Apa Kabar Laporan Marzuki Alie terhadap 3 Terdakwa E-KTP?

Kompas.com - 08/01/2018, 14:55 WIB
Mantan Ketua DPR Marzuki Alie usai diperiksa KPK di Jakarta, Senin (8/1/2018). KOMPAS.com/IHSANUDDINMantan Ketua DPR Marzuki Alie usai diperiksa KPK di Jakarta, Senin (8/1/2018).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Marzuki Alie, sempat melaporkan tiga terdakwa kasus korupsi pengadaan proyek e-KTP ke Bareskrim Polri.

Mereka adalah dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri, Irman dan Sugiharto, serta pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Laporan tersebut diajukan ke Bareskrim Polri dengan nomor bukti lapor TBL/171/III/2017 pada Maret 2017.

Marzuki merasa nama baiknya dicemarkan karena dalam dakwaan ia disebut mendapatkan dana proyek E-KTP sebesar Rp 20 miliar.

Namun, menurut Marzuki, hingga kini, polisi belum menindaklanjuti laporannya itu.

Baca juga: Marzuki Alie: Tak Ada Ribut-ribut Bahas Anggaran e-KTP

Hal ini disampaikan Marzuki kepada wartawan usai diperiksa KPK sebagai saksi kasus E-KTP, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (8/1/2018).

"Bareskrim tidak bisa menindaklanjuti karena yang bersangkutan sudah jadi tersangka dan sudah ditahan di KPK," kata Marzuki Alie.

"Katanya ada kesepakatan kalau ada kasus korupsi yang didahulukan kasus korupsinya. Sehingga laporan saya itu ditunda," tambah dia.

Baca: Marzuki Alie Bantah Terima Duit E-KTP

Marzuki Alie tidak mempermasalahkan langkah Bareskrim itu.

"Saya bilang ke Bareskrim. Mereka nanti sudah masuk penjara semua dan saya tidak ada sesuatu, saya maafkan semua," kata politisi Demokrat ini.

Marzuki kembali menegaskan bahwa ia sama sekali tidak terlibat dalam proses pembahasan e-KTP pada 2014 lalu. Oleh karena itu, dia tidak terima apabila dituduh demikian.

"Kalau saya masih dituduh juga saya minta tindak lanjut Bareskrim," kata Marzuki.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X