Gubernur Zumi Zola Jalani Pemeriksaan dalam Kasus R-APBD Jambi 2018

Kompas.com - 05/01/2018, 11:57 WIB
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi di gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/1/2018). 

Zumi akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Pemprov Jambi 2018.

Ketika ditanya, Zumi tak banyak bicara soal pemeriksaannya pada hari ini. 

"Nanti ya setelah pemeriksaan," kata Zumi.

Ia langsung masuk ke gedung KPK.

Baca: Keterlibatan Gubernur Zumi Zola di Kasus APBD Jambi, KPK Minta Publik Sabar

Selain Zumi Zola, KPK juga memeriksa Ketua DPRD Jambi Cornelius Buston. Sama halnya dengan Zumi, Cornelius enggan memberikan keterangan perihal pemeriksaannnya dan langsung masuk ke gedung KPK.

Pada hari ini, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Wakil Ketua DPRD Jambi Zoerman Manap dan pihak swasta bernama Ali Tonang.

Keduanya diperiksa untuk tersangka Asisten Daerah Bidang III Jambi Saifudin.

Sebelumnya, KPK juga telah memeriksa Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar sebagai saksi untuk tersangka Saifudin.

Baca juga: Kata Plt Sekda Jambi Saat Ditanya soal Gubernur Zumi Zola di Kasus Suap DPRD

Fachrori mengaku tak tahu-menahu soal suap yang dilakukan jajarannya ke anggota DPRD Jambi. 

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) tim KPK di Jambi dan Jakarta pada 28 November 2017.

Saat itu, tim KPK menangkap sejumlah orang, termasuk anak buah Gubernur Zumi Zola dan menetapkan empat orang sebagai tersangka dugaan suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Pemprov Jambi 2018.

Empat orang itu adalah Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Erwan, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jambi Arfan, Asisten Daerah Bidang III Jambi Saifudin, serta seorang anggota DPRD Jambi dari Fraksi PAN, Supriyono.

Baca juga: KPK Belum Bisa Pastikan Periksa Zumi Zola Terkait Suap DPRD Jambi

Dari tangan mereka, KPK mengamankan barang bukti uang Rp 4,7 miliar.

Uang tersebut diduga bagian dari total Rp 6 miliar dari pihak Pemprov Jambi untuk "uang ketok" pengesahan R-APBD Pemprov Jambi 2018 di DPRD Jambi.

Erwan Malik selaku Plt Sekda Jambi telah membeberkan kepada penyidik KPK tentang dugaan peran dan keterlibatan atasannya, Gubernur Zumi Zola, dalam kasus ini.

Kompas TV Komisi Pemberantasan Korupsi masih membuka kemungkinan memeriksa Gubernur Jambi Zumi Zola dalam kasus dugaan suap R-APBD.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.