Kompas.com - 10/01/2018, 18:58 WIB
Pelaksana Tugas Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus Marham di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraPelaksana Tugas Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus Marham di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12/2017).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorDiamanty Meiliana

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Golkar memastikan tidak akan menunggu revisi UU MD3 untuk menunjuk kadernya sebagai Ketua DPR pengganti Setya Novanto.

Sekjen Golkar Idrus Marham mengatakan, pengisian kursi Ketua DPR yang kosong bisa dilakukan kapan saja, namun Golkar masih menunggu momentum.

"Pak Airlangga (Ketum Golkar) sangat berkepentingan," ujarnya ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Menurut Idrus, Airlangga ingin agar pergantian Ketua DPR memberikan dampak signifikan kepada peningkatan kinerja lembaga legislatif tersebut yang kerap disorot tajam publik.

Termasuk, antara lain, meminta agar ada kepastian tugas Pansus KPK rampung sesegera mungkin.

(Baca juga: Golkar Disarankan Pilih Ketua DPR dari Luar Pansus KPK)

 

Golkar mengancam akan menarik diri dari Pansus KPK bila tak ada kejelasan kapan kerja Pansus akan rampung.

"Harus selesai pada masa persidangan ini dan apabila tak diselesaikan tidak diakhiri, Golkar berdasarkan arahan Pak Airlangga harus ditarik dari Pansus," kata Idrus.

Airlangga Hartarto, kata Idrus, tak ingin Pansus nantinya memperlemah KPK, termasuk merekomendasikan revisi UU KPK lebih jauh, apalagi sampai membuat rekomendasi pembubaran KPK.

Hal itu dianggap tidak sesuai dengan era baru kepemimpinan Golkar di bawah komando Airlangga yang ingin mengembalikan citra Golkar sebagai partai yang bersih.

"Kami ingin itu cepat selesai. Kenapa? Karena ini Pansus sudah lama berjalan dan belum menunjukkam tanda akan berakhir. Partai Golkar tak ingin ini dipolitisir dan berorientasi akan memperlemah KPK," ucap Idrus.

Kompas TV Partai Golkar akan menarik semua anggota fraksinya ke luar dari pansus KPK.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kuasa Hukum Terdakwa Kasus 'Unlawful Killing' Minta Kliennya Berikan Kesaksian yang Jujur

Kuasa Hukum Terdakwa Kasus "Unlawful Killing" Minta Kliennya Berikan Kesaksian yang Jujur

Nasional
Bupati Nonaktif Langkat Punya Kerangkeng Manusia di Rumahnya, Anggota DPR: Jahatnya Enggak Ketulungan

Bupati Nonaktif Langkat Punya Kerangkeng Manusia di Rumahnya, Anggota DPR: Jahatnya Enggak Ketulungan

Nasional
Periksa 13 Saksi, KPK dalami Aliran Uang Terkait Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur di Buru Selatan

Periksa 13 Saksi, KPK dalami Aliran Uang Terkait Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur di Buru Selatan

Nasional
Minta Polri Usut Pernyataan Edy Mulyadi, Majelis Adat Dayak: Jangan Biarkan Masyarakat Bertindak Sendiri

Minta Polri Usut Pernyataan Edy Mulyadi, Majelis Adat Dayak: Jangan Biarkan Masyarakat Bertindak Sendiri

Nasional
Polri Masih Usut Dugaan Perbudakan dalam Kerangkeng Rumah Bupati Nonaktif Langkat

Polri Masih Usut Dugaan Perbudakan dalam Kerangkeng Rumah Bupati Nonaktif Langkat

Nasional
Wapres Minta Sertifikasi Halal bagi UMKM Dipermudah

Wapres Minta Sertifikasi Halal bagi UMKM Dipermudah

Nasional
KPK Geledah Rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin

KPK Geledah Rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin

Nasional
Naik Satu Poin, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2021 Jadi 38

Naik Satu Poin, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2021 Jadi 38

Nasional
KPU Segera Terbitkan SK Waktu Pemungutan Suara Pemilu 2024

KPU Segera Terbitkan SK Waktu Pemungutan Suara Pemilu 2024

Nasional
KSP akan Pastikan Bupati Langkat Dihukum Seberat-beratnya soal Kerangkeng Manusia

KSP akan Pastikan Bupati Langkat Dihukum Seberat-beratnya soal Kerangkeng Manusia

Nasional
RI-Singapura Teken Kerja Sama Investasi Senilai 9,2 Miliar Dolar AS

RI-Singapura Teken Kerja Sama Investasi Senilai 9,2 Miliar Dolar AS

Nasional
Polisi Sebut Warga Dikerangkeng di Rumah Bupati Nonaktif Langkat atas Izin Keluarga

Polisi Sebut Warga Dikerangkeng di Rumah Bupati Nonaktif Langkat atas Izin Keluarga

Nasional
Polri Ralat Jumlah Korban Bentrokan di Sorong, 18 Orang Meninggal Dunia

Polri Ralat Jumlah Korban Bentrokan di Sorong, 18 Orang Meninggal Dunia

Nasional
KSAD Sebut TNI AD Akan Lebih Dulu Pindah ke IKN Nusantara

KSAD Sebut TNI AD Akan Lebih Dulu Pindah ke IKN Nusantara

Nasional
 Indonesia-Singapura Teken Perjanjian Ekstradisi, Cegah Tindak Pidana Lintas Negara

Indonesia-Singapura Teken Perjanjian Ekstradisi, Cegah Tindak Pidana Lintas Negara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.