Alasan PPP Dukung Murad Ismail di Pilkada Maluku 2018

Kompas.com - 20/12/2017, 23:49 WIB
Bakal calon gubernur Maluku Murad Ismail (kiri putih) bersama dengan Ketua Umum DPP PPP M Romahurmuziy (tengah) di kantor DPP PPP, Jakarta, Rabu malam (20/12/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIRBakal calon gubernur Maluku Murad Ismail (kiri putih) bersama dengan Ketua Umum DPP PPP M Romahurmuziy (tengah) di kantor DPP PPP, Jakarta, Rabu malam (20/12/2017).
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Arsul Sani mengungkapkan alasan partainya mendukung Murad Ismail sebagai bakal calon gubernur Maluku di Pilkada Maluku 2018.

Komandan Brimob Mabes Polri tersebut akan dipasangkan dengan Barnabas Orno yang saat ini masih menjabat Bupati Maluku Barat Daya, sebagai bakal calon wakil gubernur Maluku.

"Banyak orang bertanya kenapa PPP menjatuhkan pilihannya untuk Murad Ismail dan Barnabas Orno?" ujar Arsul, di Kantor DPP PPP, Jakarta, Rabu malam (20/12/2017).

Anggota Pansus Angket KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/12/2017)Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim Anggota Pansus Angket KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/12/2017)
Arsul mengatakan, Murad merupakan putera daerah Maluku. Di daerah itu, banyak anggota keluarganya yang merupakan PPP di berbagai tingkatan.

"Banyak keluarga besarnya adalah pengurus PPP di berbagai tingkatan di provinsi Maluku. Contohnya ketua DPC Kota Ambon itu keponakannya," kata Arsul.

Baca juga:  PPP Dukung Murad-Barnabas pada Pilkada Maluku 2018

Oleh karena itu, lanjut dia, tak ada alasan bagi PPP untuk tidak mendukung Murad sebagai bakal calon gubernur Maluku di Pilkada Maluku 2018.

"Kalau posisinya seperti itu tidak alasan buat PPP untuk tidak mendukung Beliau," ucap Arsul.

Sebelum PPP mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan Murad-Barnabas, Partai Nasdem dan PDI Perjuangan telah terlebih dulu memberikan dukungan dan mendeklarasikan dukungannya kepada Murad-Barnabas.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menlu Retno: Multilateralisme Jalan Terbaik Atasi Tantangan Global

Menlu Retno: Multilateralisme Jalan Terbaik Atasi Tantangan Global

Nasional
Presiden Jokowi Bandingkan Kondisi Pandemi di RI, AS, dan India

Presiden Jokowi Bandingkan Kondisi Pandemi di RI, AS, dan India

Nasional
'Tidak Boleh Manfaatkan Kondisi untuk Jatuhkan Pemerintahan'

"Tidak Boleh Manfaatkan Kondisi untuk Jatuhkan Pemerintahan"

Nasional
Menlu: Tiap Orang Berhak Dapat Kesempatan Memenangkan Pertempuran Lawan Covid-19

Menlu: Tiap Orang Berhak Dapat Kesempatan Memenangkan Pertempuran Lawan Covid-19

Nasional
Jokowi Ajak Umat Islam Berbagi Saat Pandemi: Perbanyak Infak dan Sedekah

Jokowi Ajak Umat Islam Berbagi Saat Pandemi: Perbanyak Infak dan Sedekah

Nasional
Alasan DPR dan Pemerintah Cabut Klaster Pendidikan di RUU Cipta Kerja

Alasan DPR dan Pemerintah Cabut Klaster Pendidikan di RUU Cipta Kerja

Nasional
Jokowi: Persoalan Covid-19 Terlalu Besar jika Pemerintah Sendirian

Jokowi: Persoalan Covid-19 Terlalu Besar jika Pemerintah Sendirian

Nasional
Jokowi Klaim Program Bansos Covid-19 Berjalan Baik, Ini Rinciannya

Jokowi Klaim Program Bansos Covid-19 Berjalan Baik, Ini Rinciannya

Nasional
Mahfud MD Minta Polisi Pidanakan Konser Dangdut di Tegal

Mahfud MD Minta Polisi Pidanakan Konser Dangdut di Tegal

Nasional
UPDATE: Rekor Kasus Covid-19 dan Desakan Jokowi Ambil Alih Penanganan

UPDATE: Rekor Kasus Covid-19 dan Desakan Jokowi Ambil Alih Penanganan

Nasional
Kawal Program Nadiem Makarim, Komisi X DPR Bentuk Panja Peta Jalan Pendidikan

Kawal Program Nadiem Makarim, Komisi X DPR Bentuk Panja Peta Jalan Pendidikan

Nasional
Tower 8 Wisma Atlet Disiapkan untuk Pasien Covid-19 OTG dan Gejala Ringan

Tower 8 Wisma Atlet Disiapkan untuk Pasien Covid-19 OTG dan Gejala Ringan

Nasional
Sikap Fraksi-fraksi di DPR soal Klaster Ketenagakerjaan RUU Cipta Kerja

Sikap Fraksi-fraksi di DPR soal Klaster Ketenagakerjaan RUU Cipta Kerja

Nasional
Ketua MPR Minta Protokol Kesehatan dalam Pilkada Bukan Sekadar Formalitas

Ketua MPR Minta Protokol Kesehatan dalam Pilkada Bukan Sekadar Formalitas

Nasional
PDI-P Siapkan Sanksi bagi Kader yang Tak Patuh Protokol Kesehatan

PDI-P Siapkan Sanksi bagi Kader yang Tak Patuh Protokol Kesehatan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X