kategori rawan bisa dipenuhi anggarannya," kata dia.

(Baca juga: Anggaran Pilkada 2018 Rp 20 Triliun, Perludem Ingatkan Transparansi Penggunaannya)

Sebanyak 171 daerah terdiri dari 17 provinsi dan 154 kabupaten/kota akan menyelenggarakan Pilkada Serentak 2018.

Total anggaran Pilkada 2018 yang telah disepakati yaitu Rp 11,4 triliun. Ada sejumlah daerah dengan anggaran terbesar yakni Jawa Barat Rp 1,2 triliun, Provinsi Jawa Tengah Rp 990 miliar, Jawa Timur Rp 870 miliar, dan Papua Rp 850 miliar.

Sedangkan, untuk pengamanan seluruh wilayah tersebut, Polri sendiri mengusulkan anggaran pengamanan pilkada serentak 2018 hingga Rp 2,17 triliun.

Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasal Integrasi Lembaga Riset dalam UU Cipta Kerja Digugat ke MK

Pasal Integrasi Lembaga Riset dalam UU Cipta Kerja Digugat ke MK

Nasional
Kepala LAN: Birokrasi Harus Tinggalkan Cara Kerja Lama untuk Tingkatkan Efektivitas

Kepala LAN: Birokrasi Harus Tinggalkan Cara Kerja Lama untuk Tingkatkan Efektivitas

Nasional
Koopgabsus Tricakti TNI Sebut 7 Teroris Poso Tewas Sepanjang 2021

Koopgabsus Tricakti TNI Sebut 7 Teroris Poso Tewas Sepanjang 2021

Nasional
Propam Tunggu Izin MA untuk Periksa Irjen Napoleon atas Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece

Propam Tunggu Izin MA untuk Periksa Irjen Napoleon atas Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece

Nasional
Ombudsman Temukan Masalah Pendataan Terkait Vaksinasi Covid-19

Ombudsman Temukan Masalah Pendataan Terkait Vaksinasi Covid-19

Nasional
Kemenkes Pastikan Jemaah Umrah Akan Dapat 'Booster' Vaksin Covid-19

Kemenkes Pastikan Jemaah Umrah Akan Dapat "Booster" Vaksin Covid-19

Nasional
Ombudsman Minta Koordinasi Terkait Distribusi Vaksin Covid-19 Dibenahi

Ombudsman Minta Koordinasi Terkait Distribusi Vaksin Covid-19 Dibenahi

Nasional
Pratu Ida Bagus Gugur Ditembak Saat Amankan Pendaratan Heli untuk Angkut Jenazah Nakes

Pratu Ida Bagus Gugur Ditembak Saat Amankan Pendaratan Heli untuk Angkut Jenazah Nakes

Nasional
Satgas: Covid-19 Kembali Melonjak di Sejumlah Negara dengan Kasus Aktif di Bawah 1 Persen

Satgas: Covid-19 Kembali Melonjak di Sejumlah Negara dengan Kasus Aktif di Bawah 1 Persen

Nasional
Dukung Indonesia Jadi Pusat Vaksin Global, Anggota Komisi IX Harap Ada Manfaat bagi Bidang Farmasi

Dukung Indonesia Jadi Pusat Vaksin Global, Anggota Komisi IX Harap Ada Manfaat bagi Bidang Farmasi

Nasional
Raker dengan DPD, Risma Paparkan 2 Pilar Strategi Kemensos Tangani Kemiskinan

Raker dengan DPD, Risma Paparkan 2 Pilar Strategi Kemensos Tangani Kemiskinan

Nasional
Pihak Kemenag Akan ke Arab Saudi untuk Diplomasi soal Umrah

Pihak Kemenag Akan ke Arab Saudi untuk Diplomasi soal Umrah

Nasional
Aturan Lengkap PPKM Level 2 di Luar Jawa-Bali hingga 4 Oktober 2021

Aturan Lengkap PPKM Level 2 di Luar Jawa-Bali hingga 4 Oktober 2021

Nasional
UPDATE 21 September: Ada 393.404 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 21 September: Ada 393.404 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Satgas: Jika Tak Mendesak Lebih Baik di Rumah

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Satgas: Jika Tak Mendesak Lebih Baik di Rumah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.