Meski Ada Faksi, Ketua DPP Sebut Golkar Tetap Solid Dukung Jokowi

Kompas.com - 19/12/2017, 11:29 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama pimpinan DPP Partai Golkar membuka membuka Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (18/12/2017). Munaslub ini dilakukan untuk memilih ketua umum baru Partai Golkar yaitu Airlangga Hartarto untuk menggantikan Setya Novanto yang menjadi tersangka kasus pidana korupsi KTP elektronik. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Presiden Joko Widodo (tengah) bersama pimpinan DPP Partai Golkar membuka membuka Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (18/12/2017). Munaslub ini dilakukan untuk memilih ketua umum baru Partai Golkar yaitu Airlangga Hartarto untuk menggantikan Setya Novanto yang menjadi tersangka kasus pidana korupsi KTP elektronik.
|
EditorDiamanty Meiliana

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (Ketua DPP) Partai Golkar Ibnu Munzir menyatakan faksi di Golkar yang disampaikan Presiden Jokowi semalam bukanlah pengelompokan yang berdasarkan ideologi.

Ia mengatakan, meski ada faksi, namun kelompok-kelompok tersebut tetap cair dan menyatu pada akhirnya.

"Saya kira, kalau faksi di Golkar ini cair. Bahwa ini dalam proses awal. Buktinya kan kita lihat nih. Berbagai faksi menyatu. Jadi saya melihat ini bukan sebagai hal yang kental dan ideologis sekali," kata Ibnu di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Selasa (19/12/2017).

Ia menambahkan faksi tersebut hanya pengelompokan semata dan itu wajar terjadi di semua partai politik.

Namun, ia menegaskan, meski terdapat beberapa faksi, Golkar tetap solid menyukseskan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla hingga 2019 dan mendukung kembali Jokowi sebagai capres di pemilu 2019.

"Kalau itu (dukungan kepada Jokowi) solid semuanya. Solid untuk mendukung kembali Pak Jokowi," lanjut dia.

(Baca juga : Kode Jokowi buat Golkar)

Ibnu Munzir tengah memimpis sidang dalam musyawarah nasional Partai Golkar IX di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Sabtu (6/12/2014).Indra Akuntono/KOMPAS.Com Ibnu Munzir tengah memimpis sidang dalam musyawarah nasional Partai Golkar IX di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Sabtu (6/12/2014).

Presiden Jokowi sempat membuat kehebohan dalam pidatonya di pembukaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Senin (18/12/2017).

Tiba-tiba Jokowi membuka rahasia umum di kalangan Golkar soal "kubu-kubuan" yang ada di dalam partai berlambang beringin tersebut.

"Yang saya tahu, ada grup-grup besar di Golkar. Ada grupnya Pak JK (Jusuf Kalla) ada. Ada grup besar dari Pak ARB (Aburizal Bakrie) ada. Diem-diem, tapi ada," kata Jokowi, lantas disambut tawa semua yang hadir di sana.

Jokowi pun kembali membuka grup lainnya yang kerap memegaruhi keputusan politik di Golkar. Mereka yang nama-namanya disebut Jokowi terlihat tertawa.

"Ada juga grup besar Pak Akbar Tanjung, ada, semua tahu. Ada juga grup besar Pak Agung Laksono. Dan grup besar lainnya," lanjut Jokowi.

Kompas TV Berikut tiga berita terpopuler rangkuman KompasTV 18 Desember 2017.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.