Tak Lolos Verifikasi, Partai Berkarya dan Garuda Gugat KPU ke Bawaslu - Kompas.com

Tak Lolos Verifikasi, Partai Berkarya dan Garuda Gugat KPU ke Bawaslu

Kompas.com - 19/12/2017, 12:41 WIB
Anggota Bawaslu Rahmat Bagja di Kampus UI Depok, Selasa (19/12/2017).KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Anggota Bawaslu Rahmat Bagja di Kampus UI Depok, Selasa (19/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua partai politik, yakni Partai Garuda dan Partai Berkarya mengajukan gugatan ke Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu).

Gugatan itu disebabkan keduanya dinyatakan tak lolos dalam tahap penelitian administrasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum ( KPU).

"Bawaslu harus menerima gugatan, tapi akan kami cek dulu berkasnya, karena baru diterima kemarin," ujar anggota Bawaslu Rahmat Bagja saat ditemui di Depok, Selasa (19/12/2017).

Menurut Bagja, Bawaslu akan memeriksa kelengkapan berkas yang diajukan masing-masing pemohon. Apabila berkas permohonan gugatan dinyatakan tidak lengkap, maka para pemohon diberi waktu tiga hari untuk melengkapi.

Setelah berkas dinyatakan lengkap, Bawaslu akan menindaklanjuti permohonan gugatan ke tahap selanjutnya. Namun, jika tidak lengkap, gugatan akan ditolak.

(Baca juga : Tak Lolos Penelitian Administrasi, Partai Berkarya Siap Gugat KPU ke Bawaslu)

Menurut Bagja, apabila berkas lengkap, ada dua tahap yang akan ditempuh Bawaslu. Pertama, melakukan mediasi antara pihak pemohon, yakni Partai Garuda dan Partai Berkarya dengan KPU.

Namun, apabila mediasi tidak mendapatkan titik temu, maka akan dilanjutkan dengan sidang ajudikasi.

"Untuk mediasi mohon maaf akan dilakukan tertutup. Tetapi kalau sidang ajudikasi itu terbuka untuk umum," kata Bagja.

Menurut Bagja, persidangan akan memakan waktu paling lama 12 hari. Jika sidang berlanjut, diperkirakan sidang putusan akan dilaksanakan pada 2 atau 3 Januari 2018.

(Baca juga : Ketua KPU: Salah Sedikit Saja, Pemilu Akan Disebut Gagal)

Sebelumnya, KPU menyatakan 12 partai politik melaju ke tahap verifikasi faktual, dari 14 parpol kloter pertama yang masuk tahap penelitian administrasi.

Sementara dua partai lain, yakni Partai Berkarya yang merupakan besutan Tommy Soeharto, dan Partai Garuda dinyatakan tak melaju tahap penelitian administrasi. Dengan demikian kedua partai tersebut tak bisa melanjutkan ke tahap verifikasi faktual.

Komisioner KPU Hasyim Azhari mengatakan, Partai Berkarya dan Partai Garuda dinyatakan tidak lanjut karena tidak bisa memenuhi syarat batas minimal daftar keanggotaan di kabupaten/kota.

Berdasarkan Undang-Undang Pemilu, di setiap kabupaten/kota harus memiliki keanggotaan minimal seribu orang atau satu per seribu dari jumlah penduduk.


EditorDiamanty Meiliana

Terkini Lainnya

Ahok Tak Mau Komentari Kondisi DKI di Bawah Kepemimpinan Anies

Ahok Tak Mau Komentari Kondisi DKI di Bawah Kepemimpinan Anies

Nasional
Banjir Bandang Landa Dua Desa di NTT, 5 Rumah Warga Hanyut

Banjir Bandang Landa Dua Desa di NTT, 5 Rumah Warga Hanyut

Regional
Polisi Tangkap Pemulung Diduga Provokator Bentrok Tanah Abang

Polisi Tangkap Pemulung Diduga Provokator Bentrok Tanah Abang

Megapolitan
ICW soal Data Caleg Eks Koruptor: Jokowi Tak Tepat, Prabowo Tidak Siap

ICW soal Data Caleg Eks Koruptor: Jokowi Tak Tepat, Prabowo Tidak Siap

Nasional
6 Fakta Kasus Mayat Perempuan Terbakar di Ogan Ilir, Polisi Tunggu Hasil Tes DNA hingga Anting Korban Dikenali

6 Fakta Kasus Mayat Perempuan Terbakar di Ogan Ilir, Polisi Tunggu Hasil Tes DNA hingga Anting Korban Dikenali

Regional
Kabur dari Polisi, Komplotan Pemalak di Bawah Umur Malah Dihakimi Massa

Kabur dari Polisi, Komplotan Pemalak di Bawah Umur Malah Dihakimi Massa

Megapolitan
Cerita Djarot Soal Hari-hari Terakhir Ahok di Penjara...

Cerita Djarot Soal Hari-hari Terakhir Ahok di Penjara...

Nasional
Staf Ignasius Jonan Dua Kali Disebut dalam 2 Perkara Korupsi

Staf Ignasius Jonan Dua Kali Disebut dalam 2 Perkara Korupsi

Nasional
Terungkapnya Kasus Pengoplos yang Ambil Untung dari Elpiji Bersubsidi

Terungkapnya Kasus Pengoplos yang Ambil Untung dari Elpiji Bersubsidi

Megapolitan
Harga BBM Jadi yang Termahal di Dunia, Rakyat Zimbabwe Kian Terjepit

Harga BBM Jadi yang Termahal di Dunia, Rakyat Zimbabwe Kian Terjepit

Internasional
Begini Cara Megawati Merayakan Ultah ke-72...

Begini Cara Megawati Merayakan Ultah ke-72...

Nasional
Tuduh AS Serukan Kudeta, Presiden Venezuela Tinjau Hubungan Diplomatik

Tuduh AS Serukan Kudeta, Presiden Venezuela Tinjau Hubungan Diplomatik

Internasional
TKN Jokowi Sindir Hashim: Enggak Ungkit Sekalian Waktu Mega-Prabowo

TKN Jokowi Sindir Hashim: Enggak Ungkit Sekalian Waktu Mega-Prabowo

Nasional
KFC Kampanyekan Beres-beres Meja Habis Makan, Begini Kenyataannya di Lapangan

KFC Kampanyekan Beres-beres Meja Habis Makan, Begini Kenyataannya di Lapangan

Megapolitan
9 Pramugari yang Punya Peran Penting dalam Sejarah Penerbangan Dunia

9 Pramugari yang Punya Peran Penting dalam Sejarah Penerbangan Dunia

Internasional

Close Ads X