Fakta Seputar Pilkada NTT: Perang Bintang

Kompas.com - 12/01/2018, 18:26 WIB
Pilkada Nusa Tenggara Timur diikuti empat pasangan calon yakni pasangan pertama, Esthon Leyloh Foenay dan Christian Rotok yang diusung Gerindra dan PAN. Pasangan kedua, Benny Kabur Harman dan Benny Alexander Litelnoni yang diusung Demokrat, PKPI dan PKS. Pasangan ketiga, Marianus Sae dan Emelia Julia Nomleni yang diusung PDI Perjuangan dan PKB. Pasangan terakhir, Victor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi yang diusung Golkar, Nasdem dan Hanura. TRIBUNNEWS/KOMPAS.COM/ANTARA FOTOPilkada Nusa Tenggara Timur diikuti empat pasangan calon yakni pasangan pertama, Esthon Leyloh Foenay dan Christian Rotok yang diusung Gerindra dan PAN. Pasangan kedua, Benny Kabur Harman dan Benny Alexander Litelnoni yang diusung Demokrat, PKPI dan PKS. Pasangan ketiga, Marianus Sae dan Emelia Julia Nomleni yang diusung PDI Perjuangan dan PKB. Pasangan terakhir, Victor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi yang diusung Golkar, Nasdem dan Hanura.

Esthon Leyloh Foenay lahir di Kupang, 3 Agustus 1950. Pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi NTT itu mengawali kariernya sebagai tenaga honorer di Pemerintah Provinsi NTT.

Ia kemudian menempuh studi Strata 1 Fakultas Peternakan (Fapet) Undana tahun 1979 dan menjadi pegawai negeri sipil (PNS) pada Setda Provinsi NTT sejak tahun 1976.

Eshton pernah maju di dalam Cagub NTT periode 2003-2008, tapi kalah oleh pasangan Piet Tallo-Frans Lebu Raya. Tahun 2008, ia menjadi calon wakil gubernur mendampingi Frans Lebu Raya dan menang dalam Pilkada itu.

Pasangan Eshton, Christian Rotok adalah mantan Bupati Manggarai selama dua periode, yakni 2005-2010 dan 2010-2015. Christian disebut-sebut sebagai kepala daerah yang cukup berhasil membuka Kabupaten Manggarai dari keterisolasian.

Sosok Benny Kabur Harman cukup dikenal di tingkat nasional. Ia telah malang melintang sebagai praktisi hukum dan politikus.

Baca juga : Penuhi Persyaratan KPU, 4 Paslon Gubernur NTT Lolos ke Tahap Berikut

Pendidikan awal kebanyakan ia jalani di kampung halaman. Selepas SMA tahun 1987, ia merantau ke Malang dan menempuh pendidikan Strata 1 di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya.

Ia kemudian melanjutkan Magister Hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia Jakarta tahun 1997. Pendidikan terakhirnya dijalani tahun 2006, yakni Doktor di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Saat ini pria asal Pulau Flores tersebut menduduki posisi sebagai anggota Komisi II DPR RI. Ia juga merupakan anggota Fraksi Partai Demokrat.

Pasangan Benny, Benny Alexander Litelnoni adalah pria asal Niki-niki, Amanuban Tengah, Timor Tengah Selatan, NTT, 5 Agustus 1956. Saat ini, ia masih menjabat Wakil Gubernur NTT sejak 16 Juli 2013 mendampingi gubernur Frans Lebu Raya.

Alexander pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Timor Tengah Selatan yang mendampingi bupati Paul Victor Roland Mella sejak 6 Maret 2009 hingga 16 Juli 2013.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X