Kompas.com - 09/01/2018, 16:59 WIB
Presiden Jokowi saat berada di Bendungan Raknamo Kupang, NTT, Selasa (9/1/2017) KOMPAS.com/Sigiranus Marutho BerePresiden Jokowi saat berada di Bendungan Raknamo Kupang, NTT, Selasa (9/1/2017)
|
EditorSabrina Asril

KUPANG, KOMPAS.com - Presiden  Joko Widodo meresmikan beroperasinya Bendungan Raknamo di Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (9/1/2018).

"Dengan mengucap bismillahirrohmanirohim, dengan nama Tuhan yang Maha Pengasih Juga Penyayang, saya resmikan pengisian air di Bendungan Raknamo di NTT," ujar Jokowi.

Sebagai simbolisasi beroperasinya bendungan ini, Jokowi bersama-sama Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menekan tombol sirine.

Presiden mengapresiasi beroperasinya bendungan ini. Sebab, sebenarnya bendungan ini diprediksi bakal rampung 2019. Namun, rupanya dapat rampung lebih cepat dari perkiraan.

Baca juga : Jokowi Janji Bangun Bendungan Sejak Menjabat Gubernur DKI Jakarta

"Saya titip Pak Gubernur, Bupati, Wali Kota dan masyarakat sekitar waduk, mari kita bersama -sama menjaga merawat infrastruktur kita dengan baik," lanjut Jokowi.

Bendungan Raknamo adalah bendungan pertama yang rampung dari sebanyak 49 bendungan yang direncanakan dibangun oleh pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bendungan tersebut juga merupakan bendungan pertama yang dilakukan groundbreaking oleh Presiden Jokowi dari 49 bendungan tersebut, yakni 20 Desember 2014 silam.

Bahkan, Bendungan Raknamo ini  juga merupakan bendungan pertama yang selesai pengerjaannya dari tujuh bendungan yang dibangun pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla di NTT.

Bendungan Raknamo memiliki tinggi 37 meter dan memiliki kapasitas sebesar 14 juta meter kubik. Pembangunan bendungan yang juga dapat menghasilkan listrik sebesar 0,22 MW itu menghabiskan anggaran Rp 760 miliar.

Kompas TV Korban tidak bisa berenang di sungai yang memiliki kedalaman lima meter.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Menkes, Ini Tiga Vaksin Covid-19 yang Disiapkan untuk Anak 5-11 Tahun

Kata Menkes, Ini Tiga Vaksin Covid-19 yang Disiapkan untuk Anak 5-11 Tahun

Nasional
Menkes Sebut Obat Molnupiravir Digunakan untuk Cegah Pasien Covid-19 Dirawat di RS

Menkes Sebut Obat Molnupiravir Digunakan untuk Cegah Pasien Covid-19 Dirawat di RS

Nasional
Zulhas Sebut PAN Tak Mau Terapkan Politik Gincu yang Minim Substansi

Zulhas Sebut PAN Tak Mau Terapkan Politik Gincu yang Minim Substansi

Nasional
Di Depan Kader PAN, Sutrisno Bachir: Kalau Mau Partai Besar, Harus Turun ke Bawah

Di Depan Kader PAN, Sutrisno Bachir: Kalau Mau Partai Besar, Harus Turun ke Bawah

Nasional
Menkes Sebut Vaksin AstraZeneca Hasil Hibah di Yogyakarta Mendekati Kedaluwarsa

Menkes Sebut Vaksin AstraZeneca Hasil Hibah di Yogyakarta Mendekati Kedaluwarsa

Nasional
Panglima TNI Kirim 30 Nakes ke Sumedang untuk Percepatan Penanganan Covid-19

Panglima TNI Kirim 30 Nakes ke Sumedang untuk Percepatan Penanganan Covid-19

Nasional
Vaksinasi Dosis Ketiga Ditarget 2022, Sasar Lansia dan Kelompok Defisiensi Imunitas

Vaksinasi Dosis Ketiga Ditarget 2022, Sasar Lansia dan Kelompok Defisiensi Imunitas

Nasional
Panglima TNI Perintahkan Jajarannya Waspadai Potensi Lonjakan Kasus Covid-19

Panglima TNI Perintahkan Jajarannya Waspadai Potensi Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional
Ketua DPR Minta BSSN Segera Berbenah Pasca-peretasan

Ketua DPR Minta BSSN Segera Berbenah Pasca-peretasan

Nasional
Jokowi: Kemitraan ASEAN dan Korsel Harus Fokus pada Ekonomi Hijau dan Digital

Jokowi: Kemitraan ASEAN dan Korsel Harus Fokus pada Ekonomi Hijau dan Digital

Nasional
Situs Judi dan Pornografi Online belum Ditutup, Polisi Masih Lakukan Pengembangan

Situs Judi dan Pornografi Online belum Ditutup, Polisi Masih Lakukan Pengembangan

Nasional
Di KTT, Jokowi Sebut ASEAN Tak Ingin Terjebak Rivalitas dengan China

Di KTT, Jokowi Sebut ASEAN Tak Ingin Terjebak Rivalitas dengan China

Nasional
Dewas Proses Laporan Novel terhadap Lili Pintauli Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

Dewas Proses Laporan Novel terhadap Lili Pintauli Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

Nasional
Pemerintah Diminta Kaji Lagi Rencana PCR Jadi Syarat Semua Moda Transportasi

Pemerintah Diminta Kaji Lagi Rencana PCR Jadi Syarat Semua Moda Transportasi

Nasional
Wamenkes Minta Masyarakat Tak Larut dalam Euforia Penurunan Kasus Covid-19

Wamenkes Minta Masyarakat Tak Larut dalam Euforia Penurunan Kasus Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.