Putusan MK, Nasdem Yakin Tetap Lolos Verifikasi Faktual

Kompas.com - 11/01/2018, 17:49 WIB
Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Nasdem, Johnny G Plate di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/11/2016) KOMPAS.com/Nabilla TashandraAnggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Nasdem, Johnny G Plate di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/11/2016)
|
EditorDiamanty Meiliana

JAKARTA, KOMPAS.com – Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate optimis partainya lolos verifikasi faktual menyusul putusan Mahkamah Konstitusi ( MK) yang mengabulkan uji materi Pasal 173 ayat (1) dan (3) Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Dengan adanya putusan MK ini, maka partai politik (parpol) yang telah ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2014 tetap harus menjalani verifikasi faktual untuk lolos sebagai peserta Pemilu 2019.

Sebelum adanya putusan ini, Nasdem dan parpol peserta Pemilu 2014 hanya diverifikasi faktual di daerah otonom baru (DOB).

“Bagi Nasdem (putusan MK) tidak ada masalahnya. Kami siap ikut pemilu (2019),” kata Johnny ditemui di sela-sela diskusi di Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Lebih lanjut Johnny menuturkan, infrastruktur Nasdem sudah 100 persen berdiri mulai dari tingkat pusat (DPP) hingga kabupaten/kota dan di kecamatan.

(Baca juga: Konsekuensi Putusan MK soal Verifikasi Faktual, KPU Harus Kerja Lebih Berat)

 

Bahkan, lanjut dia, Nasdem juga memiliki infrastruktur lebih dari 80 persen di tingkat desa-desa.

Sementara itu, mengenai masalah keanggotaan, Johnny menuturkan partainya memenuhi syarat minimal keanggotaan.

Selama proses uji materi berlangsung, Bapilu Nasdem juga terus membenahi data-data keanggotaan. Sehingga dia yakin, dapat memenuhi syarat minimal.

“Memang ada masalah sebelumnya yang belum punya KTP. Tetapi bagi yang belum punya KTP bisa menggunakan surat keterangan. Sehingga kalau KPU mau verifikasi silakan kapan saja. Semakin cepat, semakin baik karena jadwal pemilu semakin ketat,” tutur Johnny.

Adapun untuk DOB di Kalimantan Utara (Kaltara), dia mengatakan infrastruktur dan keanggotaannya juga sudah siap. Sebab, daerah tersebut merupakan pemekaran dari Kalimantan Timur.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepengurusan Gerindra 2020-2025: Fadli Zon, Sandiaga Uno, hingga Edhie Prabowo Jadi Wakil Ketua Dewan Pembina

Kepengurusan Gerindra 2020-2025: Fadli Zon, Sandiaga Uno, hingga Edhie Prabowo Jadi Wakil Ketua Dewan Pembina

Nasional
Jika Perppu tentang Pilkada Kembali Diterbitkan, KPU Usulkan 5 Hal Ini

Jika Perppu tentang Pilkada Kembali Diterbitkan, KPU Usulkan 5 Hal Ini

Nasional
UPDATE 19 September: Sebaran 4.168 Kasus Baru Covid-19 di 34 Provinsi, Tertinggi di DKI Jakarta

UPDATE 19 September: Sebaran 4.168 Kasus Baru Covid-19 di 34 Provinsi, Tertinggi di DKI Jakarta

Nasional
KPK Siap Selidiki Keterlibatan Nama Lain dalam Kasus Jaksa Pinangki

KPK Siap Selidiki Keterlibatan Nama Lain dalam Kasus Jaksa Pinangki

Nasional
Sebelum Positif Covid-19, Komisioner KPU Pramono Ubaid Berkunjung ke Makassar dan Depok

Sebelum Positif Covid-19, Komisioner KPU Pramono Ubaid Berkunjung ke Makassar dan Depok

Nasional
Kebijakan KBK Picu Lonjakan Layanan Tidak Langsung di FKTP

Kebijakan KBK Picu Lonjakan Layanan Tidak Langsung di FKTP

Nasional
Soal Kemungkinan Pilkada Ditunda, Ketua KPU: Belum Ada Pikiran Itu

Soal Kemungkinan Pilkada Ditunda, Ketua KPU: Belum Ada Pikiran Itu

Nasional
Senin Depan, Bareskrim Periksa 12 Saksi Kasus Kebakaran Kejagung

Senin Depan, Bareskrim Periksa 12 Saksi Kasus Kebakaran Kejagung

Nasional
UPDATE 19 September: Ada 107.863 Kasus Suspek Covid-19 di Tanah Air

UPDATE 19 September: Ada 107.863 Kasus Suspek Covid-19 di Tanah Air

Nasional
Setelah Arief Budiman, Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi Positif Covid-19

Setelah Arief Budiman, Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi Positif Covid-19

Nasional
UPDATE 19 September: 44.543 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 19 September: 44.543 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
Kasus Baru Covid-19 Bertambah 4.168, Indonesia Kembali Catat Rekor Kasus Harian

Kasus Baru Covid-19 Bertambah 4.168, Indonesia Kembali Catat Rekor Kasus Harian

Nasional
UPDATE 19 September: Bertambah 3.576, Pasien Covid-19 yang Sembuh Jadi 174.350

UPDATE 19 September: Bertambah 3.576, Pasien Covid-19 yang Sembuh Jadi 174.350

Nasional
UPDATE 19 September: Bertambah 112, Pasien Covid-19 yang Meninggal Jadi 9.448 Orang

UPDATE 19 September: Bertambah 112, Pasien Covid-19 yang Meninggal Jadi 9.448 Orang

Nasional
UPDATE 19 September: Bertambah 4.168, Kini Ada 240.687 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE 19 September: Bertambah 4.168, Kini Ada 240.687 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X