Menhub Pastikan Letusan Gunung Agung Tak Ganggu Penerbangan ke Bali - Kompas.com

Menhub Pastikan Letusan Gunung Agung Tak Ganggu Penerbangan ke Bali

Kompas.com - 23/12/2017, 22:25 WIB
Wisatawan di Pura Besakih yang berlatar belakang Gunung Agung meletus di Karangasem, Bali, Selasa (28/11/2017).ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANA Wisatawan di Pura Besakih yang berlatar belakang Gunung Agung meletus di Karangasem, Bali, Selasa (28/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gunung Agung yang kembali meletus siang tadi dipastikan tidak mengganggu penerbangan baik menuju atau ke luar Bali. Sekali pun, semburan asap diketahui mencapai 2.500 meter dari puncak kawah.

"Erupsi tetapi tidak terdampak kepada penerbangan," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadii saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (23/12/2017).

Selain itu, Menhub juga memastikan operasional Bandara Ngurah Rai Bali dan Bandara Internasional Lombok berjalan dengan normal pada hari ini.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan Tim Pantauan Angkutan Udara Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, kondisi penerbangan di sekitar Bali tidak terganggu

Posko Angkutan Udara Natal dan Tahun Baru Kementerian Perhubungan menyatakan belum menerima laporan adanya gangguan penerbangan akibat asap Gunung Agung.

Baca juga : Gunung Agung Kembali Meletus, Semburkan Asap Setinggi 2.500 Meter

Kemenhub memperkirakan arah angin mengarah ke arah timur Bali sehingga tidak menggangu penerbangan di Bandara Ngurah Rai maupun Bandara Internasional Lombok.

Kemenhub juga tidak mengeluarkan Notam atau Notice To Airmen, yakni pemberitahuan berisi informasi mengenai penetapan, kondisi atau perubahan terkait penerbangan.

Gunung Agung di Karangasem, Bali kembali erupsi atau meletus pada Sabtu (23/12/2017). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.57 Wita.

Kepala Sub Bidang Mitigasi Bencana Geologi Wilayah Timur dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Devy Kamil mengatakan, erupsi kali ini ditandai semburan asap setinggi 2.500 meter dari puncak kawah.

Asap bahkan terlihat dari jarak belasan kilometer. Pekatnya asap menunjukan erupsi disertai semburan abu vulkanik.

Kompas TV Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas di Wisma Werdhapura Sanur Denpasar.


EditorDian Maharani
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X