Pilkada Kaltim, Kapolda Bantah Kriminalisasi Wali Kota Samarinda

Kompas.com - 04/01/2018, 17:24 WIB
Kepala Polda Kalimantan Timur Irjen Safaruddin saat ditemui di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/1/2018). KOMPAS.com/AMBARANIE NADIAKepala Polda Kalimantan Timur Irjen Safaruddin saat ditemui di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/1/2018).
|
EditorDiamanty Meiliana

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolda Kalimantan Timur Irjen Safaruddin membantah pemeriksaan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang berkaitan dengan dirinya.

Jaang diperiksa dalam kasus dugaan pemerasan dan pencucian uang atas terbitnya Surat Keputusan (SK) Nomor 551.21/083/HK-KS/II/2016 tentang Penetapan Pengelola dan Struktur Tarif Parkir pada Area Parkir Pelabuhan Peti Kemas, Palaran, atas nama KSU PDIB.

Menurut dia, kasus tersebut merupakan pengembangan dari kasus lama di Samarinda yang ditangani Polri.

"Ini kan sudah kasus lama juga masalah saber pungli. Ini tuh baru selesai sidang," ujar Safaruddin di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/1/2018).

Safaruddin mengatakan, kasus tersebut tidak muncul tiba-tiba.

Kemungkinan Polri mengembangkan fakta-fakta persidangan sehingga melakukan permintaan keterangan kepada saksi lain. Termasuk Jaang.

"Kan kasus ini ramai juga di persidangan," kata Safaruddin.

(Baca juga : Dianggap Tak Adil terhadap Demokrat, Ini Kata Polri )

"Saya jelaskan soal kriminalisasi. Saya kira tidak ada karena ini kasusnya sudah lama," lanjut dia.

Sebelumnya, Jaang diperiksa sebagai saksi dalam kasus pemerasan dan pencucian uang dengan terdakwa Ketua Pemuda Demokrat Indonesia Bersatu (PDIB), Hery Susanto Gun alias Abun, dan Manajer Lapangan KSU PDIB, Noor Asriansyah alias Elly.

Pemeriksaan tersebut dianggap janggal karena dilakukan beberapa hari setelah komunikasi terakhir antara Safaruddin dengan Jaang, pada 25 Desember 2017.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X