Polri Awasi Anggotanya yang Ikut Pilkada agar Tak Ganggu Netralitas

Kompas.com - 08/01/2018, 16:58 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraKadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto berharap tidak ada calon kepala daerah dari Polri yang memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan politik. Ia memastikan agar tak ada satu pun anggota yang memengaruhi rekannya di kesatuan dan mengganggu netralitas Polri.

"Dengan anggota kemungkinan ada hubungan emosional, itu biasa. Tapi kan tidak bisa dia menggerakkan anggota," ujar Setyo di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (8/1/2018).

"Kami juga diikat dengan kode etik. Kami tidak boleh berpolitik praktis," lanjut dia.

Oleh karena itu, Polri akan menurunkan petugas dari Divisi Profesi dan Pengamanan Polri. Jika ada anggotanya yang nakal dan berusaha memengaruhi netralitas Polri, akan ditindak.

Baca juga: Kapolri Mutasi Anak Buahnya yang "Nyalon" di Pilkada Serentak

"Kita punya Propam untuk mengawasi itu," kata Setyo.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menerbitkan surat telegram rahasia terkait mutasi perwira Polri yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Mereka dimutasi ke luar jabatan struktural.

Adapun perwira yang akan ikut pilkada adalah Irjen Safaruddin untuk Pilkada Kalimantan Timur, Irjen Anton Charliyan untuk Pilkada Jawa Barat, Irjen Murad Ismail untuk Pilkada Maluku, dan AKBP Marselis Sarimin untuk Pilkada Manggarai Timur.

Safaruddin dimutasi dari posisinya sebagai kapolda Kalimantan Timur menjadi perwira tinggi Badan Intelijen Keamanan Polri dalam rangka pensiun. Kapolri menunjuk Brigjen (Pol) Priyo Widyanto sebagai pengganti Safaruddin. Priyo sebelumnya merupakan kapolda Jambi.

Baca juga: Pesan Kapolri untuk Anton Charliyan yang Maju Jadi Cawagub Jabar

Kemudian, Anton Charliyan yang kini menjabat sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Sespimti Sespim Lemdiklat Polri. Posisinya digantikan Irjen Sigit Sudarmanto.

Murad Ismail yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Korps Brimob Polri dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Brimob Korbrimob Polri. Posisinya akan digantikan  Brigjen Rudy Sufahriadi yang sebelumnya menjabat kapolda Sulawesi Tengah.

Sementara Marselis Sarimin yang merupakan kapolres Manggarai dimutasi menjadi perwira menengah Polda NTT.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komisi I Belum Menerima Draf Perpres tentang Pelibatan TNI Atasi Terorisme

Komisi I Belum Menerima Draf Perpres tentang Pelibatan TNI Atasi Terorisme

Nasional
Tenaga Medis Pasien Covid-19 akan Difasilitasi Swab Test Gratis

Tenaga Medis Pasien Covid-19 akan Difasilitasi Swab Test Gratis

Nasional
Cegah Penularan Covid-19, Kemkominfo Himbau Masyarakat Ingat 3M

Cegah Penularan Covid-19, Kemkominfo Himbau Masyarakat Ingat 3M

Nasional
JK: Stok Darah di PMI Menurun hingga 50 Persen

JK: Stok Darah di PMI Menurun hingga 50 Persen

Nasional
Doni Monardo: Paling Berat dari Pilkada adalah Adanya Kerumunan

Doni Monardo: Paling Berat dari Pilkada adalah Adanya Kerumunan

Nasional
JK Minta Masyarakat Tak Takut Donasikan Darah di Tengah Pandemi

JK Minta Masyarakat Tak Takut Donasikan Darah di Tengah Pandemi

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pelaksanaan Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pelaksanaan Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
Bencana Hidrometeorologi Melanda Sukabumi, Bogor, hingga Singkawang

Bencana Hidrometeorologi Melanda Sukabumi, Bogor, hingga Singkawang

Nasional
UPDATE 22 September: 4.156 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

UPDATE 22 September: 4.156 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Nasional
Kemenkes Rekomendasikan Tiga Jenis Masker untuk Masyarakat

Kemenkes Rekomendasikan Tiga Jenis Masker untuk Masyarakat

Nasional
Wapres: Dosen Harus Keluar dari Gaya Konvensional dalam Pembelajaran Daring

Wapres: Dosen Harus Keluar dari Gaya Konvensional dalam Pembelajaran Daring

Nasional
Doni Monardo Sebut Persentase Kasus Aktif dan Kematian akibat Covid-19 Turun dalam Sepekan Terakhir

Doni Monardo Sebut Persentase Kasus Aktif dan Kematian akibat Covid-19 Turun dalam Sepekan Terakhir

Nasional
IDI Minta Kapasitas Pelayanan Kesehatan Ditambah Seiring Meningkatnya Kasus Covid-19

IDI Minta Kapasitas Pelayanan Kesehatan Ditambah Seiring Meningkatnya Kasus Covid-19

Nasional
Menlu Retno: 20-30 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tersedia pada 2020

Menlu Retno: 20-30 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tersedia pada 2020

Nasional
Satgas Minta Anggota Keluarga yang Memiliki Komorbid Dipisahkan dari yang Muda

Satgas Minta Anggota Keluarga yang Memiliki Komorbid Dipisahkan dari yang Muda

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X